MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 19 Mei 2017 10:48
HEBAT..!! Lihat Nih....Walau Banjir Besar, Pelajar Tetap ke Sekolah
BANJIR: Aktivitas sekolah di Kecamatan Krayan tetap berjalan meski dilanda banjir yang cukup parah. Lokasi sekolah yang tidak terdampak banjir membuat aktivitas pendidikan tetap dilakukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Krayan beberapa hari terakhir membuat Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap. Akibatnya, beberapa desa di Krayan terendam. Namun, untuk beberapa sekolah tetap aman dari banjir dan aktivitas belajar mengajar tetap dilakukan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kecamatan Krayan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, Panel mengatakan, sejak kejadian banjir di Kecamatan Krayan, aktivitas belajar di semua sekolah tetap berjalan seperti biasa. “Tidak ada sekolah yang diliburkan, karena banjir tidak sampai menenggelamkan ruang belajar,” kata Panel kepada Radar Nunukan, Kamis (18/5).

Ia menjelaskan, sekolah yang berada di Kecamatan Krayan adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Krayan, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Krayan, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Krayan. Serta, Sekolah Dasar (SD) Masih dalam kondisi aman, karena banjir tidak sampai di sekolah tersebut.

Menurutnya, walaupun dalam kondisi banjir, para pelajar tetap ke sekolah. Sebab, banjir hanya merendam akses menuju sekolah. Bisa dibantu menyeberang menggunakan perahu. Kecuali sekolah yang banjir pasti aktivitas sekolah lumpuh.

Aktivitas  sekolah yang terjadi di Kecamatan Krayan telah dilaporkan ke Disdikbud Nunukan, agar dapat diketahui kondisi yang sebenarnya. Proses belajar mengajar tetap dilakukan, walaupun tidak normal seperti biasanya. “Hari ini (kemarin, Red.) sudah normal, air sungai sudah surut dan sudah bisa dilalui para pelajar. Tidak seperti hari sebelumya,” tambahnya.

Sebelumnya, banjir yang terjadi di Kecamatan Krayan disampaikan Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar. Banjir yang telah merendam empat kecamatan, di antaranya Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan karena jalan penghubung antar kecamatan, yakni jembatan direndam hingga ketinggian dua meter. “Banjir kali ini yang terbesar. Ketinggian air mencapai dua meter. Sehingga, masyarakat harus waspada,” ujar Helmi.

Dijelaskan, dampak dari banjir yang terjadi tentunya membuat aktivitas warga Krayan terhambat. Salah satunya adalah ruas jalan di Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

“Sawah, kebun, jembatan dan jalan terendam banjir. Beberapa ruas jalan utama turut hancur karena musim hujan sejak akhir tahun 2016 yang lalu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi media ini. (nal/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .