MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 10:00
MERANA..!! Pemkab Tak Ada Anggaran, Korban Banjir Nihil Bantuan

Pantau Banjir, BPBD Hanya Turunkan Dua Personel

TERENDAM: Tampak kondisi Krayan terlihat dari udara yang merendam sejumlah desa sejak dua hari terakhir. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan langsung melakukan evaluasi akibat banjir yang merendam sejumlah desa di Krayan. BPBD pun menerjunkan dua personel untuk memantau langsung di lokasi banjir.

Kepala BPBD Nunukan, Rahmadji Sukirno mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan saat ini telah dilaporkannya ke pimpinan. Sehingga, diputuskan dua orang personelnya ke Krayan. “Sudah dikoordinasikan ke pimpinan, ke BPBD Kaltara juga terkait banjir. Sehingga, dua orang dulu dikirim untuk melakukan pantauan. Dikarenakan, seat ke Krayan sangat sulit ditambah lagi kurangnya anggaran,” ungkap Rahmadji Sukirno kepada Radar Nunukan, Rabu (17/5).

Lanjutnya, dua perahu fiber milik BPBD Nunukan juga digunakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Serta, saat ini dari BPBD Nunukan telah mengupayakan ke pengadaan perahu karet. Selain untuk melakukan pantauan juga dapat digunakan sebagai alat trasportasi bagi warga di Krayan.

“Selain pengadaan perahu karet, pembentukan pos BPBD di Krayan juga diupayakan tahun ini. Sehingga, jika terjadi seperti banjir, memudahkan personel untuk melakukan evakuasi warga,” tambahnya.

Terpisah, mengenai bantuan untuk korban banjir, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dr. Andi Akhmad mengungkapkan, saat ini untuk menyalurkan bantuan ke lokasi banjir pihaknya tidak memiliki anggaran. Untuk itu, pihaknya masih melakukan koordinasi ke BPBD Nunukan. “Terus terang untuk anggaran ke sana (Krayan, Red.) tidak ada. Kami baru komunikasi dengan BPBD Nunukan untuk diikutkan,” ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Dinsos Nunukan, Bambang Sumantri. Ia menjelaskan, untuk menyalurkan bantuan ke Krayan tidak ada anggaran. Belum lagi, saat ini bantuan sembilan bahan pokok (sembako) tidak dimiliki Dinsos Nunukan. Sebab, pengadaan bantuan untuk korban musibah seperti banjir, terakhir dilakukan pada 2015 lalu. Untuk tahun lalu dan tahun ini tidak ada pengadaan dari Dinsos.

“Terakhir pengadaan bantuan 2015. Sedangkan, 2016 dan 2017 tidak ada. Mudah mudahan bisa dianggarkan 2018 mendatang. Dan stok bantuan milik Dinsos yang ada hanya selimut dan alat rumah tangga lainnya. Untuk sembako telah habis,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir terjadi dikarenakan curah hujan tinggi sehingga membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap dan merendam beberapa desa. Diketahui, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan merendam empat kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan karena akses jalan penghubung antar kecamatan, seperti jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah, pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan. Belum lagi, sawah, kebun, jembatan dan jalan ikut terendam banjir,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .