MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Mei 2017 09:25
Dilanda Banjir Besar, Warga Krayan Waspada

Satu Pelajar Sempat Terbawa Arus

TERENDAM: Selama 2017, banjir telah terjadi di Krayan dua kali. Banjir yang terjadi Senin (15/5) dikatakan banjir terparah. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Curah hujan tinggi di Krayan membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap. Akibatnya, Krayan kembali direndam banjir hingga beberapa desa dan membuat sejumlah akses terputus. Setelah banjir pada Kamis (6/4) lalu, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi kembali merendam empat kecamatan. Di antaranya Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan, karena jalan penghubung antar kecamatan, yakni jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Banjir kali ini yang terbesar. Ketinggian air mencapai dua meter dan ketinggian air semakin meningkat. Sehingga, masyarakat harus waspada,” ujar Helmi kepada Radar Nunukan Selasa, (16/5).

Dijelaskan, dampak dari banjir yang terjadi tentunya membuat aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah dan aktivitas pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

“Sawah, kebun, jembatan dan jalan terendam banjir. Beberapa ruas jalan utama turut hancur karena musim hujan sejak akhir tahun 2016 yang lalu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Apabila banjir terus berlanjut dipastikan siswa dan guru di Krayan tidak dapat melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Selain itu, beberapa desa tidak dapat mengakses beberapa tempat yang menyediakan dan menjual kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). “Masyarakat sekitar Long Bawan yang berada di seberang Long Bawan tidak dapat menjangkau Puskesmas Long Bawan apabila ada kondisi darurat untuk berobat,” tambahnya.

Di tengah musibah itu, tim terpadu dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), (Kementerian Luar Nnegeri (Kemenlu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Direktur Tipografi Angkatan Darat (Dittopad), BIG, Kodam VI/Mulawarman, Kodim 0911/Nunukan juga sudah sampai di Krayan untuk melakukan verifikasi patok batas negara yang hilang di Krayan. Akibatnya, tim tersebut harus mengalami kendala menuju lokasi karena banjir.

“Diperkirakan besok tim terpadu menyeberang Sungai Pa Bawan menuju ruas jalan Long Midang dengan menggunakan perahu darurat yang ada,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi I Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan segera melakukan tindakan atas banjir yang merendam Krayan.

“Jangan seperti banjir sebelumnya, pemerintah tidak turun melihat musibah di Krayan. Transportasi saat inikan sudah lancar apalagi yang menjadi kendala untuk ke Krayan?,” tanya politisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Dikarenakan, dari informasi yang ia terima satu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Krayan sempat terseret arus akibat banjir. Beruntung, nyawa pelajar tersebut berhasil diselamatkan. Saat ini korban masih dirawat di Puskesmas setempat.

“Karena jalan menuju sekolah melewati sungai. Pelajar tersebut sempat lemas karena derasnya banjir. Sebelumnya, kami sudah berharap dari Pemkab adanya bantuan perahu sebagai transportasi pelajar jika terjadi banjir. Namun, itu tidak direalisasikan Pemkab Nunukan,” jelasnya.   (akz/eza)


BACA JUGA

Senin, 21 Mei 2018 12:19

Ditinggal Kerja, Rumah Dilahap Api

NUNUKAN – Rumah salah seoang warga di Jalan Membunut, Nunukan Selatan ludes dilahap sijago merah…

Senin, 21 Mei 2018 12:15

Lima Bulan, 1.000 BMI Dihalau

NUNUKAN – Sejak awal Januari hingga Mei setiap pekan tepatnya hari Kamis pemerintah Malaysia selalu…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .