MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:14
Penasihat Hukum S Sebut Ada Kejanggalan

Terkait Penetapan Tersangka Kasus Kayan I

BERPROSES:Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor sempat menjadi sorotan pasca tersiar kabar adanya kasus penyelewengan dana retribusi bongkar muat. Tampak kegiatan bongkar muat di Kayan I berjalan seperti biasa. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fransisco, Penasihat Hukum (PH) tersangka berinisial S, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) tambat bongkar muat kapal di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor menyebut ada kejanggalan pada kasus tersebut.

Fransisco mengatakan, salah satu kejanggalan yang ditemukannya, mengenai waktu penetapan kliennya yang pada saat itu merupakan Penjabat (Pj) Kepala Seksi (Kasi) Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan sebagai tersangka sejak tahun 2012 -2014.

“Menurut saya ini sebuah kekeliruan kalau dikatakan hanya si S yang ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa? Karena si S ini baru dilantik untuk menduduki jabatan itu pada 31 Juli 2013,” jelasnya kepada Radar Kaltara saat ditemui, Rabu (17/5).

“Itu melalui Keputusan Bupati Bulungan Nomor 821.24/015/KEP-BKD/2013,” sambungnya.

 Sementara kasus ini ditetapkan berlangsung sejak tahun 2012.Artinya, jika dugaan tipikor itu ditetapkan sejak tahun 2012, maka secara otomatis tersangkanya tidak hanya S. Tapi, bisa jadi pejabat sebelumnya juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Disamping itu, dirinya juga mempertanyakan kendala yang dialami Kejaksaan sehingga dugaan kasus tipikor yang merugikan negara kurang lebih Rp 1 miliar itu hingga berjalan hampir empat tahun belum membuahkan hasil berupa putusan.

“Bahkan dalam surat perintah penahanan tersangka ini tercantum dugaan kerugian itu berdasarkan perhitungan sendiri oleh jaksa. Bukan BPK. Padahal yang seharusnya melakukan perhitungan itu adalah BPK,” jelasnya.

Namun demikian, kata dia, untuk saat ini dari pihak Kejaksaan mengaku bahwa BPK Perwakilan Kaltara sedang melakukan perhitungan atas kerugian negara itu, dan hanya tinggal menunggu hasilnya.

Menurutnya, jika kasus tersebut belum bisa diselesaikan dengan alasan belum cukup bukti untuk ditemukan kerugian negara, lebih baik dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Karena waktu untuk perhitungan kerugian negara itu maksimal 60 hari harus sudah selesai dilakukan oleh BPK. Sementara ini kasusnya sudah bertahun-tahun,” sebutnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini kondisi tersangka di tahanan dalam keadaan sehat. Adapun, masa penahanan pertamanya sudah beraknir Rabu (17/5) yang kemudian diperpanjang dengan alasan dokumen tuntutan yang ingin dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda itu belum selesai.

Sementara pihak Kejaksaan saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban, baik melalui telepon maupun Whatsapp.(iwk/ana)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:37

BREAKING NEWS!!! Si Jago Merah Kembali Berulah, Kali Ini Tiga Rumah Warga Jadi Korban

TANJUNG SELOR - Selang 8 jam kebakaran yang terjadi di Pasar Guaher Tarakan, kebakaran hebat lagi-lagi…

Rabu, 20 September 2017 08:55

Pendaftaran CPNS Sempat Rusuh Gara-Gara Ini....

TARAKAN - Hari kesebelas pengumpulan berkas CPNS, diwarnai aksi rusuh dari para pendaftar. Seperti yang…

Selasa, 19 September 2017 13:37

Tegakkan Disiplin, Subdenpom VI/ 1-6 Tsr Razia TNI

TANJUNG SELOR – Penegakan disiplin TNI dilakukan oleh pihak Polisi Militer dari Subdenpom VI/1-6…

Selasa, 19 September 2017 13:35

Panitia Temukan KK Dilegalisir Camat, Sumaji: Kita Tolak

TANJUNG SELOR – Jumlah pendaftar seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara yang datang ke Kantor…

Senin, 18 September 2017 10:37

Dua Pemuda Meninggal di TKP

TANJUNG SELOR – Lakalantas maut kembali terjadi di Tanjung Selor. Kali ini dialami EW (21) dan…

Senin, 18 September 2017 10:33

Buka 12 Loket, Layani 400 Pendaftar per Hari

TANJUNG SELOR –Sepekan dibukannya pendaftaran CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara kemarin (17/9),…

Senin, 18 September 2017 10:29

Jumlah Peminat dan Lapak Tak Seimbang

TANJUNG SELOR – Antusias para pedagang untuk menempati lapak Pasar Rakyat di Desa Jelarai, Kecamatan…

Senin, 18 September 2017 10:28

Oktober, ATM Drive Thru di Taman TSK Difungsikan

TANJUNG SELOR – Pembangunan automatic teller machine (ATM) Drive Thru milik Bankaltim Cabang Tanjung…

Senin, 18 September 2017 10:26

Pasang Traffic Light Habiskan Rp 700 Juta

DINAS Perhubungan Provinsi Kaltara memasang tiga traffict light di simpang Jalan Jeruk-Jalan Sengkawit.…

Senin, 18 September 2017 09:57

Pelaku Pembakar Lahan Kocar-Kacir

TANJUNG SELOR – Pelaku pembakar hutan dan lahan di Kabupaten Bulungan dibuat kocar-kacir. Ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .