MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:17
Biaya Tinggi, Alasan Pengusaha Jual di Atas HET

Disperindagkop: Kami Tak Akan Tutup Mata

DIAWASI: Para pedagang diminta untuk menjual kebutuhan pokok sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan. ISMAEL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR- Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Disperindagkop dan UMKM Provinsi Kaltara Septi Yustina mengatakan, para pengusaha sengaja menjual kebutuhan pokok masyarakat di atas harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah. Itu dilakukan agar tak mengalami kerugian.

Sebab, dari pengakuan para pengusaha biaya untuk mendatangkan kebutuhan pokok ke Bulungan khususnya ke Tanjung Selor cukup besar.

 “Pengusaha menjual produk mereka di atas HET, karena persoalan teknis proses mobilisasi bahan tersebut dari daerah asal hingga sampai ke pasar,” jelasnya ditemui usai rapat bersama agen dan distributor sembako di Gedung Disperindagkop dan UKM Kaltara, Rabu (17/5).

Ia mencotohkan, untuk gula pasir HET Rp 12.500 per kilogram. Faktanya masih ada yang menjual dengan harga kisaran Rp 14 hingga 15 ribu per kg.
"Itu dikarenakan biaya yang cukup besar. Misalnya ongkos angkut di pelabuhan, lalu dari pelabuhan hingga ke rumah jadi semua naik," ujarnya.

Sedangkan untuk minyak goreng sejauh ini masih sesuai dengan HET Rp 11 ribu per kg. "Kalau minyak yang perlu dikontrol harganya yang minyak curah. Cuma kebanyakan masyarakat memilih minyak kemasan," paparnya.

Terkait sembako khususnya gula dan minyak, lanjut Septi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog Tanjung Selor.

Sebab, berdasarkan hasil rapat para distributor dan agen bersedia menjual barang kebutuhan pokok tersebut sesuai HET jika akses mendapatkan kebutuhan tidak sulit dan biaya tidak besar.

Karenanya, ada wacana untuk bekerja sama dengan dengan Bulog untuk menyediakan stok gula dan minyak dengan jaminan dapat dijual sesuai HET.

 "Nanti mereka (Bulog) akan membuat gudang di sini (Tanjung Selor,Red.)," ucapnya.

Selain itu, kebutuhan lain sejauh ini masih ada penjualan di atas HET, yaitu gas 3 Kg. Berdasarkan ketentuan HET LPG 3 kg di pangkalan sebesar Rp 21 ribu per tabung. Sedangkan harga di agen Rp 23 ribu per tabung.Namun faktanya masih ada saja penjualan LPG di atas kedua HET tersebut

"Ya itu tadi karena biaya yang tinggi. Yang pastinya gula, minyak, dan gas wajib sesuai HET," sebutnya.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pokok menjelang bulan ramadan, pelaku usaha tetap bisa mengambil stok langsung ke luar daerah. Sementara Bulog juga akan tetap menyediakan kebutuhan yang diperlukan sehingga nantinya harga bisa sesuai HET.

"Jadi masyarakat nanti ada pilihan. Mau yang sesuai HET atau di atasnya," imbuh dia.

Kendati demikian, Septi menegaskan, untuk harga di atas HET pihaknya tidak akan menutup mata. Artinya akan tetap mengontrol harga di atas HET agar tidak terlampu jauh, hingga satuan harga di pasar nantinya benar-benar sesuai HET. "Tetap pantau kita tidak akan tutup mata," Pungkasnya. (isl/ana)


BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:29

Sesalkan Bunyu Tak Masuk Kategori Pulau Terluar

BUNYU - Belum adanya tanda-tanda bakal ditanganinya pendangkalan di Sungai Buaya, Kecamatan Bunyu akibat…

Selasa, 30 Mei 2017 10:27

Perubahan Siklus Alam Jadi Penyebab Banjir Bulungan ?

TANJUNG SELOR– Banjir kiriman dari hulu yang belakangan ini kerap menimpa beberapa wilayah di…

Selasa, 30 Mei 2017 10:26

Baju Gamis dan Jilbab Paling Diburu Saat Ramadan

TANJUNG SELOR – Memasuki bulan suci Ramadan 1438 Hijriah geliat perekonomian mulai terasa di Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:10

Tersengat Listrik, Pak RT Tak Tertolong

TANJUNG SELOR-Banjir besar di Tanjung Selor kembali memakan korban. Kali ini menimpa Ketua RT 21 Jalan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:08

Pasca Banjir, Masyarakat Disibukkan Bersih-Bersih

TANJUNG SELOR-Pasca banjir besar yang terjadi selama dua hari, masyarakat Tanjung Selor khususnya masyarakat…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:05

Dokumen DOB Tanjung Selor Sudah Masuk ke Kemendagri

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani proses yang cukup panjang, akhirnya calon daerah otonomi daerah…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:04

1.500 Kendaraan di Kaltara Sudah Gunakan KU

TANJUNG SELOR- Sejak resmi diluncurkan 22 April, dan efektif menerima layanan pergantian nomor polisi…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:02

Banjir Surut, Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah

BANJIR yang melanda Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor selama 4 hari sudah.…

Jumat, 26 Mei 2017 17:13

Pasca Banjir, Jogging Track Amburadul

TANJUNG SELOR – Area jogging track di Jalan Katamso,  tepian sungai Kayan rusak pasca banjir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:21

Instruksikan OPD Turun dengan Kekuatan Maksimal

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .