MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:50
Ratusan Kilogram Makanan Ilegal Dimusnahkan

Media Pembawa Hama Penyakit Hewan

DIBAKAR: Barang ilegal yang didominasi makanan dimusnahkan BKP Kelas II Wilker Nunukan, Kamis (18/5). Barang yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan empat bulan terakhir. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan memusnahkan ratusan kilogram (kg) makanan ilegal yang berasal dari Tawau, Malaysia, Kamis (18/5).

Makanan yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan bersama BPK Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, Kepolisian Resor (Polres) Nunukan dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan dalam kurun waktu Februari hingga Mei 2017.

Penanggung jawab BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, drh. Sapto Hudaya mengatakan, makanan yang berhasil digagalkan merupakan ilegal dan menjadi media pembawa hama penyakit yang berasal dari Tawau, Malaysia. “Total makanan yang telah dimusnahkan hampir 500 kg dari berbagai jenis,” kata Sapto Hudaya kepada Radar Nunukan kemarin.

Dia menjelaskan, media pembawa hama yang berhasil digagalkan BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan dan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka pada Maret dan Mei 2017. Selain itu, Polres Nunukan berhasil menggagalkan barang ilegal di jembatan Pasar Jamaker, Kelurahan Nunukan Barat pada 14 Februari 2017 lalu. Nakhoda yang mebawa media pembawa hama penyakit tersebut telah diamankan Polres Nunukan.

“Barang tangkapan dari Polres Nunukan baru diserahkan pada 4 Mei lalu ke BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) nomor 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82/2000 tentang karantina hewan. Maka media pembawa hama penyakit tersebut harus dimusnahkan dengan cara dibakar.

Menurutnya, makanan yang dimusnahkan karena tidak memiliki sertifikat kesehatan untuk dibawa masuk ke Indonesia. Serta, memasukkan di tempat yang tidak ditetapkan. Ditambah tidak melaporkan kepada petugas BKP. Barang yang didatangkan dari Tawau, Malaysia merupakan negara yang belum bebas dari penyakit hewan menular. Berbeda dengan Indonesia telah terhindar dari penyakit tersebut.

“Seperti daging, tulang dan lainnya di Malaysia belum bebas penyakit menular dan dapat membahayakan kesehatan hewan dan manusia,” pungkasnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…

Jumat, 20 April 2018 10:08

Gagal Mengunduh Soal, UNBK Terancam Tidak Terlaksana

Setelah ditinggal lama dan hanya dijabat pelaksana tugas (Plt), kini Balai Pelayanan Penempatan dan…

Kamis, 19 April 2018 15:23

Gara-Gara Ini, UNBK SMP Terancam Batal

NUNUKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang…

Kamis, 19 April 2018 14:50

Rp 1 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa

NUNUKAN – Pelajar dan mahasiswa asal Nunukan yang melanjutkan pendidikan di dalam daerah maupun…

Kamis, 19 April 2018 14:40

Kembali Usulkan Anggaran Traffic Light

NUNUKAN -  Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan kembali akan mengusulkan dana pemeliharaan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .