MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:35
Kalimat di Baliho Berunsur Provokasi
DIMINTA KEMBALI: Baliho bergambar Gubernur Kaltara, Irianto Lam brie ini terpampang di Jalan Ir H. Juanda Samarinda. Irianto yang dikonfi rmasi tidak tahu-menahu tentang hal ini.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kalimat “Kaltim maju, Dr. H. Irianto Lambrie Kami Minta Kembali ke Kaltim” pada baliho yang terpasang di beberapa titik di Samarinda memiliki makna yang tersirat. Menurut pendapat ahli bahasa Rita Kumalasari M.Pd, dalam Bahasa Indonesia kalimat tersebut masuk dalam kajian pragmatik dan analisis wacana.

Pragmatik adalah ilmu bahasa yang mempelajari pemakaian bahasa yang dikaitkan dengan konteks pemakaiannya. Makna bahasa tersebut dapat dimengerti bila diketahui konteksnya. Batasan pragmatik adalah aturan-aturan pemakaian bahasa mengenai bentuk dan makna yang dikaitkan dengan maksud pembicara, konteks, dan keadaan.

Dalam artian, dalam kalimat tersebut ada keinginan yang tersirat agar seorang Irianto diminta untuk kembali ke Kaltim. Kondisi seperti ini bisa saja terjadi mengingat saat ini di Kaltim mulai ramai membicarakan pemilihan gubernur Kaltim. Maka ada kemungkinan, masyarakat di Kaltim merindukan sosok seorang pemimpin baru.

Kalimat dalam baliho itu juga masuk analisis wacana. Analisis wacana merupakan suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah, baik dalam bentuk tulis maupun lisan terhadap para pengguna sebagai suatu elemen masyarakat.

“Apalagi pak Irianto memang berasal dari dunia kepemerintahan di Kaltim,” ungkap dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Kota Tarakan ini.

Selain itu, lanjut Rita, kalimat yang tertera di baliho tersebut juga dapat diartikan sebagai bentuk provokasi yang ingin memecah jumlah suara di Kaltim.

“Bisa jadi ini hanya isu saja untuk mengalihkan pesaing-pesaing yang lain,” jelasnya.

Di sisi yang lain, dengan hadirnya baliho tersebut di Kaltim, tentu akan membuat masyarakat Kaltara menolak, mengingat Irianto masih menjabat sebagai gubernur di Kaltara dengan masa jabatan tersisa 4 tahun.

Rita juga menjelaskan, pada tulisan baliho tersebut menghadirkan sebuah makna bahwa masyarakat Kaltara ingin menyingkirkan Irianto dengan adanya oknum atau kelompok masyarakat yang memasang spanduk di Kaltim.

“Ini juga bisa terjadi, karena kalau namanya wacana ini banyak. Bisa diartikan beragam,” terangnya.

Meski begitu, Rita menyayangkan kepemerintahan Kaltim yang kurang tegas karena petugas yang menangani baliho tidak mengoreksi secara cermat konten baliho tersebut.

“Seharusnya mereka tahu, kalau ini bahasa-bahasa rancu yang akan memecah belah,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Rita mengimbau kepada masyarakat agar dapat menyaring setiap informasi dengan bijak, termasuk kalimat pada baliho Irianto tersebut.(*/yed/ddq)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 12:46

Gantung Sarung Karena Kebutuhan Ekonomi

TAHUN 1994 merupakan tahun yang membahagiakan bagi Saiful, karena saat itu ia resmi memperistri pujaan…

Senin, 20 November 2017 12:43

Merasa Putus Asa, Sang Ibu Mengiba di Akun Facebook

Di usianya yang masih belia, Andini Rahmawati menghadapi cobaan berat. Selain menderita gondok beracun…

Senin, 20 November 2017 12:41

Warga Sangsi dengan Aksi Bunuh Diri AP

TARAKAN – Warga di Jalan Swarga RT 03 Nomor 67 Kelurahan Karang Balik mendadak heboh, pagi kemarin…

Senin, 20 November 2017 12:36

MAF Diminta Berubah Jadi Niaga

TARAKAN –  Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan…

Senin, 20 November 2017 12:31

Bandara Potensi Dilirik Angkasa Pura

TARAKAN – Untuk mengalihkan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah berencana…

Senin, 20 November 2017 12:28

PKH Terakhir Disalurkan November

TARAKAN – Rencananya penyaluran bantuan sosial non tunai tahap keempat atau terakhir dituntaskan…

Senin, 20 November 2017 12:26

Dari 3 Undangan Balon Independen, Hanya Satu yang Hadir

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan telah mengeluarkan tiga undang untuk bakal…

Senin, 20 November 2017 12:23

Tiga Titik Jembatan Diprioritaskan

TARAKAN – Banyak yang dikeluhkan warga RT 15, Kelurahan Juata Laut. Namun karena lingkungannya…

Senin, 20 November 2017 10:07

Ditodong Laras Panjang, Speedboat Raib

TARAKAN – HM perlahan menghentikan laju speedboatnya yang mengarah ke Mangkudulis, Kabupaten Bulungan,…

Senin, 20 November 2017 10:05

Investasi PLTU Ditunda

TARAKAN – PT Adani Global sempat menyatakan keinginan berinvestasi membangun Pembangkit Listrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .