MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 10:00
MERANA..!! Pemkab Tak Ada Anggaran, Korban Banjir Nihil Bantuan

Pantau Banjir, BPBD Hanya Turunkan Dua Personel

TERENDAM: Tampak kondisi Krayan terlihat dari udara yang merendam sejumlah desa sejak dua hari terakhir. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan langsung melakukan evaluasi akibat banjir yang merendam sejumlah desa di Krayan. BPBD pun menerjunkan dua personel untuk memantau langsung di lokasi banjir.

Kepala BPBD Nunukan, Rahmadji Sukirno mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan saat ini telah dilaporkannya ke pimpinan. Sehingga, diputuskan dua orang personelnya ke Krayan. “Sudah dikoordinasikan ke pimpinan, ke BPBD Kaltara juga terkait banjir. Sehingga, dua orang dulu dikirim untuk melakukan pantauan. Dikarenakan, seat ke Krayan sangat sulit ditambah lagi kurangnya anggaran,” ungkap Rahmadji Sukirno kepada Radar Nunukan, Rabu (17/5).

Lanjutnya, dua perahu fiber milik BPBD Nunukan juga digunakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Serta, saat ini dari BPBD Nunukan telah mengupayakan ke pengadaan perahu karet. Selain untuk melakukan pantauan juga dapat digunakan sebagai alat trasportasi bagi warga di Krayan.

“Selain pengadaan perahu karet, pembentukan pos BPBD di Krayan juga diupayakan tahun ini. Sehingga, jika terjadi seperti banjir, memudahkan personel untuk melakukan evakuasi warga,” tambahnya.

Terpisah, mengenai bantuan untuk korban banjir, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dr. Andi Akhmad mengungkapkan, saat ini untuk menyalurkan bantuan ke lokasi banjir pihaknya tidak memiliki anggaran. Untuk itu, pihaknya masih melakukan koordinasi ke BPBD Nunukan. “Terus terang untuk anggaran ke sana (Krayan, Red.) tidak ada. Kami baru komunikasi dengan BPBD Nunukan untuk diikutkan,” ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Dinsos Nunukan, Bambang Sumantri. Ia menjelaskan, untuk menyalurkan bantuan ke Krayan tidak ada anggaran. Belum lagi, saat ini bantuan sembilan bahan pokok (sembako) tidak dimiliki Dinsos Nunukan. Sebab, pengadaan bantuan untuk korban musibah seperti banjir, terakhir dilakukan pada 2015 lalu. Untuk tahun lalu dan tahun ini tidak ada pengadaan dari Dinsos.

“Terakhir pengadaan bantuan 2015. Sedangkan, 2016 dan 2017 tidak ada. Mudah mudahan bisa dianggarkan 2018 mendatang. Dan stok bantuan milik Dinsos yang ada hanya selimut dan alat rumah tangga lainnya. Untuk sembako telah habis,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir terjadi dikarenakan curah hujan tinggi sehingga membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap dan merendam beberapa desa. Diketahui, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan merendam empat kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan karena akses jalan penghubung antar kecamatan, seperti jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah, pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan. Belum lagi, sawah, kebun, jembatan dan jalan ikut terendam banjir,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 18:38

BREAKING NEWS!!! Speedboat Ditabrak, Penumpang Diduga TKI Yang...

NUNUKAN - Kecelakaan lalu lintas perairan kembali memakan korban, Selasa (23/1/2018). Satu unit speedboat …

Selasa, 23 Januari 2018 12:54

Menang PTUN, Tiga Pejabat Dilantik

NUNUKAN – Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang memenangkan gugatan terhadap Bupati Nunukan, Hj.…

Selasa, 23 Januari 2018 12:52

AWAS KELUPAAN..ASN Dilarang Komentar di Facebook

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura yang baru saja melantik empat aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 23 Januari 2018 12:30

Pemanfaatan Air Masih Sebatas Desa Lapri

EMBUNG Desa Lapri, Kecamatan Sebatik Utara mulai dapat dimanfaatkan warga. Saat ini sebanyak 170 rumah…

Selasa, 23 Januari 2018 12:09

APBD Lambat, SOA Terdampak

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang 2018 hingga saat ini belum juga berjalan. Padahal, aktivitas…

Selasa, 23 Januari 2018 12:08

12 Tahun Jembatan Tak Tersentuh Perbaikan

NUNUKAN - Dermaga Inhutani dan Sungai Bolong merupakan dermaga vital bagi petani dan pedagang. Sebab,…

Selasa, 23 Januari 2018 12:06

Aktifkan Pos Kamling, Tempatkan Personel Ronda Malam

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan turun tangan menangani maraknya aksi pencurian akhir-akhir…

Selasa, 23 Januari 2018 11:58

Beras ‘Tetangga’ Makin Langka

MESKIPUN harga beras asal Tawau, Malaysia tak semahal beras dalam negeri, masyarakat Nunukan tetap bertahan…

Senin, 22 Januari 2018 14:13

Rp 250 Miliar untuk PLTMG Mansapa

NUNUKAN – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kelurahan Mansapa, Kecamatan…

Senin, 22 Januari 2018 14:02

Jangan Curhat di Medsos, Tapi Laporkan!

NUNUKAN – Ada banyak faktor yang melatarbelakangi sejumlah aksi kriminalitas akhir-akhir ini.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .