MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:50
Ratusan Kilogram Makanan Ilegal Dimusnahkan

Media Pembawa Hama Penyakit Hewan

DIBAKAR: Barang ilegal yang didominasi makanan dimusnahkan BKP Kelas II Wilker Nunukan, Kamis (18/5). Barang yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan empat bulan terakhir. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan memusnahkan ratusan kilogram (kg) makanan ilegal yang berasal dari Tawau, Malaysia, Kamis (18/5).

Makanan yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan bersama BPK Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, Kepolisian Resor (Polres) Nunukan dan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan dalam kurun waktu Februari hingga Mei 2017.

Penanggung jawab BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, drh. Sapto Hudaya mengatakan, makanan yang berhasil digagalkan merupakan ilegal dan menjadi media pembawa hama penyakit yang berasal dari Tawau, Malaysia. “Total makanan yang telah dimusnahkan hampir 500 kg dari berbagai jenis,” kata Sapto Hudaya kepada Radar Nunukan kemarin.

Dia menjelaskan, media pembawa hama yang berhasil digagalkan BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan dan KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka pada Maret dan Mei 2017. Selain itu, Polres Nunukan berhasil menggagalkan barang ilegal di jembatan Pasar Jamaker, Kelurahan Nunukan Barat pada 14 Februari 2017 lalu. Nakhoda yang mebawa media pembawa hama penyakit tersebut telah diamankan Polres Nunukan.

“Barang tangkapan dari Polres Nunukan baru diserahkan pada 4 Mei lalu ke BKP Kelas II Tarakan Wilker Nunukan,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) nomor 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan serta Peraturan Pemerintah (PP) nomor 82/2000 tentang karantina hewan. Maka media pembawa hama penyakit tersebut harus dimusnahkan dengan cara dibakar.

Menurutnya, makanan yang dimusnahkan karena tidak memiliki sertifikat kesehatan untuk dibawa masuk ke Indonesia. Serta, memasukkan di tempat yang tidak ditetapkan. Ditambah tidak melaporkan kepada petugas BKP. Barang yang didatangkan dari Tawau, Malaysia merupakan negara yang belum bebas dari penyakit hewan menular. Berbeda dengan Indonesia telah terhindar dari penyakit tersebut.

“Seperti daging, tulang dan lainnya di Malaysia belum bebas penyakit menular dan dapat membahayakan kesehatan hewan dan manusia,” pungkasnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .