MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 09:59
Usulkan Dana Perawatan untuk Perbaikan Aset
DIPERBAIKI: Kerusakan yang dialami jembatan di Jalan TVRI beberapa waktu lalu cukup mengganggu pengendara jalan. Jika terus dibiarkan, akses jalan dapat saja terputus. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Perbaikan sejumlah fasilitas umum (fasum), khususnya jalan dan jembatan menjadi hal yang sulit dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan saat ini. Sebab, untuk memperbaiki kerusakan yang dialami aset daerah dibutuhkan anggaran. Sementara, anggaran perawatan yang meng-cover perbaikan itu ditiadakan.

Dampaknya, jalan atau jembatan seharusnya dapat digunakan masyarakat terpaksa ditutup. Padahal, untuk mengerjakannya tidak membutuhkan dana yang besar. Begitu juga waktu. “Karena saya baru menjabat, makanya saya baru ingin mengusulkan dana perawatan itu,” kata Kepala (DPUPRPKP) Nunukan Ir. H. Muhammad Sufyang kepada media ini.

Ia mengatakan, dana perawatan ini sebelumnya memang ada. Namun karena defisit anggaran dana tersebut tak dimunculkan. Di 2013 hingga 2015 itu ada. Nilanya cukup tinggi. Sebab, dana tersebut digunakan untuk memperbaiki jalanan atau jembatan yang mengalami kerusakan akibat faktor alam. “Tahun ini memang tidak ada sama sekali. Makanya, sulit dilakukan perbaikan jika ada jalanan yang rusak. Meskipun hanya kecil, pasti berat. Karena tidak ada anggarannya,” ungkapnya.

Dijelaskan, dana perawatan atau perbaikan ini merupakan upaya pihaknya menghemat penggunaan anggaran daerah. Sebab, dengan dana yang digunakan untuk melakukan perbaikan itu tidak terlalu besar. Dibanding dengan biaya pembangunan ulang jika mengalami kerusakan parah.

“Misalnya, ada jalananya atau jembatan rusak. Diperkirakan biaya perbaikan hanya Rp 5 juga, namun dibiarkan rusak tanpa dikerjakan, maka semakin hari semakin parah. Biayanya bisa bertambah semakin tinggi lagi. Bisa jadi mencapai Rp 10 atau Rp 20 juta karena kerusakaannya makin parah. Harus ada pembangunan ulang lagi,” beber Sufyang mencontohkan.

Menurutnya, dana perawatan tersebut sangat dibutuhkan untuk merawat aset daerah. Jika sampai dana tersebut tidak disiapkan, maka kerusakan aset daerah dapat semakin parah lagi. Olehnya itu, dana perawatan merupakan hal yang prioritas juga. “Dana perawatan ini ibarat dana antisipasi saja. Maksudnya, baru dapat digunakan jika ada kerusakan dadakan. Khususnya, aset daerah yang sifatnya untuk pelayanan umum. Seperti jalan dan jembatan. Karena, jika tak diperbaiki, maka masyarakat tidak bisa lewat. Pelayanan umum terganggu,” jelasnya.

Selain itu, kata Sufyang, perbaikan fasum merupakan tanggung jawab pihaknya. Khsususnya jalan dan jembatan. Jika terjadi kecelakaan terhadap pengguna jalan dan jemabatan, maka DPUPRPKP Nunukan dapat dituntut. Sebab, tidak menyiapkan fasilitas yang seharusnya diberikan ke masyarakat. “Kalau memang kecelakaannya akibat kerusakan jalan. Terbukti, bisa dituntut kami. Makanya, memang harus disiapkan memang,” pungkasnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:51

Pemilik Kue Berisi Narkoba DPO

NUNUKAN – Percobaan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu skala internasional,dengan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:29

Bukti Sudah Disiapkan

NUNUKAN – Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pulau Sebatik, menuai protes dari masyarakat,…

Selasa, 20 Februari 2018 10:27

Dikabulkan 24 Jam, Hanya Selama Sepekan

NUNUKAN -  Masyarakat Krayan menuntut pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang selama…

Selasa, 20 Februari 2018 10:25

Ditemukan Rencana Pembalakan Liar

NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 621/Manuntung (MTG) melakukan patroli…

Senin, 19 Februari 2018 10:35

Sabu Dalam Dubur Ketahuan Lagi

NUNUKAN – Polisi lagi-lagi mengamankan kurir narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti dimasukkan…

Senin, 19 Februari 2018 10:15

Warga Enggan Bayar Biaya Sertifikat

NUNUKAN – Pembuatan sertifikat tanah melalui Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau program…

Senin, 19 Februari 2018 10:13

Wajib Dua Ribu KTP, H. Hafid Calon DPR RI

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nunukan hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan,…

Senin, 19 Februari 2018 09:49

Belum Ada Solusi, Jalan Terus Dikeluhkan

NUNUKAN – Menjadi Lokasi Prioritas (Lokpri) I dan II tak membuat Krayan keluar dari kesulitan.…

Senin, 19 Februari 2018 09:40

Telur Palsu Meresahkan

NUNUKAN – Telur palsu diduga kini telah beredar di Kabupaten Nunukan. Keresahan masyarakat semakin…

Senin, 19 Februari 2018 09:38

TKI Ilegal Dipicu Migrasi Keluarga

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tak juga mereda.  Salah satu pemicunya karena…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .