MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 05 Mei 2017 10:36
Iyas Ditemukan Tewas Gantung Diri
EVAKUASI: Jasad korban saat dievakuasi dan dibawa ke RSD Ahmad Berahim dari kediamannya di Jalan TMD, RT 1 Desa Tideng Pale, Sesayap, KTT, sore kemarin (4/5). RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Seorang pria ditemukan tewas gantung diri atas nama Iyas (30), di Jalan TMD, RT 1 Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap sekira pukul 17.00 Wita kemarin (4/5).

Korban pertama kali ditemukan Ahim (19), warga Jalan Gang Musala RT 1. Korban ditemukan gantung diri dalam keadaan leher tergantung menggunakan tali nilon berwarna keabu-abuan yang terikat pada atap plafon rumah. Pada tiang rumah terdapat tangga yang diduga digunakan korban untuk gantung diri. “Awalnya saya sedang menjala ikan dan kebetulan tempat saya menjala tepat di bawah rumah korban yang berlokasi di pinggir sungai. Saya melihat korban sudah tergantung,” kata Ahim.

Menurut pengakuan paman korban, Umar (60), korban baru saja pulang beramu (mencari kayu), untuk keperluan pernikahan adiknya. “Dalam acara beramu itu korban sempat tertinggal karena mobil yang ditumpanginya penuh muatan kayu. Saya menduga korban ini sakit hati karena kejadian itu," kata Umar.

Pantauan Radar Tarakan saat berada di kokasi kejadian, ratusan warga datang berbondong-bondong melihat jasad korban, sehingga membuat sesak Jalan TMD. Sekitar pukul 17.30 Wita, korban langsung dievakuasi pihak Polsek Sesayap, menggunakan mobil ambulans RSD Ahmad Berahim untuk kepentingan lebih lanjut.

Salah satu dokter yang menangani korban, dr. Pantom mengatakan, faktor kematian korban belum dapat dipastikan. Pihaknya terlebih dahulu harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam. “Menurut saksi mata, sekira jam 10.00 Wita korban masih terlihat biasa-biasa saja. Kayanya sih siang-siang korban ini melakukan aksi bunuh diri,” ungkap dr. Pantom.

Dalam pemeriksaan medis ini, pihak dokter belum dapat memeriksa bagian dalam tubuh korban lantaran belum mendapatkan arahan dari pihak kepolisian. Sehingga hanya melakukan pemeriksaan pada bagian luar tubuh korban. “Jika harus periksa dalam kita harus ke dokter forensik,” jelasnya.

Adapun dari hasil visum, dr. Pantom tidak dapat membeberkannya ke publik. “Kami hanya bertugas memberikan data medis ke pihak kepolisian. Sehingga adapun hasil visum ini hanya polisi yang bisa membeberkan," tuturnya. (*/rko/ash)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 10:30

Lahan Terbakar, Nyaris Hanguskan Satu Rumah

TANA TIDUNG - Warga di Jalan Trans Kaltara Kilometer 3 Kabupaten…

Jumat, 15 Maret 2019 15:21

LABIL..!! Emosi di Tengah Razia, Motor Sendiri Dipreteli

TANA TIDUNG - Seorang pengendara menghancurkan sepeda motornya sendiri. Remaja…

Kamis, 14 Maret 2019 10:39

Pelipatan Lebih Cepat dari Target

TANA TIDUNG – Proses pelipatan surat suara yang dilakukan 30…

Kamis, 14 Maret 2019 10:36

Akui Banyak Warga Enggan Urus Akta Perkawinan

TANA TIDUNG - Hingga saat ini masih banyak warga masyarakat…

Jumat, 08 Maret 2019 10:51

Punya Kartu, Tak Dapat LPG

TANA TIDUNG - Meski Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop)…

Jumat, 08 Maret 2019 09:43

Dijaga Ketat, Pelipatan Rawan Kesalahan

TANA TIDUNG – Pelipatan surat suara Pemilihan Umum 2019 sudah mulai…

Rabu, 06 Maret 2019 11:16

Kecewa Tak Ada Kepastian Pembayaran Gaji

TANA TIDUNG - Ratusan buruh kelapa sawit menggelar unjuk rasa…

Rabu, 06 Maret 2019 11:13

Ingatkan Jangan Bakar Lahan!

TANA TIDUNG – Bupati Tana Tidung, H.Undunsyah mengimbau agar warga…

Selasa, 05 Maret 2019 13:25

KPU Terima 78.340 Surat Suara

TANA TIDUNG - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Tidung (KPU…

Senin, 04 Maret 2019 11:09

Bupati Kunjungan Kerja ke Kepulauan Seribu

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung melakukan kunjungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*