MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:17
Biaya Tinggi, Alasan Pengusaha Jual di Atas HET

Disperindagkop: Kami Tak Akan Tutup Mata

DIAWASI: Para pedagang diminta untuk menjual kebutuhan pokok sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan. ISMAEL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR- Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Disperindagkop dan UMKM Provinsi Kaltara Septi Yustina mengatakan, para pengusaha sengaja menjual kebutuhan pokok masyarakat di atas harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah. Itu dilakukan agar tak mengalami kerugian.

Sebab, dari pengakuan para pengusaha biaya untuk mendatangkan kebutuhan pokok ke Bulungan khususnya ke Tanjung Selor cukup besar.

 “Pengusaha menjual produk mereka di atas HET, karena persoalan teknis proses mobilisasi bahan tersebut dari daerah asal hingga sampai ke pasar,” jelasnya ditemui usai rapat bersama agen dan distributor sembako di Gedung Disperindagkop dan UKM Kaltara, Rabu (17/5).

Ia mencotohkan, untuk gula pasir HET Rp 12.500 per kilogram. Faktanya masih ada yang menjual dengan harga kisaran Rp 14 hingga 15 ribu per kg.
"Itu dikarenakan biaya yang cukup besar. Misalnya ongkos angkut di pelabuhan, lalu dari pelabuhan hingga ke rumah jadi semua naik," ujarnya.

Sedangkan untuk minyak goreng sejauh ini masih sesuai dengan HET Rp 11 ribu per kg. "Kalau minyak yang perlu dikontrol harganya yang minyak curah. Cuma kebanyakan masyarakat memilih minyak kemasan," paparnya.

Terkait sembako khususnya gula dan minyak, lanjut Septi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog Tanjung Selor.

Sebab, berdasarkan hasil rapat para distributor dan agen bersedia menjual barang kebutuhan pokok tersebut sesuai HET jika akses mendapatkan kebutuhan tidak sulit dan biaya tidak besar.

Karenanya, ada wacana untuk bekerja sama dengan dengan Bulog untuk menyediakan stok gula dan minyak dengan jaminan dapat dijual sesuai HET.

 "Nanti mereka (Bulog) akan membuat gudang di sini (Tanjung Selor,Red.)," ucapnya.

Selain itu, kebutuhan lain sejauh ini masih ada penjualan di atas HET, yaitu gas 3 Kg. Berdasarkan ketentuan HET LPG 3 kg di pangkalan sebesar Rp 21 ribu per tabung. Sedangkan harga di agen Rp 23 ribu per tabung.Namun faktanya masih ada saja penjualan LPG di atas kedua HET tersebut

"Ya itu tadi karena biaya yang tinggi. Yang pastinya gula, minyak, dan gas wajib sesuai HET," sebutnya.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pokok menjelang bulan ramadan, pelaku usaha tetap bisa mengambil stok langsung ke luar daerah. Sementara Bulog juga akan tetap menyediakan kebutuhan yang diperlukan sehingga nantinya harga bisa sesuai HET.

"Jadi masyarakat nanti ada pilihan. Mau yang sesuai HET atau di atasnya," imbuh dia.

Kendati demikian, Septi menegaskan, untuk harga di atas HET pihaknya tidak akan menutup mata. Artinya akan tetap mengontrol harga di atas HET agar tidak terlampu jauh, hingga satuan harga di pasar nantinya benar-benar sesuai HET. "Tetap pantau kita tidak akan tutup mata," Pungkasnya. (isl/ana)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 10:18

Hasil Tes CPNS Sudah 'Dikantongi'

TANJUNG SELOR – Semua rangkaian pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 12 Desember 2017 10:15

Kapolres Warning Pedagang Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Dari pengawasan harga dan stok sembako yang dilakukan Satgas Gabungan di Pasar…

Selasa, 12 Desember 2017 10:08

Diduga Ngantuk, Ka Masuk Parit hingga Tewas

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal hingga merengut nyawa pengendaranya…

Selasa, 12 Desember 2017 10:07

Orang Tua Tolak Dirawat karena Tak Punya Biaya

Memasuki usia dua bulan biasanya bayi sudah bertambah kuat menopang kepalanya meski masih terhuyung,…

Selasa, 12 Desember 2017 10:05

Terbentur Minim Petugas dan Sapras

MASYARAKAT Kecamatan Bunyutampaknya harus bersabar. Sebab, keinginan agar Polsek Bunyu dapat membuka…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Mr X Dibunuh Temannya Sendiri

TANJUNG SELOR – Selang sehari dari penemuan mayat Mr X yang belakangan diketahui bernama Jumanto…

Senin, 11 Desember 2017 11:01

Penyebab Sheet Pile Ambruk Siap Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) memastikan hasil penelitian yang…

Senin, 11 Desember 2017 10:59

Bulungan Masuk Daerah Endemis Rabies

SEJAK 2005 Bulungan dinyatakan sebagai daerah endemis rabies. Tidak hanya pada anjing tapi juga kucing…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:57

Dua Kasus Tipikor Telah Vonis

TANJUNG SELOR – Tiga dari dua kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:54

Minim Dana, Hanya 30 PJU Diperbaiki

TANJUNG SELOR – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPR-KP) Kabupaten Bulungan hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .