MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Mei 2017 09:38
Tarakan Dinilai Memiliki Pengelolaan Retribusi yang Baik

DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen Lakukan Studi Banding

ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, Tarakan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua melakukan studi banding di Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (15/5). Dalam studi banding tersebut, anggota DPRD Kabuaten Kepulaun Yapen langsung bertemu Wali Kota Tarakan Sofian Raga yang didampingi beberapa pejabat Pemerintah Tarakan.

Sekertaris Komisi C DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen Amos Tandongan mengatakan, sesuai denga surat keputusan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen maka pihaknya melaksanakan sutdi banding. Studi bandung tersebut dilaksanakan di beberapa daerah yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Lombok Selatan dan Kota Tarakan. “Karena dari informasi yang ada, bahwa selama ini Kota Tarakan punya pengelolaan retribusi yang baik,” ujarnya. 

Pihaknya diutus oleh pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Yepen datang ke Tarakan untuk melihat  dan mempelajari tentang retribusi yang dilaksanakan di Tarakan. Selain itu juga dipihaknya juga mempelajari pelaksanaan retribusi-retribusi lainnya yang ada di Kota Tarakan. “Itulah pertimbangan mengapa kami disuruh datang ke sini,” ujarnya.

Setelah dipelajari semua hal tersebut, maka pihaknya kemudian akan membaca dan memperhatikan terlebih dahulu peraturan-peraturan daerah yang ada di Kabupaten Yepen Provinsi Papua. Dengan demikian maka pihaknya akan mendapatkan gambaran dalam pengambilan keputusan penggunaan hasil studi banding ini.

“Apabila ada peraturan daerah yang nantinya dapat kami rubah, maka akan kami bahas setelah kami kembali ke Kabupaten Yapen,” tuturnya.

Hal tersebut menurutnya karena permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak sama dengan permasalahan dan kondisi masyarakat yang ada di Tarakan. Kondisi masyarakat Kota Tarakan menurutnya cukup maju terutama dari penggunaan teknologi. “Sumber daya manusia kami masih terlalu jauh bisa dibandingkan SDM di Tarakan,” tuturnya.

Selain itu jumlah perusahan dan industri yang ada di Tarakan menuriut sudah cukup banyak. Berbeda dengan kondisi di Kabupetan kepulauan Yapen  hany terdapat 1 perusahaan kayu dan selebihnya merupakan perusahan/industri rumah tangga. Penduduk Kabupaten Kepulauan Yapen yang berjumlah sekitar 150 ribu jiwa  mayoritas  berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Bantuan kepada daerah kami lebih banyak yang merupakan bantuan dari pusat, dana bagi hasil dari Provinsi Papua, dan dana otonomi khusus seperti yang diberikan kepada daerah Jogjakarta dan Aceh,” ujarnya.

“Pekerjaan masyarakat kami lebih banyak sebagai petani dan nelayan,” ujarnya.

Wali Kota Tarakan Sofian Raga mengatakan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kepulaun Yapen tersebut bertujuan untuk saling memberikan informasi terkait pelaksanaan pengembangan dan pembangunan yand ada di daerah masing-masing. Sehingga pemerintah kota Tarakan dan DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen saling bertukar informasi terkait beberapa hal.

“Kami menyampaikan apa saja yang dilakukan disini dan mereka menyampaikn kondisi dan informasi disana terutama berkaitan dengan penataan kota,” ujarnya.

Selain penataan kota, dibahas juga informasi yang berkaitan dengan pengelolan pendapatan asli daerah. Sehingga dari pertemuan tersebut, informasi yang telah diberikan masing-masng pihak bisa ditindaklanjutin di daerah masing-masing

“Kami bisa saling memberikan inforamasi hal apa yang dapat ditindaklanjutin disini,  dimanfaatkan untuk bisa dijadikan sebuah masukan. Demikian juga apa yang dilakukan di Tarakan, dapat juga mereka lakukan,” tuturnya. (*/jhn/udn)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .