MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 17 Mei 2017 09:25
Dilanda Banjir Besar, Warga Krayan Waspada

Satu Pelajar Sempat Terbawa Arus

TERENDAM: Selama 2017, banjir telah terjadi di Krayan dua kali. Banjir yang terjadi Senin (15/5) dikatakan banjir terparah. HELMI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Curah hujan tinggi di Krayan membuat hulu Sungai Pa Lutut dan Sungai Pa Bawan meluap. Akibatnya, Krayan kembali direndam banjir hingga beberapa desa dan membuat sejumlah akses terputus. Setelah banjir pada Kamis (6/4) lalu, banjir kali ini merupakan banjir terbesar dibanding banjir yang terjadi tahun sebelumnya.

Camat Krayan, Helmi Pudaaslikar mengatakan, banjir yang terjadi kembali merendam empat kecamatan. Di antaranya Kecamatan Krayan, Krayan Barat, Krayan Timur dan Krayan Selatan. Alhasil, masyarakat kembali kesulitan, karena jalan penghubung antar kecamatan, yakni jembatan direndam hingga ketinggian dua meter.

“Banjir kali ini yang terbesar. Ketinggian air mencapai dua meter dan ketinggian air semakin meningkat. Sehingga, masyarakat harus waspada,” ujar Helmi kepada Radar Nunukan Selasa, (16/5).

Dijelaskan, dampak dari banjir yang terjadi tentunya membuat aktivitas warga Krayan terhambat. Mulai dari pelayanan pemerintah dan aktivitas pendidikan. Serta, ruas jalan Krayan yang didominasi jalan tanah pastinya sulit dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

“Sawah, kebun, jembatan dan jalan terendam banjir. Beberapa ruas jalan utama turut hancur karena musim hujan sejak akhir tahun 2016 yang lalu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Apabila banjir terus berlanjut dipastikan siswa dan guru di Krayan tidak dapat melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Selain itu, beberapa desa tidak dapat mengakses beberapa tempat yang menyediakan dan menjual kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako). “Masyarakat sekitar Long Bawan yang berada di seberang Long Bawan tidak dapat menjangkau Puskesmas Long Bawan apabila ada kondisi darurat untuk berobat,” tambahnya.

Di tengah musibah itu, tim terpadu dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), (Kementerian Luar Nnegeri (Kemenlu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Direktur Tipografi Angkatan Darat (Dittopad), BIG, Kodam VI/Mulawarman, Kodim 0911/Nunukan juga sudah sampai di Krayan untuk melakukan verifikasi patok batas negara yang hilang di Krayan. Akibatnya, tim tersebut harus mengalami kendala menuju lokasi karena banjir.

“Diperkirakan besok tim terpadu menyeberang Sungai Pa Bawan menuju ruas jalan Long Midang dengan menggunakan perahu darurat yang ada,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi I Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan segera melakukan tindakan atas banjir yang merendam Krayan.

“Jangan seperti banjir sebelumnya, pemerintah tidak turun melihat musibah di Krayan. Transportasi saat inikan sudah lancar apalagi yang menjadi kendala untuk ke Krayan?,” tanya politisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Dikarenakan, dari informasi yang ia terima satu pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Krayan sempat terseret arus akibat banjir. Beruntung, nyawa pelajar tersebut berhasil diselamatkan. Saat ini korban masih dirawat di Puskesmas setempat.

“Karena jalan menuju sekolah melewati sungai. Pelajar tersebut sempat lemas karena derasnya banjir. Sebelumnya, kami sudah berharap dari Pemkab adanya bantuan perahu sebagai transportasi pelajar jika terjadi banjir. Namun, itu tidak direalisasikan Pemkab Nunukan,” jelasnya.   (akz/eza)


BACA JUGA

Selasa, 30 Mei 2017 10:23

Polisi Klaim Praperadilan Salah Alamat

NUNUKAN – Meski sebelumnya sempat tertunda, sidang praperadilan yang diajukan dua tersangka perkara…

Selasa, 30 Mei 2017 10:22

Pemkab Siapkan Dana Rp 200 Juta

NUNUKAN – Dermaga rakyat Jamaker dan Pasar Ikan tradisional ternyata mendapat perhatian khusus…

Selasa, 30 Mei 2017 10:18

Berkah Ramadan Bersama Radar Nunukan

NUNUKAN – Tim Berkah Ramadan Radar Nunukan kembali menyalurkan bantuan kepada mustahik di RT 1…

Senin, 29 Mei 2017 10:20

Hisung, Lansia yang Hidup Sebatang Kara dari Desa Binusan

NUNUKAN – Program Berkah Ramadan bersama Radar Nunukan dimulai Minggu (26/5). Program ini memberikan…

Sabtu, 27 Mei 2017 09:59

Jelang Ramadan, Listrik Biarpet Lagi

NUNUKAN - Kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi listrik mulai terlihat. Sebab, sejak tengah malam,…

Sabtu, 27 Mei 2017 09:56

Bangga Pernah Bertugas di Perbatasan, Banyak Kenangan yang Sulit Dilupakan

Acara malam kenal pamit atau biasa dikenal pisah sambut menjadi hari terakhir Kepala Kepolisian Resor…

Jumat, 26 Mei 2017 10:39

WADUH..!! Staf Desa Lima Bulan Tak Gajian

NUNUKAN – Menyambut bulan suci Ramadan, kebutuhan rumah tangga pasti akan bertambah. Begitu pula…

Jumat, 26 Mei 2017 10:35
Cerita Pelajar Sekolah Tapal Batas di Sebatik

Pergi Sekolah Jalan Kaki Lintasi Perbatasan, Dibekali Ringgit

Tidak seperti di sekolah lain yang ada di Kabupaten Nunukan, jika tiba waktu istirahat, maka para pelajar…

Kamis, 25 Mei 2017 21:31

Pasma Digantikan Kapolres Boalemo

NUNUKAN – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nunukan resmi berganti. AKBP Pasma Royce, SIK yang…

Kamis, 25 Mei 2017 21:29

Penyaluran Rastra Dikeluhkan

NUNUKAN – Penyaluran beras sejahtera (rastra) yang sebelumnya disebut beras miskin (raskin) 2017…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .