MANAGED BY:
MINGGU
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Mei 2017 12:35
Listrik Padam Tanpa Jadwal

Empat Mesin PLTD Dikebut

DIKEBUT: Empat mesin PLTD yang akan digunakan segera untuk mengakomodir krisis listrik karena kekurangan gas yang disuplai PT Pertamina EP Bunyu dan pasokan listrik dari PT Idec. AHMAD SYARIF/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemadaman listrik kembali terjadi di Bumi Paguntaka. Berkurangnya pasokan gas dari PT Pertamina EP Bunyu Field dan berkurangnya tambahan daya listrik dari PT Idec ditengarai menjadi penyebab warga Tarakan harus kembali merasakan krisis listrik.

Salah seorang warga Pasir Putih, Umar mengatakan sejak beberapa hari yang lalu mereka kembali menikmati pemadaman listrik yang tidak berjadwal. “Sejak dua hari yang lalu matinya tidak menentu,” tutur Umar.

Tak hanya itu, warga Juata Laut Ade juga mengeluhkan hal yang sama, sebab dia harus menunda pekerjaannya akibat pemadaman listrik. “Saya saja kaget. Hampir tiap hari dalam seminggu terakhir ini listrik seringkali mati,” ujarnya.

Jadwal pemadaman listrik yang entah dari mana asalnya, telah beredar di sejumlah media sosial. Jadwal tersebut menyebar cepat dan menjadi patokan masyarakat untuk mengetahui jadwal listrik padam di daerahnya.

“Padahal di situ tidak tertulis jadwalnya daerah Karang Anyar Pantai, tapi kok disini mati juga,” ujar Heni, salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Karang Anyar Pantai.

Kemarin, pemadaman juga terjadi di beberapa wilayah Kelurahan Pamusian dan Karang Anyar. Durasi pemadaman terjadi cukup lama, mulai sekitar pukul 10 pagi dan baru kembali menyala sekitar pukul 4 sore.

Humas PT Pertamina EP Bunyu, Wahyu Pribadi Utomo membenarkan terjadinya penurunan pasokan gas dari PT Pertamina Bunyu. Yang memang diakuinya tidak bisa diprediksikan kondisinya, sebab semua bertumpu pada kondisi bawah perut bumi.

“Yang pasti kami ada penurunan pasokan gas. Dan itu dilihat dari kondisi bawah tanah yang memang sulit untuk diprediksikan,” jelas Wahyu, kepada Radar Tarakan, kemarin.

Dikatakan Wahyu, terjadinya penurunan pasokan gas itu terjadi sejak Selasa (9/5) lalu, karena pada hari Senin (8/5), pasokan gas yang disuplai masih mencapai 5 MMSCFD.  “Dan itu masih diatas kesepakatan kami dengan PLN yang berjumlah 4 MMSCFD,” tuturnya.

Yang pasti, lanjut Wahyu, pihak Pertamina Bunyu masih terus berupaya dalam waktu 24 jam untuk mencari cadangan gas yang baru lagi. “Angka pasokan gas masih fluktuatif atau naik turun sampai saat ini,” kata Wahyu.

Asisten Manager Perencanaan, PT PLN (Persero), ULK Tarakan, Aris Hermawan menambahkan, suplai  gas yang masuk ke PLN dari PT Pertamina EP Bunyu mengalami penurunan dari yang biasanya. “Selain itu mesin milik PT Idec juga sedang lepas sinkron dengan kami (PLN),” jelas Aris.

Dikatakan Aris, baik dari Idec maupun Pertamina Bunyu juga berusaha untuk menormalkan kembali baik tambahan pasokan listrik  dan gas.

“Idec juga berusaha untuk menormalkan kembali. Karena dari rapat koordinasi sebelumnya mereka tidak ada rencana melakukan pemeliharaan maupun shut down, kecuali kondisinya memang mengharuskan seperti itu,” tuturnya.

Selain itu, solusi lain yang akan ditempuh oleh PLN yakni, mereka berusaha untuk menyegerakan agar mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang sebelumnya akan digunakan sebelum Ramadan, akan  digunakan dalam waktu dekat.

“Total mesin ada 6 unit. Yang dikontrak ada 4 unit. Dan dua lagi digunakan untuk mem-backup jika terdapat masalah pada mesin yang 4 unit,” katanya.

Ketika nantinya 4 mesin tersebut difungsikan, lanjut Aris, belum tentu dapat menutup kebutuhan listrik karena kekurangan yang dibutuhkan.

“Tergantung kekurangannya. Kalau kekurangan sekitar 5 MW maka tetap akan kurang. Semoga ke depannya kondisi pasokan gas tetap dalam kondisi normal,” harapnya.

Dari total keseluruhan pembangkit listrik, sekitar 62 persennya PLN masih menggunakan gas. “Maka dari itu dengan berfungsinya mesin PLTD ini, nantinya kebutuhan akan gas menjadi semakin kecil,” jelas Aris.

Terkait jadwal pemadaman, Aris menegaskan PLN belum resmi mengeluarkan jadwal pemadaman.  “Malah belum tahu kalau ada jadwal tersebut. Kami sudah menyiapkan, tetapi seharusnya kami sampaikan kepada media lewat rilis resmi,” ujarnya. 

Kalaupun hingga saat ini ada yang menyampaikan lewat media lain sebelum dirilis resmi oleh PLN, maka pihaknya tidak dapat bertanggungjawab dari sisi keabsahannya.  “Tetapi kami akan sampaikan setelah waktunya memang betul-betul sudah tepat,” ungkap Aris. 

Aris menambahkan, PLN menyampaikan permohonan maaf khususnya kepada masyarakat Tarakan karena terjadinya pemadaman. Sebab dengan kondisi seperti ini, PLN terpaksa melakukan pengurangan listrik pelanggan.

“Tetapi kami tetap mengupayakan kemampuan kami dari segi penambahan mesin PLTD yang sekarang sedang dalam posisi instalasi. Sehingga harapannya yang kemarin kami katakan akan dapat berfungsi sebelum puasa kami usahakan dipercepat agar dalam beberapa hari ini sudah dapat dioperasikan,” harapnya. (*/asf/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 10:21

Pajak Bioskop ‘Mencekik’, XXI Pikir-pikir Masuk ke Tarakan

TARAKAN – Kabar akan dioperasikannya Grand Tarakan Mall (GTM) memang begitu ditunggu-tunggu. Pengelola…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:18

STQ Kaltara Panen Kritik dan Pujian

TARAKAN  – Tadi malam Seleksi Tilawah Quran (STQ) XXIV Nasional resmi ditutup oleh Wakil…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:15

Minim Persiapan, Vendor Mundur di ‘Menit’ Terakhir

PELAKSANAAN Seleksi Tilawah Quran (STQ) memang menuai banyak kritik, sebab pergelaran event dua tahunan…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:12

Siap-Siap, Kaltara Punya Kuota 3 Kursi DPR RI

TARAKAN – Akhirnya, pengesahan Undang-Undang (UU) Pemilihan Umum (Pemilu) sudah dilakukan. Meskipun…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:10

Berawal dari Rekomendasi Peneliti Unmul Samarinda

Potensi hutan Kalimantan memang banyak ditumbuh-tumbuhi berbagai macam tumbuhan yang memiliki sejuta…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:06

2107, 4 Kali Sita dan 8 Kali Blokir Rekening

TARAKAN – Direktorat Jenderal Pajak pada Kementerian Keuangan Republik Indonesia terus berusaha…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:04

DPRD Masih Menunggu Surat dari Gubernur

TARAKAN – Usai memproses pergantian terhadap Alm. Freddy Layuk Allo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Sabtu, 22 Juli 2017 10:01

Masih Butuh 110 Ribu Blangko E-KTP

TARAKAN- Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-ktp) yang dibutuhkan untuk mencetak ktp baru sampai…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:59

Anak Tidak Boleh Terabaikan, Keinginan Sekolah Harus Dituruti

TARAKAN- Tahun ajaran baru yang telah memasuki pekan kedua ini masih saja menyinggung masalah Penerimaan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:56

Inginkan Wadah untuk Anak Muda

TARAKAN – Dengan jumlah warga sekitar 150 kepala keluarga (KK) membuat warga RT 2, Kelurahan Mamburungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .