MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 11 Mei 2017 22:23
ALAMAK..!! Tugas Perdana, Kepala Dinas Ditampar Pengusaha
FOTO; ILUSTRASI/ JPNN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Entah, mimpi apa Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan Abdi Jauhari semalam. Baru bertugas di jabatan barunya pasca dilantik pekan lalu langsung mendapat musibah. Kejadian yang dialami ini cukup menghebohkan petugas dan penumpang di Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan, Rabu (10/5).

Sebab, saat melakukan kunjungan kerja di PLBL Liem Hie Djung, Abdi Jauhari mendapat penganiayaan dari salah seorang penumpang tujuan Sebakis. Ironisnya, dugaan penganiayaan tersebut dilakukan salah seorang pengusaha terkenal di Kabupaten Nunukan.

“Kejadiannya di ponton. Yang menampar itu penumpang yang speedboat mau ke Sebakis. Tidak tahu juga apa masalahnya. Tiba-tiba saja,” kata sumber media ini yang kebetulan berada di lokasi kejadian.

Ia mengaku, kejadian itu menjadi tontonan penumpang lainnya. Sebab, setelah penamparan itu sempat terlihat ramai dan ada upaya beberapa petugas PLBL yang melerai. Korban yang berpakaian dinas melarikan diri ke tempat yang aman. “Saya sempat bertanya dengan teman-teman lainnya juga. Mereka mengaku ada penamparan. Tapi tidak lama kejadiannya,” ungkapnya.

Abdi Jauhari yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut juga membenarkan. Ia mengaku telah melaporkan peristiwa yang dialaminya saat bertugas. “Saya juga kaget. Tiba-tiba seperti itu. Saya saat ini sedang menenangkan diri. Untuk lebih jelasnya, silakan ditanyakan ke Polsek Nunukan saja,” singkatnya kepada Radar Nunukan saat dikonfirmasi kejadian itu.

Terpisah, Kapolsek Nunukan AKP M. Saleh Wahidi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban dan seorang saksi telah diperiksa. Sementara ini pihaknya masih mendalami peristiwa yang menimpa seorang pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan itu. “Masih sementara menyimpulkan sejumlah keterangan dan bukti-bukti yang ada,” ungkapnya saat dihubungi kemarin.

Ia mengatakan, dari laporan yang diterimanya, korban mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan dirinya dianiaya. Sebab, ia merasa tak memiliki masalah dengan pengusaha yang berinisial HS tersebut. “Korban mengaku bingung. Kenapa tiba-tiba ditampar. Mungkin pelaku salah orang. Karena korban mengaku tak memiliki masalah dengan tersangka,” beber Saleh.

Untuk mengetahui persoalan sebenarnya, kata Saleh, pihaknya masih menunggu pelaku yang setelah kejadian langsung menuju lokasi kerjanya di Sebakis, Kecamatan Nunukan. “Makanya saat ini belum diperiksa. Kami tetap memanggil tersangka untuk dimintai keterangannya. Apakah harus dijemput paksa atau menunggu kedatangannya itu masih saya koordinasikan dengan pimpinan dulu,” ujar Saleh.

Dikatakan, tindak pidana yang dilakukan ini termasuk dalam Pasal 352 KUHP. Pasal ini dikategorikan kejahatan ringan lantaran termasuk penganiayaan ringan. Sebab, perbuatan yang dilakukan tidak menjadikan sakit dan membuat korban terhalang untuk melakukan jabatan atau pekerjaan sehari-hari.

Hanya saja, ia menyayangkan karena dilakukan terhadap seorang pejabat daerah yang sedang berpakaian dinas. “Kasus ini tergantung pelapor. Apakah ingin dilanjut hingga ke pengadilan atau menginginkan penyelesaian di luar sidang, silakan. Kami tidak menghalangi. Kami, hanya menunggu keinginan korban selaku pelapor saja. Kalau mau lanjut, kami lanjut,” tegasnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 17:34

Baru Satu Daerah Usulkan Kebutuhan CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) segera menyerahkan usulan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:31

CATAT..!! Wilayah Ini Butuh Ratusan Guru

TANJUNG SELOR – Jumlah tenaga pengajar di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk Sekolah Menengah Atas…

Kamis, 24 Mei 2018 11:27

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:26

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:23

Pembersihan Sungai Kayan Belum Terealisasi

TANJUNG SELOR – Wacana Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara dalam program pembersihan sampah…

Kamis, 24 Mei 2018 11:21

BUMR Investasi Rp 260 M untuk Pertanian Modern

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu Pemkab Bulungan telah mengunjungi PT Badan Usaha Milik Rakyat…

Rabu, 23 Mei 2018 17:35

Pencetakan KIA di Wilayah Ini Belum Merata

TANJUNG SELOR – Proses percetakan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk lima kabupaten kota di Kalimantan…

Rabu, 23 Mei 2018 17:33

Belasan Ton BBM Bersubsidi Ini Diamankan Polisi

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan satu…

Rabu, 23 Mei 2018 11:54

Takjil Diindikasi Gunakan Pewarna yang Dilarang

TANJUNG SELOR – Sepekan berjalannya ibadah puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akhirnya melakukan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:52

Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang

TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .