MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Mei 2017 09:38
Tarakan Dinilai Memiliki Pengelolaan Retribusi yang Baik

DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Lakukan Studi Banding

ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, Tarakan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua melakukan studi banding di Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (15/5). Dalam studi banding tersebut, anggota DPRD Kabuaten Kepulaun Yapen langsung bertemu Wali Kota Tarakan Sofian Raga yang didampingi beberapa pejabat Pemerintah Tarakan.

Sekertaris Komisi C DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen Amos Tandongan mengatakan, sesuai denga surat keputusan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen maka pihaknya melaksanakan sutdi banding. Studi bandung tersebut dilaksanakan di beberapa daerah yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Lombok Selatan dan Kota Tarakan. “Karena dari informasi yang ada, bahwa selama ini Kota Tarakan punya pengelolaan retribusi yang baik,” ujarnya. 

Pihaknya diutus oleh pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen datang ke Tarakan untuk melihat  dan mempelajari tentang retribusi yang dilaksanakan di Tarakan. Selain itu juga dipihaknya juga mempelajari pelaksanaan retribusi-retribusi lainnya yang ada di Kota Tarakan. “Itulah pertimbangan mengapa kami disuruh datang ke sini,” ujarnya.

Setelah dipelajari semua hal tersebut, maka pihaknya kemudian akan membaca dan memperhatikan terlebih dahulu peraturan-peraturan daerah yang ada di Kabupaten Yepen Provinsi Papua. Dengan demikian maka pihaknya akan mendapatkan gambaran dalam pengambilan keputusan penggunaan hasil studi banding ini.

“Apabila ada peraturan daerah yang nantinya dapat kami rubah, maka akan kami bahas setelah kami kembali ke Kabupaten Yapen,” tuturnya.

Hal tersebut menurutnya karena permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak sama dengan permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Tarakan. Kondisi masyarakat Kota Tarakan menurutnya cukup maju terutama dari penggunaan teknologi. “Sumber daya manusia kami masih terlalu jauh bisa dibandingkan SDM di Tarakan,” tuturnya.

Selain itu jumlah perusahan dan industri yang ada di Tarakan menuriut sudah cukup banyak. Berbeda dengan kondisi di Kabupetan kepulauan Yapen  hany terdapat 1 perusahaan kayu dan selebihnya merupakan perusahan/industri rumah tangga. Penduduk Kabupaten Kepulauan Yapen yang berjumlah sekitar 150 ribu jiwa  mayoritas  berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Bantuan kepada daerah kami lebih banyak yang merupakan bantuan dari pusat, dana bagi hasil dari Provinsi Papua, dan dana otonomi khusus seperti yang diberikan kepada daerah Jogjakarta dan Aceh,” ujarnya.

“Pekerjaan masyarakat kami lebih banyak sebagai petani dan nelayan,” ujarnya.

Wali Kota Tarakan Sofian Raga mengatakan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kepulaun Yapen tersebut bertujuan untuk saling memberikan informasi terkait pelaksanaan pengembangan dan pembangunan yand ada di daerah masing-masing. Sehingga pemerintah kota Tarakan dan DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen saling bertukar informasi terkait beberapa hal.

“Kami menyampaikan apa saja yang dilakukan disini dan mereka menyampaikn kondisi dan informasi disana terutama berkaitan dengan penataan kota,” ujarnya.

Selain penataan kota, dibahas juga informasi yang berkaitan dengan pengelolan pendapatan asli daerah. Sehingga dari pertemuan tersebut, informasi yang telah diberikan masing-masng pihak bisa ditindaklanjutin di daerah masing-masing

“Kami bisa saling memberikan inforamasi hal apa yang dapat ditindaklanjutin disini,  dimanfaatkan untuk bisa dijadikan sebuah masukan. Demikian juga apa yang dilakukan di Tarakan, dapat juga mereka lakukan,” tuturnya. (*/jhn/udn)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .