MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Mei 2017 09:38
Tarakan Dinilai Memiliki Pengelolaan Retribusi yang Baik

DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Lakukan Studi Banding

ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, Tarakan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua melakukan studi banding di Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (15/5). Dalam studi banding tersebut, anggota DPRD Kabuaten Kepulaun Yapen langsung bertemu Wali Kota Tarakan Sofian Raga yang didampingi beberapa pejabat Pemerintah Tarakan.

Sekertaris Komisi C DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen Amos Tandongan mengatakan, sesuai denga surat keputusan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen maka pihaknya melaksanakan sutdi banding. Studi bandung tersebut dilaksanakan di beberapa daerah yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Lombok Selatan dan Kota Tarakan. “Karena dari informasi yang ada, bahwa selama ini Kota Tarakan punya pengelolaan retribusi yang baik,” ujarnya. 

Pihaknya diutus oleh pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen datang ke Tarakan untuk melihat  dan mempelajari tentang retribusi yang dilaksanakan di Tarakan. Selain itu juga dipihaknya juga mempelajari pelaksanaan retribusi-retribusi lainnya yang ada di Kota Tarakan. “Itulah pertimbangan mengapa kami disuruh datang ke sini,” ujarnya.

Setelah dipelajari semua hal tersebut, maka pihaknya kemudian akan membaca dan memperhatikan terlebih dahulu peraturan-peraturan daerah yang ada di Kabupaten Yepen Provinsi Papua. Dengan demikian maka pihaknya akan mendapatkan gambaran dalam pengambilan keputusan penggunaan hasil studi banding ini.

“Apabila ada peraturan daerah yang nantinya dapat kami rubah, maka akan kami bahas setelah kami kembali ke Kabupaten Yapen,” tuturnya.

Hal tersebut menurutnya karena permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak sama dengan permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Tarakan. Kondisi masyarakat Kota Tarakan menurutnya cukup maju terutama dari penggunaan teknologi. “Sumber daya manusia kami masih terlalu jauh bisa dibandingkan SDM di Tarakan,” tuturnya.

Selain itu jumlah perusahan dan industri yang ada di Tarakan menuriut sudah cukup banyak. Berbeda dengan kondisi di Kabupetan kepulauan Yapen  hany terdapat 1 perusahaan kayu dan selebihnya merupakan perusahan/industri rumah tangga. Penduduk Kabupaten Kepulauan Yapen yang berjumlah sekitar 150 ribu jiwa  mayoritas  berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Bantuan kepada daerah kami lebih banyak yang merupakan bantuan dari pusat, dana bagi hasil dari Provinsi Papua, dan dana otonomi khusus seperti yang diberikan kepada daerah Jogjakarta dan Aceh,” ujarnya.

“Pekerjaan masyarakat kami lebih banyak sebagai petani dan nelayan,” ujarnya.

Wali Kota Tarakan Sofian Raga mengatakan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kepulaun Yapen tersebut bertujuan untuk saling memberikan informasi terkait pelaksanaan pengembangan dan pembangunan yand ada di daerah masing-masing. Sehingga pemerintah kota Tarakan dan DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen saling bertukar informasi terkait beberapa hal.

“Kami menyampaikan apa saja yang dilakukan disini dan mereka menyampaikn kondisi dan informasi disana terutama berkaitan dengan penataan kota,” ujarnya.

Selain penataan kota, dibahas juga informasi yang berkaitan dengan pengelolan pendapatan asli daerah. Sehingga dari pertemuan tersebut, informasi yang telah diberikan masing-masng pihak bisa ditindaklanjutin di daerah masing-masing

“Kami bisa saling memberikan inforamasi hal apa yang dapat ditindaklanjutin disini,  dimanfaatkan untuk bisa dijadikan sebuah masukan. Demikian juga apa yang dilakukan di Tarakan, dapat juga mereka lakukan,” tuturnya. (*/jhn/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 11:27

Baru Tiga Tahun Sudah Rusak

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif…

Sabtu, 18 November 2017 11:25

Terlalu Memilih Pekerjaan, Kesempatan Terbuang

TARAKAN – Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan mengungkap serapan tenaga kerja selama…

Sabtu, 18 November 2017 11:22

WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur

TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan…

Sabtu, 18 November 2017 11:11

Dua Hari, Tiga Korban Tewas di Jalan

TARAKAN - Nahas, sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1680 RE yang dikemudikan Muhammad…

Sabtu, 18 November 2017 11:10

Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar

TARAKAN - Sentra indusri kecil dan menengah saat ini tengah dibangun di Jalan Hake Babu dengan luas…

Sabtu, 18 November 2017 11:08

Reklame Mendominasi Perizinan

TARAKAN – Sejak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tarakan menjadi Dinas Penanaman Modal,…

Sabtu, 18 November 2017 11:04

Dua Jembatan di Dua Gang Rusak

TARAKAN - Ketua RT 2, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Ihsan mengatakan, terdapat dua titik jembatan yang…

Sabtu, 18 November 2017 11:03

Pedagang Berburu Uang Kecil

Tarakan-Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan,  pendistibusian uang baru terus dilakukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:59

Genset Rp 2,9 Juta ‘Diembat’ Paman

TARAKAN – Entah apa yang ada di benak TC (nama diinsialkan), pelaku pencuri genset keponakan sendiri.…

Jumat, 17 November 2017 12:24

JANJI YA...!! Mulai Desember Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – Persoalan listrik di Bumi Paguntaka memang belum berakhir. Kekurangan pasokan gas masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .