MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 16 Mei 2017 12:24
Tiga Channel MNC Group Menghilang

Diduga Persoalan Hak Siar Jadi Sebab

TAK TAYANG: Salah satu program sinetron yang ditayangkan RCTI (MNC Group) dipertanyakan warga pelanggan setia jaringan TV kabel di Tarakan yang tak lagi tayang sejak 1 Mei 2017 lalu. AHMAD SYARIF/ RADAR TARAKAN1

PROKAL.CO, TARAKAN- Diperkirakan sejak awal Mei, tiga channel televisi (TV) nasional milik MNC Group yang tersiar melalui pemcar jaringan siaran TV Kabel di Tarakan menghilang. Tak sedikit warga yang mempertanyakan penyebab tiga chanel yakni MNC TV, RCTI, Global TV tersebut tidak tayang.

Abi, salah seorang pelanggan TV kabel misalnya. Ia menjelaskan,  dirinya memang baru menyadari hal tersebut beberapa hari belakangan ini tidak ada siaran televisi milik MNC Grup.

“Saya juga heran kenapa RCTI dan MNC TV bisa hilang tiba-tiba,” tutur Abi.

Hal yang sama dialami oleh warga Beringin, Ani yang juga merasakan hal yang sama. Dirinya tidak tahu apa penyebab dari hilangnya beberapa program TV yang merupakan program favoritnya tersebut.

“Saya biasa nonton beberapa program pagi, tapi kok sekarang udah nggak bisa lagi menonton programnya karena channel-nya nggak ada,” ujar Ani.

Terpisah, Local Operator (LO) TV Kabel, PT Surya Paguntaka, Sofyan membenarkan jika MNC Group menarik diri dari siaran TV kabel.

“Sampai saat ini saya belum tahu apa alasan dari MNC Group untuk menarik siaran televisi mereka dari TV Kabel,” ujar Sofyan.  

Dijelaskan Sofyan, dirinya masih belum tahu benar apa alasan MNC Group untuk menarik siaran mereka dari TV kabel. Namun ia sempat mendengar bahwa ditariknya MNC Group dari TV Kabel disebabkan karena kontrak hak siaran yang dianggap tak sesuai.

“Ada juga yang bilang karena faktor politik. Tetapi itu masih simpang siur,” tuturnya.

Dikatakan Sofyan, tidak adanya siaran dari MNC Group tersebut sudah terjadi semenjak awal bulan Mei lalu.

“Sejak tanggal 1 Mei kemarin sudah tidak ada,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, sampai saat ini dirinya masih belum ada kabar apakah MNC Group akan menyiarkan kembali siaran TV mereka di TV kabel.

“Kami belum tahu sampai kapan, tergantung MNC Group,” ujarnya.

Mengenai jumlah channel, lanjut Sofyan, di LO yang mereka kelola, tetap ada 40 channel yang diisi dengan channel yang sudah diseleksi dan pilih lagi dari semua channel yang ada. 

“Seperti ada juga wacana yang ingin memasukkan lagi salah satu televisi Malaysia, tetapi itu masih dalam tahap penjajakan. Karena kami masih belum mengantongi kontrak hak siar dari TV 3 dari malaysia tersebut,” lanjutnya.

Mengenai kontrak hak siar, Sofyan mengatakan, untuk Wilayah Tarakan Barat telah diurus oleh PT Surya Paguntaka. Dan untuk di kecamatan lainnya sudah ada pemilik TV kabel masing-masing.

“Status saya adalah LO. Dan kami semua yang ada di bawah PT Surya Paguntaka ada total 15 LO dan kami hanya menangani TV kabel yang ada di Tarakan Barat saja,” ungkap Sofyan.

 Sofyan menambahkan, sebenarnya telah diurus oleh perusahaan, dan LO hanya mengikuti kesepakatan yang dibuat bersama.

“Sebelumnya memang LO harus menyepakati beberapa channel saja yang akan kami masukkan di jaringan TV kabel,” pungkasnya.

Kontributor TV MNC perwakilan Kaltara, Usman Coddang yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltara mengungkap, pihaknya belum bisa memberikan statment terkait hal tersebut. “Karena kewenangan menjawab bukan di kami. Kami adalah pekerja media, yang memiliki tupoksi adalah manajemen MNC Group,” urainya.

Menyinggung persoalan hak siar, Usman Coddang tak bisa membenarkan hal tersebut karena pihaknya juga belum mendapatkan informasi secara resmi dari manajemen MNC Group. (*/asf/zia)

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .