MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:50
Ratusan Kilogram Makanan Ilegal Dimusnahkan

Media Pembawa Hama Penyakit Hewan

DIBAKAR: Barang ilegal yang didominasi makanan dimusnahkan BKP Kelas II Wilker Nunukan, Kamis (18/5). Barang yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan empat bulan terakhir. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan memusnahkan ratusan kilogram (kg) makanan ilegal yang berasal dari Tawau, Malaysia, Kamis (18/5).

Makanan yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan bersama BPK Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, Kepolisian Resor (Polres) Nunukan dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan dalam kurun waktu Februari hingga Mei 2017.

Penanggung jawab BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, drh. Sapto Hudaya mengatakan, makanan yang berhasil digagalkan merupakan ilegal dan menjadi media pembawa hama penyakit yang berasal dari Tawau, Malaysia. “Total makanan yang telah dimusnahkan hampir 500 kg dari berbagai jenis,” kata Sapto Hudaya kepada Radar Nunukan kemarin.

Dia menjelaskan, media pembawa hama yang berhasil digagalkan BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan dan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka pada Maret dan Mei 2017. Selain itu, Polres Nunukan berhasil menggagalkan barang ilegal di jembatan Pasar Jamaker, Kelurahan Nunukan Barat pada 14 Februari 2017 lalu. Nakhoda yang mebawa media pembawa hama penyakit tersebut telah diamankan Polres Nunukan.

“Barang tangkapan dari Polres Nunukan baru diserahkan pada 4 Mei lalu ke BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) nomor 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82/2000 tentang karantina hewan. Maka media pembawa hama penyakit tersebut harus dimusnahkan dengan cara dibakar.

Menurutnya, makanan yang dimusnahkan karena tidak memiliki sertifikat kesehatan untuk dibawa masuk ke Indonesia. Serta, memasukkan di tempat yang tidak ditetapkan. Ditambah tidak melaporkan kepada petugas BKP. Barang yang didatangkan dari Tawau, Malaysia merupakan negara yang belum bebas dari penyakit hewan menular. Berbeda dengan Indonesia telah terhindar dari penyakit tersebut.

“Seperti daging, tulang dan lainnya di Malaysia belum bebas penyakit menular dan dapat membahayakan kesehatan hewan dan manusia,” pungkasnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .