MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:14
Penasihat Hukum S Sebut Ada Kejanggalan

Terkait Penetapan Tersangka Kasus Kayan I

BERPROSES:Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor sempat menjadi sorotan pasca tersiar kabar adanya kasus penyelewengan dana retribusi bongkar muat. Tampak kegiatan bongkar muat di Kayan I berjalan seperti biasa. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fransisco, Penasihat Hukum (PH) tersangka berinisial S, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) tambat bongkar muat kapal di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor menyebut ada kejanggalan pada kasus tersebut.

Fransisco mengatakan, salah satu kejanggalan yang ditemukannya, mengenai waktu penetapan kliennya yang pada saat itu merupakan Penjabat (Pj) Kepala Seksi (Kasi) Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan sebagai tersangka sejak tahun 2012 -2014.

“Menurut saya ini sebuah kekeliruan kalau dikatakan hanya si S yang ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa? Karena si S ini baru dilantik untuk menduduki jabatan itu pada 31 Juli 2013,” jelasnya kepada Radar Kaltara saat ditemui, Rabu (17/5).

“Itu melalui Keputusan Bupati Bulungan Nomor 821.24/015/KEP-BKD/2013,” sambungnya.

 Sementara kasus ini ditetapkan berlangsung sejak tahun 2012.Artinya, jika dugaan tipikor itu ditetapkan sejak tahun 2012, maka secara otomatis tersangkanya tidak hanya S. Tapi, bisa jadi pejabat sebelumnya juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Disamping itu, dirinya juga mempertanyakan kendala yang dialami Kejaksaan sehingga dugaan kasus tipikor yang merugikan negara kurang lebih Rp 1 miliar itu hingga berjalan hampir empat tahun belum membuahkan hasil berupa putusan.

“Bahkan dalam surat perintah penahanan tersangka ini tercantum dugaan kerugian itu berdasarkan perhitungan sendiri oleh jaksa. Bukan BPK. Padahal yang seharusnya melakukan perhitungan itu adalah BPK,” jelasnya.

Namun demikian, kata dia, untuk saat ini dari pihak Kejaksaan mengaku bahwa BPK Perwakilan Kaltara sedang melakukan perhitungan atas kerugian negara itu, dan hanya tinggal menunggu hasilnya.

Menurutnya, jika kasus tersebut belum bisa diselesaikan dengan alasan belum cukup bukti untuk ditemukan kerugian negara, lebih baik dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Karena waktu untuk perhitungan kerugian negara itu maksimal 60 hari harus sudah selesai dilakukan oleh BPK. Sementara ini kasusnya sudah bertahun-tahun,” sebutnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini kondisi tersangka di tahanan dalam keadaan sehat. Adapun, masa penahanan pertamanya sudah beraknir Rabu (17/5) yang kemudian diperpanjang dengan alasan dokumen tuntutan yang ingin dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda itu belum selesai.

Sementara pihak Kejaksaan saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban, baik melalui telepon maupun Whatsapp.(iwk/ana)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 01:35

Tiga Ekor Buaya Muncul Tiba-Tiba Bikin Geger Pekerja

BUNYU - Pekerja di PT Lamindo Intermulticon (LIM) Kecamatan Bunyu, dikagetkan dengan munculnya tiga…

Sabtu, 22 Juli 2017 01:34

Tiga Ekor Buaya Muncul Tiba-Tiba Bikin Geger Pekerja

BUNYU - Pekerja di PT Lamindo Intermulticon (LIM) Kecamatan Bunyu, dikagetkan dengan munculnya tiga…

Jumat, 21 Juli 2017 09:58

Perkara Kayan I Akhirnya Dilimpahkan

TANJUNG SELOR – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya perkara dugaan tindak pidana…

Jumat, 21 Juli 2017 09:56

Kejari Pastikan Tersangka Akan Bertambah

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Gunawan Wibisono memastikan bahwa akan ada tambahan tersangka…

Jumat, 21 Juli 2017 09:53

Bocah Enam Tahun Dirogol, Pelaku Orang Terdekat Korban

TANJUNG SELOR — Di usia yang masih sangat muda, Ai (6) perempuan asal Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:51

Tiga Drum BBM Sitaan Belum Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Tiga drum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium hasil sitaan saat razia…

Jumat, 21 Juli 2017 09:42

Lima Pelajar Bunyu Tak Penuhi Syarat

BUNYU - Sebanyak 70 pelajar yang bakal menjadi petugas  pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka)…

Jumat, 21 Juli 2017 09:40

RX King Vs Beat Saling Senggol

TANJUNG SELOR - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara),…

Jumat, 21 Juli 2017 09:39

Pedagang Masih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Larangan berjualan di atas trotoar telah memiliki Peraturan Daerah (Perda). Namun,…

Kamis, 20 Juli 2017 10:34

Pelajar Bermotor, Tilang di Tempat

TANJUNG SELOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulungan akan menindak tegas pelajar dibawah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .