MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 09:59
Usulkan Dana Perawatan untuk Perbaikan Aset
DIPERBAIKI: Kerusakan yang dialami jembatan di Jalan TVRI beberapa waktu lalu cukup mengganggu pengendara jalan. Jika terus dibiarkan, akses jalan dapat saja terputus. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perbaikan sejumlah fasilitas umum (fasum), khususnya jalan dan jembatan menjadi hal yang sulit dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan saat ini. Sebab, untuk memperbaiki kerusakan yang dialami aset daerah dibutuhkan anggaran. Sementara, anggaran perawatan yang meng-cover perbaikan itu ditiadakan.

Dampaknya, jalan atau jembatan seharusnya dapat digunakan masyarakat terpaksa ditutup. Padahal, untuk mengerjakannya tidak membutuhkan dana yang besar. Begitu juga waktu. “Karena saya baru menjabat, makanya saya baru ingin mengusulkan dana perawatan itu,” kata Kepala (DPUPRPKP) Nunukan Ir. H. Muhammad Sufyang kepada media ini.

Ia mengatakan, dana perawatan ini sebelumnya memang ada. Namun karena defisit anggaran dana tersebut tak dimunculkan. Di 2013 hingga 2015 itu ada. Nilanya cukup tinggi. Sebab, dana tersebut digunakan untuk memperbaiki jalanan atau jembatan yang mengalami kerusakan akibat faktor alam. “Tahun ini memang tidak ada sama sekali. Makanya, sulit dilakukan perbaikan jika ada jalanan yang rusak. Meskipun hanya kecil, pasti berat. Karena tidak ada anggarannya,” ungkapnya.

Dijelaskan, dana perawatan atau perbaikan ini merupakan upaya pihaknya menghemat penggunaan anggaran daerah. Sebab, dengan dana yang digunakan untuk melakukan perbaikan itu tidak terlalu besar. Dibanding dengan biaya pembangunan ulang jika mengalami kerusakan parah.

“Misalnya, ada jalananya atau jembatan rusak. Diperkirakan biaya perbaikan hanya Rp 5 juga, namun dibiarkan rusak tanpa dikerjakan, maka semakin hari semakin parah. Biayanya bisa bertambah semakin tinggi lagi. Bisa jadi mencapai Rp 10 atau Rp 20 juta karena kerusakaannya makin parah. Harus ada pembangunan ulang lagi,” beber Sufyang mencontohkan.

Menurutnya, dana perawatan tersebut sangat dibutuhkan untuk merawat aset daerah. Jika sampai dana tersebut tidak disiapkan, maka kerusakan aset daerah dapat semakin parah lagi. Olehnya itu, dana perawatan merupakan hal yang prioritas juga. “Dana perawatan ini ibarat dana antisipasi saja. Maksudnya, baru dapat digunakan jika ada kerusakan dadakan. Khususnya, aset daerah yang sifatnya untuk pelayanan umum. Seperti jalan dan jembatan. Karena, jika tak diperbaiki, maka masyarakat tidak bisa lewat. Pelayanan umum terganggu,” jelasnya.

Selain itu, kata Sufyang, perbaikan fasum merupakan tanggung jawab pihaknya. Khsususnya jalan dan jembatan. Jika terjadi kecelakaan terhadap pengguna jalan dan jemabatan, maka DPUPRPKP Nunukan dapat dituntut. Sebab, tidak menyiapkan fasilitas yang seharusnya diberikan ke masyarakat. “Kalau memang kecelakaannya akibat kerusakan jalan. Terbukti, bisa dituntut kami. Makanya, memang harus disiapkan memang,” pungkasnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54

Minta Tak Berebut Wewenang

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .