MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 10:00
MERANA..!! Pemkab Tak Ada Anggaran, Korban Banjir Nihil Bantuan

Pantau Banjir, BPBD Hanya Turunkan Dua Personel

TERENDAM: Tampak kondisi Krayan terlihat dari udara yang merendam sejumlah desa sejak dua hari terakhir. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan langsung melakukan evaluasi akibat banjir yang merendam sejumlah desa di Krayan. BPBD pun menerjunkan dua personel untuk memantau langsung di lokasi banjir.

Kepala BPBD Nunukan, Rahmadji Sukirno mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan saat ini telah dilaporkannya ke pimpinan. Sehingga, diputuskan dua orang personelnya ke Krayan. “Sudah dikoordinasikan ke pimpinan, ke BPBD Kaltara juga terkait banjir. Sehingga, dua orang dulu dikirim untuk melakukan pantauan. Dikarenakan, seat ke Krayan sangat sulit ditambah lagi kurangnya anggaran,” ungkap Rahmadji Sukirno kepada Radar Nunukan, Rabu (17/5).

Lanjutnya, dua perahu fiber milik BPBD Nunukan juga digunakan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Serta, saat ini dari BPBD Nunukan telah mengupayakan ke pengadaan perahu karet. Selain untuk melakukan pantauan juga dapat digunakan sebagai alat trasportasi bagi warga di Krayan.

“Selain pengadaan perahu karet, pembentukan pos BPBD di Krayan juga diupayakan tahun ini. Sehingga, jika terjadi seperti banjir, memudahkan personel untuk melakukan evakuasi warga,” tambahnya.

Terpisah, mengenai bantuan untuk korban banjir, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dr. Andi Akhmad mengungkapkan, saat ini untuk menyalurkan bantuan ke lokasi banjir pihaknya tidak memiliki anggaran. Untuk itu, pihaknya masih melakukan koordinasi ke BPBD Nunukan. “Terus terang untuk anggaran ke sana (Krayan, Red.) tidak ada. Kami baru komunikasi dengan BPBD Nunukan untuk diikutkan,” ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Dinsos Nunukan, Bambang Sumantri. Ia menjelaskan, untuk menyalurkan bantuan ke Krayan tidak ada anggaran. Belum lagi, saat ini bantuan sembilan bahan pokok (sembako) tidak dimiliki Dinsos Nunukan. Sebab, pengadaan bantuan untuk korban musibah seperti banjir, terakhir dilakukan pada 2015 lalu. Untuk tahun lalu dan tahun ini tidak ada pengadaan dari Dinsos.

“Terakhir pengadaan bantuan 2015. Sedangkan, 2016 dan 2017 tidak ada. Mudah mudahan bisa dianggarkan 2018 mendatang. Dan stok bantuan milik Dinsos yang ada hanya selimut dan alat rumah tangga lainnya. Untuk sembako telah habis,” ungkapnya.

Sebelumnya, banjir terjadi dikarenakan curah hujan tinggi sehingga membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap dan merendam beberapa desa. Diketahui, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi pada tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi di Krayan merendam empat kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan karena akses jalan penghubung antar kecamatan, seperti jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah, pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan. Belum lagi, sawah, kebun, jembatan dan jalan ikut terendam banjir,” pungkasnya. (akz/eza)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…

Jumat, 20 April 2018 10:08

Gagal Mengunduh Soal, UNBK Terancam Tidak Terlaksana

Setelah ditinggal lama dan hanya dijabat pelaksana tugas (Plt), kini Balai Pelayanan Penempatan dan…

Kamis, 19 April 2018 15:23

Gara-Gara Ini, UNBK SMP Terancam Batal

NUNUKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang…

Kamis, 19 April 2018 14:50

Rp 1 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa

NUNUKAN – Pelajar dan mahasiswa asal Nunukan yang melanjutkan pendidikan di dalam daerah maupun…

Kamis, 19 April 2018 14:40

Kembali Usulkan Anggaran Traffic Light

NUNUKAN -  Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan kembali akan mengusulkan dana pemeliharaan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .