MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 18 Mei 2017 09:58
Siapkan Duit Rp 10 M untuk Beli Gabah Rakyat

Bupati : Tapi Rp 1 Miliar Pun Sekarang Belum Tergerak

MENUNGGU PANEN: Bupati kala melintasi sawah dengan tanaman padi yang sudah mulai menguning. Tahun ini, Pemkab Malinau menyiapkan dana Rp 10 miliar untuk beli gabah rakyat. ISTIMEWA

PROKAL.CO, MALINAU- Bupati Dr Yansen TP MSi menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau tidak langsung menyiapkan langsung uang dengan nilai bermiliar-miliar rupiah. Namun sayangnya, perlu cara menyadarkan masyarakat khususnya petani tentang fungsi lahan dan cara membangun kesadaran masyarakat tentang dunia pertanian. Karena para petani ini juga harus disadarkan bahwa hidupnya petani juga berasal dari hasil pertaniannya.

“Sekarang Pemkab Malinau menyediakan dana Rp 10 miliar untuk membeli gabah rakyat. Tapi uang itu sampai seaat ini masih ngendon (terdiam). Belum bergerak satu miliar pun,” jelas Bupati Yansen TP.

Dijelaskan Bupati Yansen TP, bertani sehat sebenarnya untuk menguatkan para petani sendiri dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat dan keluarga petani itu sendiri. Jangan sampai hanya sibuk berdebat dalam aparat, tetapi tidak pernah mengubah masyarakat Malinau itu sendiri menjadi lebih baik. Struktur APBD Malinau itu kuatnya untuk rakyat, bukan untuk berdebat dan untuk kepentingan pejabat. Oleh sebab itu, Bupati berharap nanti konteks APBD itu tidak lain bagaimana rakyat Malinau itu menikmati dari apa yang dilakukan pemerintah. “Yaitu mengubah rakyat Malinau sendiri menjadi lebih baik, maju dan sejahtera,” tegas Yansen TP.

Para petani tidak perlu berpikir punya lahan berhektare-hektare lahan lalu akan punya uang penghasilan banyak dari hasil pengolahan itu. Tetapi kualitas kerja setiap diri manusia yang paling penting. Oleh karena itu, kata Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi, jika embung yang telah digagas Institute for Promoting Sustainable Livelihood Approach (ImProSuLA) bersama kelompok tani Tanjung Lapang benar-benar jadi dan mampu menampung air untuk pertanian. Tujuannya, tidak lain adalah untuk membantu petani dalam mendukung dang menyukseskan program pertanian dengan ketersediaan hasil pangan tanaman padi dengan baik dan melimpah.

“Jadi, manfaat dari kebeardaan embung ini nanti harus betul-betul kita rasakan. Dibangunnya embung ini, supaya ada jaminan ketersediaan air untuk kegiatan persawahan dan lainnya. Karena kalau hujan, sudah pasti air akan tesedia dan saat diperlukan akan dibuka,”  ujar mantan staf ahli Gubernur Kaltim ini.

Bupat menilai, keberadaan embung ini sangat penting karena Kabupaten Malinau sedang mengubah gaya hidup masyarakat Malinau. Sejak awal, Pemkab malinau dibawah kepemimpinan Bupati yansen TP dan Topan Amrullah sudah menggerakkan masyarakat pertani agar bertani sehat. Makna dari bertani sehat itu, yaitu masyarakat harus memahami bagaimana harus bertani secara secara sehat. Yakni melaksanakan program pertanian dengan cara-cara yang benar dan baik. “Lahannya harus tersedia dengan baik, proses pengolahan lahannya dilakukan dengan baik, proses penanaman, penyiangan dan pemiliharaan hingga proses pemanenannya juga dilakukan dengan baik,” sebut mantan Sekretaris Kabupaten Malinau ini.

Karena itu, Yansen TP mengharapkan seluruh masyarakat petani di semua wilayah kecamatan dan desa harus punya semangat yang tinggi mengubah gaya hidup. Bertani itu bukan merendahkan, tapi itulah salah satu fungsi petani dalam masyarakat dalam menyediakan bahan baku untuk makan kebutuhan masyarakat umum. “Tanpa petani,  orang yang berprofesi lainnya seperti pegawai, pedagang dan lainya tidak akan bisa makan. Tapi petani itu bukan melekat pada diri kita, melainkan hanya sebuah pekerjaan. Saya pun bisa jadi petani. Karena saya juga punya kambing 20 lebih dari yang sebelumnya hanya 6 ekor,” pungkas mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulungan ini. (ida/fly)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 10:26

SOA Penerbangan Orang dan Barang Daerah Batal

MALINAU - Masyarakat daerah pedalaman dan perbatasan yang ada di wilayah Kabupaten Malinau dipastikan…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:18

Seluruh Personel Dituntut Pertajam Intelejen

MALINAU – Anggota Kepolisian Resor (Polres) Malinau dituntut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:09

Puncak Arus Balik, Pesawat ke Malinau Terisi Penuh

MALINAU - Penerbangan regular atau berjadwal di Malinau dilayani tiga maskapai, yaitu Wings Air, Xpress…

Sabtu, 23 Juni 2018 09:59

Sudah 3.250 Orang Naik Kapal Cepat

MALINAU - Penumpang mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi yang menggunakan transportasi…

Sabtu, 23 Juni 2018 09:56

3250 Orang Naik Kapal Cepat

MALINAU - Penumpang mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi yang menggunakan transportasi…

Jumat, 22 Juni 2018 11:12

Kehadiran Pegawai Mencapai 95 Persen

MALINAU - Tingkat kehadiran pegawai setelah liburan dan cuti bersama menyambut Idul Fitri 1439 Hijriah/2018…

Jumat, 22 Juni 2018 11:01

Hasil Langsung Dilaporkan ke Menpan-RB

MALINAU – Untuk memastikan kehadiran para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Kamis, 21 Juni 2018 14:22

Batas Negara Segera Ditinjau Kembali

RADAR NUNUKAN Batas Negara Segera Ditinjau Kembali NUNUKAN – Garis perbatasan di Kabupaten Nunukan,…

Kamis, 21 Juni 2018 14:09

Dorong Kemampuan Anggota Kelola Koperasi

MALINAU - Dasar dilakukannya pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan pengawasn koperasi, tidak lain…

Kamis, 21 Juni 2018 14:04

Semua Harus Tersentuh Pembangunan

  MALINAU – Program pembangunan Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang dilaksanakan oleh Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .