MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:14
Penasihat Hukum S Sebut Ada Kejanggalan

Terkait Penetapan Tersangka Kasus Kayan I

BERPROSES:Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor sempat menjadi sorotan pasca tersiar kabar adanya kasus penyelewengan dana retribusi bongkar muat. Tampak kegiatan bongkar muat di Kayan I berjalan seperti biasa. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fransisco, Penasihat Hukum (PH) tersangka berinisial S, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) tambat bongkar muat kapal di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor menyebut ada kejanggalan pada kasus tersebut.

Fransisco mengatakan, salah satu kejanggalan yang ditemukannya, mengenai waktu penetapan kliennya yang pada saat itu merupakan Penjabat (Pj) Kepala Seksi (Kasi) Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan sebagai tersangka sejak tahun 2012 -2014.

“Menurut saya ini sebuah kekeliruan kalau dikatakan hanya si S yang ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa? Karena si S ini baru dilantik untuk menduduki jabatan itu pada 31 Juli 2013,” jelasnya kepada Radar Kaltara saat ditemui, Rabu (17/5).

“Itu melalui Keputusan Bupati Bulungan Nomor 821.24/015/KEP-BKD/2013,” sambungnya.

 Sementara kasus ini ditetapkan berlangsung sejak tahun 2012.Artinya, jika dugaan tipikor itu ditetapkan sejak tahun 2012, maka secara otomatis tersangkanya tidak hanya S. Tapi, bisa jadi pejabat sebelumnya juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Disamping itu, dirinya juga mempertanyakan kendala yang dialami Kejaksaan sehingga dugaan kasus tipikor yang merugikan negara kurang lebih Rp 1 miliar itu hingga berjalan hampir empat tahun belum membuahkan hasil berupa putusan.

“Bahkan dalam surat perintah penahanan tersangka ini tercantum dugaan kerugian itu berdasarkan perhitungan sendiri oleh jaksa. Bukan BPK. Padahal yang seharusnya melakukan perhitungan itu adalah BPK,” jelasnya.

Namun demikian, kata dia, untuk saat ini dari pihak Kejaksaan mengaku bahwa BPK Perwakilan Kaltara sedang melakukan perhitungan atas kerugian negara itu, dan hanya tinggal menunggu hasilnya.

Menurutnya, jika kasus tersebut belum bisa diselesaikan dengan alasan belum cukup bukti untuk ditemukan kerugian negara, lebih baik dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Karena waktu untuk perhitungan kerugian negara itu maksimal 60 hari harus sudah selesai dilakukan oleh BPK. Sementara ini kasusnya sudah bertahun-tahun,” sebutnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini kondisi tersangka di tahanan dalam keadaan sehat. Adapun, masa penahanan pertamanya sudah beraknir Rabu (17/5) yang kemudian diperpanjang dengan alasan dokumen tuntutan yang ingin dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda itu belum selesai.

Sementara pihak Kejaksaan saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban, baik melalui telepon maupun Whatsapp.(iwk/ana)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 18:01

Bandara Ini Ramah untuk Ibu Menyusui dan Difabel

TANJUNG SELOR - Langkah peningkatan kualitas pelayanan untuk moda transportasi udara dari dan ke Ibu…

Senin, 21 Mei 2018 17:58

Tak Penuhi Syarat, Satu Balon DPD RI Gugur

TANJUNG SELOR – Satu dari 33 bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Kaltara…

Senin, 21 Mei 2018 12:27

Lewati Masa Perbaikan, Balon Langsung Gugur

TANJUNG SELOR – Hingga memasuki hari terakhir penerimaan berkas perbaikan syarat dukungan bakal…

Senin, 21 Mei 2018 12:25

Eksportir Diminta Pahami Teknis Standar Mutu

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 21 Mei 2018 12:23

Ingin Tidur Nyenyak dan Gunakan Pakaian Layak

Pasangan suami istri (pasutri) Nasir dan Ube merupakan salah satu keluarga yang hidup di bawah garis…

Senin, 21 Mei 2018 12:21

Sempat Mangkrak, Ice Flake Mangkupadi Beroperasi

TANJUNG SELOR – Setelah sekian lama mangkrak karena belum adanya aliran listrik, akhirnya ice…

Senin, 21 Mei 2018 10:48

SDA di Perbatasan Dijual Ilegal ke Malaysia

TANJUNG SELOR - Meski memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah, tak menjamin akan dijual di daerah…

Senin, 21 Mei 2018 10:35

Selama Ramadan Stok Sembako Dijamin Aman

NUNUKAN – Memasuki awal bulan suci Ramadan, stok sembilan bahan pokok (sembako) dipastikan aman.…

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .