MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:35
Kalimat di Baliho Berunsur Provokasi
DIMINTA KEMBALI: Baliho bergambar Gubernur Kaltara, Irianto Lam brie ini terpampang di Jalan Ir H. Juanda Samarinda. Irianto yang dikonfi rmasi tidak tahu-menahu tentang hal ini.

PROKAL.CO, TARAKAN – Kalimat “Kaltim maju, Dr. H. Irianto Lambrie Kami Minta Kembali ke Kaltim” pada baliho yang terpasang di beberapa titik di Samarinda memiliki makna yang tersirat. Menurut pendapat ahli bahasa Rita Kumalasari M.Pd, dalam Bahasa Indonesia kalimat tersebut masuk dalam kajian pragmatik dan analisis wacana.

Pragmatik adalah ilmu bahasa yang mempelajari pemakaian bahasa yang dikaitkan dengan konteks pemakaiannya. Makna bahasa tersebut dapat dimengerti bila diketahui konteksnya. Batasan pragmatik adalah aturan-aturan pemakaian bahasa mengenai bentuk dan makna yang dikaitkan dengan maksud pembicara, konteks, dan keadaan.

Dalam artian, dalam kalimat tersebut ada keinginan yang tersirat agar seorang Irianto diminta untuk kembali ke Kaltim. Kondisi seperti ini bisa saja terjadi mengingat saat ini di Kaltim mulai ramai membicarakan pemilihan gubernur Kaltim. Maka ada kemungkinan, masyarakat di Kaltim merindukan sosok seorang pemimpin baru.

Kalimat dalam baliho itu juga masuk analisis wacana. Analisis wacana merupakan suatu kajian yang meneliti atau menganalisis bahasa yang digunakan secara alamiah, baik dalam bentuk tulis maupun lisan terhadap para pengguna sebagai suatu elemen masyarakat.

“Apalagi pak Irianto memang berasal dari dunia kepemerintahan di Kaltim,” ungkap dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Borneo Kota Tarakan ini.

Selain itu, lanjut Rita, kalimat yang tertera di baliho tersebut juga dapat diartikan sebagai bentuk provokasi yang ingin memecah jumlah suara di Kaltim.

“Bisa jadi ini hanya isu saja untuk mengalihkan pesaing-pesaing yang lain,” jelasnya.

Di sisi yang lain, dengan hadirnya baliho tersebut di Kaltim, tentu akan membuat masyarakat Kaltara menolak, mengingat Irianto masih menjabat sebagai gubernur di Kaltara dengan masa jabatan tersisa 4 tahun.

Rita juga menjelaskan, pada tulisan baliho tersebut menghadirkan sebuah makna bahwa masyarakat Kaltara ingin menyingkirkan Irianto dengan adanya oknum atau kelompok masyarakat yang memasang spanduk di Kaltim.

“Ini juga bisa terjadi, karena kalau namanya wacana ini banyak. Bisa diartikan beragam,” terangnya.

Meski begitu, Rita menyayangkan kepemerintahan Kaltim yang kurang tegas karena petugas yang menangani baliho tidak mengoreksi secara cermat konten baliho tersebut.

“Seharusnya mereka tahu, kalau ini bahasa-bahasa rancu yang akan memecah belah,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Rita mengimbau kepada masyarakat agar dapat menyaring setiap informasi dengan bijak, termasuk kalimat pada baliho Irianto tersebut.(*/yed/ddq)


BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:50

JAGA-JAGA..!! Ada Celah ISIS Masuk Lewat Tarakan

TARAKAN - Sebelas WNI yang terjebak bentrok antara kelompok bersenjata dengan militer Filipina di Kota…

Selasa, 30 Mei 2017 10:48

Masih Menunggu Tahap II Selesai

TARAKAN – Akhirnya, penambahan kuota haji yang ditunggu-tunggu masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 30 Mei 2017 10:44

Berbagi Bersama Mustahik di 18 RT Kelurahan Lingkas Ujung

Kemarin (29/5) pagi, Assalamualaikum Sahur Road to RT kembali di gelar pada tahun ini. Tim panitia kegiatan…

Selasa, 30 Mei 2017 10:42

Mobil Cargo Hangus Terbakar dalam 30 menit

TARAKAN – Kemarin, pengunjung Taman Oval Markoni dan sekitar pasar Ramadan Kelurahan Pamusian…

Selasa, 30 Mei 2017 10:39

Bagaimana Menghadirkan Rasa Senang di Bulan Ramadan

DALAM sebuah hadis, Rasulullah pernah bersabda, “Barang siapa yang senang hatinya bertemu Ramadan,…

Selasa, 30 Mei 2017 10:38

Menuntut Ilmu di Yaman, Praktikkan di Tarakan

Menjalankan tugas menjadi seorang imam masjid bukanlah hal mudah. Sebab, seorang imam sama halnya dengan…

Selasa, 30 Mei 2017 10:36

Hari Ketiga Puasa, Dinkes Awasi Penjualan Takjil

TARAKAN – Memasuki hari ketiga puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pengawasan terhadap penjualan…

Selasa, 30 Mei 2017 10:34

Donor Darah Diperbolehkan Meski Berpuasa

TARAKAN – Ketika bulan puasa, masyarakat lebih cenderung mengurangi aktivitas fisik saat bekerja…

Selasa, 30 Mei 2017 10:33

Perangi Narkoba, Tes Urine Dadakan

TARAKAN – Upaya memerangi narkoba, Pangkalan Udara (Lanud) Tarakan melaksanakan pemeriksaan urine…

Selasa, 30 Mei 2017 10:31

Ancaman Sungai Terkikis, Hujan Hantui RT 7

TARAKAN-Hujan yang belakangan ini kerap mengguyur Kota Tarakan sepertinya menjadi momok tersendiri bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .