MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 10:00
MERANA..!! Pemkab Tak Ada Anggaran, Korban Banjir Nihil Bantuan

Pantau Banjir, BPBD Hanya Turunkan Dua Personel

TERENDAM: Tampak kondisi Krayan terlihat dari udara yang merendam sejumlah desa sejak dua hari terakhir. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan langsung melakukan evaluasi akibat banjir yang merendam sejumlah desa di Krayan. BPBD pun menerjunkan dua personel untuk memantau langsung di lokasi banjir.

Kepala BPBD Nunukan, Rahmadji Sukirno mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan saat ini telah dilaporkannya ke pimpinan. Sehingga, diputuskan dua orang personelnya ke Krayan. “Sudah dikoordinasikan ke pimpinan, ke BPBD Kaltara juga terkait banjir. Sehingga, dua orang dulu dikirim untuk melakukan pantauan. Dikarenakan, seat ke Krayan sangat sulit ditambah lagi kurangnya anggaran,” ungkap Rahmadji Sukirno kepada Radar Nunukan, Rabu (17/5).

Lanjutnya, dua perahu fiber milik BPBD Nunukan juga digunakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Serta, saat ini dari BPBD Nunukan telah mengupayakan ke pengadaan perahu karet. Selain untuk melakukan pantauan juga dapat digunakan sebagai alat trasportasi bagi warga di Krayan.

“Selain pengadaan perahu karet, pembentukan pos BPBD di Krayan juga diupayakan tahun ini. Sehingga, jika terjadi seperti banjir, memudahkan personel untuk melakukan evakuasi warga,” tambahnya.

Terpisah, mengenai bantuan untuk korban banjir, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dr. Andi Akhmad mengungkapkan, saat ini untuk menyalurkan bantuan ke lokasi banjir pihaknya tidak memiliki anggaran. Untuk itu, pihaknya masih melakukan koordinasi ke BPBD Nunukan. “Terus terang untuk anggaran ke sana (Krayan, Red.) tidak ada. Kami baru komunikasi dengan BPBD Nunukan untuk diikutkan,” ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Dinsos Nunukan, Bambang Sumantri. Ia menjelaskan, untuk menyalurkan bantuan ke Krayan tidak ada anggaran. Belum lagi, saat ini bantuan sembilan bahan pokok (sembako) tidak dimiliki Dinsos Nunukan. Sebab, pengadaan bantuan untuk korban musibah seperti banjir, terakhir dilakukan pada 2015 lalu. Untuk tahun lalu dan tahun ini tidak ada pengadaan dari Dinsos.

“Terakhir pengadaan bantuan 2015. Sedangkan, 2016 dan 2017 tidak ada. Mudah mudahan bisa dianggarkan 2018 mendatang. Dan stok bantuan milik Dinsos yang ada hanya selimut dan alat rumah tangga lainnya. Untuk sembako telah habis,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir terjadi dikarenakan curah hujan tinggi sehingga membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap dan merendam beberapa desa. Diketahui, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan merendam empat kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan karena akses jalan penghubung antar kecamatan, seperti jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah, pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan. Belum lagi, sawah, kebun, jembatan dan jalan ikut terendam banjir,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 09:35

Kinerja dan Pribadi Bupati Dihina di Sosmed

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mendapat hinaan di sosial media (sosmed). Hinaan…

Jumat, 21 Juli 2017 09:26

Mudah Peroleh Informasi, Bermain Game dan Nonton Film

Mempunyai akses internet Wireless Fidelity (wifi) kencang dan gratis  sepertinya bukan hal biasa…

Kamis, 20 Juli 2017 10:21

Kesadaran Masyarakat Bayar Retribusi Masuk PLBL Rendah

NUNUKAN – Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung menjadi salah satu sumber penghasil…

Kamis, 20 Juli 2017 10:18

Masyarakat Mulai ‘Dihantui’ ISPA

NUNUKAN – Perubahan cuaca yang tiba-tiba, dari panas lalu hujan deras belakangan ini begitu terasa…

Rabu, 19 Juli 2017 10:49

Pedagang di Alun-Alun Berhenti Berjualan

NUNUKAN – Pekerjaan fasilitas percontohan ruang terbuka publik revolusi mental di Alun-alun Nunukan…

Rabu, 19 Juli 2017 10:27

BAHAYA..!! Konflik Buaya vs Manusia di Sini Makin Keras

NUNUKAN – Semakin ramainya aktivitas masyarakat di sungai yang ada di Kecamatan Sebuku dinilai…

Rabu, 19 Juli 2017 10:08

Warga Diimbau Hati-Hati Beraktivitas di Sungai

NUNUKAN – Kasus Tahir (38) pertengahan Juni lalu yang diserang buaya saat berada di sungai Desa…

Selasa, 18 Juli 2017 10:24

Pembangunan Kawasan Industri Mansapa Tak Jelas

NUNUKAN – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dengan membuat sebuah kawasan industri…

Selasa, 18 Juli 2017 10:22

Proyek Belum Selesai, Presiden Batal Berkunjung ke Sebatik

NUNUKAN – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang direncanakan berkunjung…

Senin, 17 Juli 2017 11:57

Status ASN Tiga Koruptor Akan Dicabut

NUNUKAN – Bukan lagi sanksi yang akan menanti tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .