MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 11:14
Penasihat Hukum S Sebut Ada Kejanggalan

Terkait Penetapan Tersangka Kasus Kayan I

BERPROSES:Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor sempat menjadi sorotan pasca tersiar kabar adanya kasus penyelewengan dana retribusi bongkar muat. Tampak kegiatan bongkar muat di Kayan I berjalan seperti biasa. BANK DATA RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Fransisco, Penasihat Hukum (PH) tersangka berinisial S, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) tambat bongkar muat kapal di Pelabuhan Kayan I Tanjung Selor menyebut ada kejanggalan pada kasus tersebut.

Fransisco mengatakan, salah satu kejanggalan yang ditemukannya, mengenai waktu penetapan kliennya yang pada saat itu merupakan Penjabat (Pj) Kepala Seksi (Kasi) Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan sebagai tersangka sejak tahun 2012 -2014.

“Menurut saya ini sebuah kekeliruan kalau dikatakan hanya si S yang ditetapkan sebagai tersangka. Kenapa? Karena si S ini baru dilantik untuk menduduki jabatan itu pada 31 Juli 2013,” jelasnya kepada Radar Kaltara saat ditemui, Rabu (17/5).

“Itu melalui Keputusan Bupati Bulungan Nomor 821.24/015/KEP-BKD/2013,” sambungnya.

 Sementara kasus ini ditetapkan berlangsung sejak tahun 2012.Artinya, jika dugaan tipikor itu ditetapkan sejak tahun 2012, maka secara otomatis tersangkanya tidak hanya S. Tapi, bisa jadi pejabat sebelumnya juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Disamping itu, dirinya juga mempertanyakan kendala yang dialami Kejaksaan sehingga dugaan kasus tipikor yang merugikan negara kurang lebih Rp 1 miliar itu hingga berjalan hampir empat tahun belum membuahkan hasil berupa putusan.

“Bahkan dalam surat perintah penahanan tersangka ini tercantum dugaan kerugian itu berdasarkan perhitungan sendiri oleh jaksa. Bukan BPK. Padahal yang seharusnya melakukan perhitungan itu adalah BPK,” jelasnya.

Namun demikian, kata dia, untuk saat ini dari pihak Kejaksaan mengaku bahwa BPK Perwakilan Kaltara sedang melakukan perhitungan atas kerugian negara itu, dan hanya tinggal menunggu hasilnya.

Menurutnya, jika kasus tersebut belum bisa diselesaikan dengan alasan belum cukup bukti untuk ditemukan kerugian negara, lebih baik dikeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Karena waktu untuk perhitungan kerugian negara itu maksimal 60 hari harus sudah selesai dilakukan oleh BPK. Sementara ini kasusnya sudah bertahun-tahun,” sebutnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini kondisi tersangka di tahanan dalam keadaan sehat. Adapun, masa penahanan pertamanya sudah beraknir Rabu (17/5) yang kemudian diperpanjang dengan alasan dokumen tuntutan yang ingin dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda itu belum selesai.

Sementara pihak Kejaksaan saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban, baik melalui telepon maupun Whatsapp.(iwk/ana)


BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:29

Sesalkan Bunyu Tak Masuk Kategori Pulau Terluar

BUNYU - Belum adanya tanda-tanda bakal ditanganinya pendangkalan di Sungai Buaya, Kecamatan Bunyu akibat…

Selasa, 30 Mei 2017 10:27

Perubahan Siklus Alam Jadi Penyebab Banjir Bulungan ?

TANJUNG SELOR– Banjir kiriman dari hulu yang belakangan ini kerap menimpa beberapa wilayah di…

Selasa, 30 Mei 2017 10:26

Baju Gamis dan Jilbab Paling Diburu Saat Ramadan

TANJUNG SELOR – Memasuki bulan suci Ramadan 1438 Hijriah geliat perekonomian mulai terasa di Kabupaten…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:10

Tersengat Listrik, Pak RT Tak Tertolong

TANJUNG SELOR-Banjir besar di Tanjung Selor kembali memakan korban. Kali ini menimpa Ketua RT 21 Jalan…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:08

Pasca Banjir, Masyarakat Disibukkan Bersih-Bersih

TANJUNG SELOR-Pasca banjir besar yang terjadi selama dua hari, masyarakat Tanjung Selor khususnya masyarakat…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:05

Dokumen DOB Tanjung Selor Sudah Masuk ke Kemendagri

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani proses yang cukup panjang, akhirnya calon daerah otonomi daerah…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:04

1.500 Kendaraan di Kaltara Sudah Gunakan KU

TANJUNG SELOR- Sejak resmi diluncurkan 22 April, dan efektif menerima layanan pergantian nomor polisi…

Sabtu, 27 Mei 2017 10:02

Banjir Surut, Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah

BANJIR yang melanda Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor selama 4 hari sudah.…

Jumat, 26 Mei 2017 17:13

Pasca Banjir, Jogging Track Amburadul

TANJUNG SELOR – Area jogging track di Jalan Katamso,  tepian sungai Kayan rusak pasca banjir.…

Jumat, 26 Mei 2017 11:21

Instruksikan OPD Turun dengan Kekuatan Maksimal

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .