MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Mei 2017 12:24
Tiga Channel MNC Group Menghilang

Diduga Persoalan Hak Siar Jadi Sebab

TAK TAYANG: Salah satu program sinetron yang ditayangkan RCTI (MNC Group) dipertanyakan warga pelanggan setia jaringan TV kabel di Tarakan yang tak lagi tayang sejak 1 Mei 2017 lalu. AHMAD SYARIF/ RADAR TARAKAN1

PROKAL.CO, TARAKAN- Diperkirakan sejak awal Mei, tiga channel televisi (TV) nasional milik MNC Group yang tersiar melalui pemcar jaringan siaran TV Kabel di Tarakan menghilang. Tak sedikit warga yang mempertanyakan penyebab tiga chanel yakni MNC TV, RCTI, Global TV tersebut tidak tayang.

Abi, salah seorang pelanggan TV kabel misalnya. Ia menjelaskan,  dirinya memang baru menyadari hal tersebut beberapa hari belakangan ini tidak ada siaran televisi milik MNC Grup.

“Saya juga heran kenapa RCTI dan MNC TV bisa hilang tiba-tiba,” tutur Abi.

Hal yang sama dialami oleh warga Beringin, Ani yang juga merasakan hal yang sama. Dirinya tidak tahu apa penyebab dari hilangnya beberapa program TV yang merupakan program favoritnya tersebut.

“Saya biasa nonton beberapa program pagi, tapi kok sekarang udah nggak bisa lagi menonton programnya karena channel-nya nggak ada,” ujar Ani.

Terpisah, Local Operator (LO) TV Kabel, PT Surya Paguntaka, Sofyan membenarkan jika MNC Group menarik diri dari siaran TV kabel.

“Sampai saat ini saya belum tahu apa alasan dari MNC Group untuk menarik siaran televisi mereka dari TV Kabel,” ujar Sofyan.  

Dijelaskan Sofyan, dirinya masih belum tahu benar apa alasan MNC Group untuk menarik siaran mereka dari TV kabel. Namun ia sempat mendengar bahwa ditariknya MNC Group dari TV Kabel disebabkan karena kontrak hak siaran yang dianggap tak sesuai.

“Ada juga yang bilang karena faktor politik. Tetapi itu masih simpang siur,” tuturnya.

Dikatakan Sofyan, tidak adanya siaran dari MNC Group tersebut sudah terjadi semenjak awal bulan Mei lalu.

“Sejak tanggal 1 Mei kemarin sudah tidak ada,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, sampai saat ini dirinya masih belum ada kabar apakah MNC Group akan menyiarkan kembali siaran TV mereka di TV kabel.

“Kami belum tahu sampai kapan, tergantung MNC Group,” ujarnya.

Mengenai jumlah channel, lanjut Sofyan, di LO yang mereka kelola, tetap ada 40 channel yang diisi dengan channel yang sudah diseleksi dan pilih lagi dari semua channel yang ada. 

“Seperti ada juga wacana yang ingin memasukkan lagi salah satu televisi Malaysia, tetapi itu masih dalam tahap penjajakan. Karena kami masih belum mengantongi kontrak hak siar dari TV 3 dari malaysia tersebut,” lanjutnya.

Mengenai kontrak hak siar, Sofyan mengatakan, untuk Wilayah Tarakan Barat telah diurus oleh PT Surya Paguntaka. Dan untuk di kecamatan lainnya sudah ada pemilik TV kabel masing-masing.

“Status saya adalah LO. Dan kami semua yang ada di bawah PT Surya Paguntaka ada total 15 LO dan kami hanya menangani TV kabel yang ada di Tarakan Barat saja,” ungkap Sofyan.

 Sofyan menambahkan, sebenarnya telah diurus oleh perusahaan, dan LO hanya mengikuti kesepakatan yang dibuat bersama.

“Sebelumnya memang LO harus menyepakati beberapa channel saja yang akan kami masukkan di jaringan TV kabel,” pungkasnya.

Kontributor TV MNC perwakilan Kaltara, Usman Coddang yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltara mengungkap, pihaknya belum bisa memberikan statment terkait hal tersebut. “Karena kewenangan menjawab bukan di kami. Kami adalah pekerja media, yang memiliki tupoksi adalah manajemen MNC Group,” urainya.

Menyinggung persoalan hak siar, Usman Coddang tak bisa membenarkan hal tersebut karena pihaknya juga belum mendapatkan informasi secara resmi dari manajemen MNC Group. (*/asf/zia)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 12:46

Gantung Sarung Karena Kebutuhan Ekonomi

TAHUN 1994 merupakan tahun yang membahagiakan bagi Saiful, karena saat itu ia resmi memperistri pujaan…

Senin, 20 November 2017 12:43

Merasa Putus Asa, Sang Ibu Mengiba di Akun Facebook

Di usianya yang masih belia, Andini Rahmawati menghadapi cobaan berat. Selain menderita gondok beracun…

Senin, 20 November 2017 12:41

Warga Sangsi dengan Aksi Bunuh Diri AP

TARAKAN – Warga di Jalan Swarga RT 03 Nomor 67 Kelurahan Karang Balik mendadak heboh, pagi kemarin…

Senin, 20 November 2017 12:36

MAF Diminta Berubah Jadi Niaga

TARAKAN –  Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan…

Senin, 20 November 2017 12:31

Bandara Potensi Dilirik Angkasa Pura

TARAKAN – Untuk mengalihkan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah berencana…

Senin, 20 November 2017 12:28

PKH Terakhir Disalurkan November

TARAKAN – Rencananya penyaluran bantuan sosial non tunai tahap keempat atau terakhir dituntaskan…

Senin, 20 November 2017 12:26

Dari 3 Undangan Balon Independen, Hanya Satu yang Hadir

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan telah mengeluarkan tiga undang untuk bakal…

Senin, 20 November 2017 12:23

Tiga Titik Jembatan Diprioritaskan

TARAKAN – Banyak yang dikeluhkan warga RT 15, Kelurahan Juata Laut. Namun karena lingkungannya…

Senin, 20 November 2017 10:07

Ditodong Laras Panjang, Speedboat Raib

TARAKAN – HM perlahan menghentikan laju speedboatnya yang mengarah ke Mangkudulis, Kabupaten Bulungan,…

Senin, 20 November 2017 10:05

Investasi PLTU Ditunda

TARAKAN – PT Adani Global sempat menyatakan keinginan berinvestasi membangun Pembangkit Listrik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .