MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 22 April 2017 10:56
Hari Ini Pelat KU Diberlakukan
ILUSTRASI PELAT KENDARAAN/BANK DATA RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Hari ini provinsi Kaltara genap berusia 4 tahun. Hadiah kado ulang tahun untuk Kaltara dapat langsung diberlakukan yakni penggantian pelat kendaraan dari KT (Kalimantan Timur) menjadi KU (Kalimantan Utara).

Terhitung hari ini, semua pelat nomor kendaraan bermotor yang ada di Kaltara secara bertahap akan berubah. Dengan demikian, Provinsi Kaltara yang merupakan provinsi termuda di Indonesia akan mempunyai identitas kendaraan sendiri. 

Kepala Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kaltara, Busriansyah saat dihubungi Radar Tarakan melalui sambungan telepon kemarin (21/4) mengatakan, sesuai dengan rangkaian acara peringatan HUT Kaltara hari ini, akan ada acara tambahan yaitu peresmian perubahan pelat nomor kendaraan bermotor dari KT menjadi KU oleh Gubernur Kalimantan Utara.

“Diperkirakan acara peresmian penggantian pelat tersebut sekitar pukul 10.00 Wita didampingi perwakilan Polda Kaltim,” jelasnya.

Nantinya, penggantian dari KT ke KU akan dilakukan secara bertahap. Dengan begitu masyarakat Kaltara tidak perlu langsung diharuskan mengganti pelat kendaraannya. Namun, untuk kendaraan yang baru dibeli terhitung hari ini, secara otomatis akan mendapatkan pelat nomor KU.

“Kemudian untuk kendaraan bermotor yang sudah jatuh tempo lima tahun, secara otomatis pelat nomor kendaraannya juga berganti,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kendaraan mutasi yang masuk ke Provinsi Kaltara, juga secara otomatis berubah pelat nomor kendaraannya. Termasuk bagi kendaraan bermotor yang akan melakukan balik nama.

“Kendaraan balik nama dari transaksi jual beli, maka otomatis juga pelat nomornya langsung berubah mulai hari ini,” jelasnya.

Kendaraan yang melakukan balik nama juga akan berubah sepaket dengan pelat kendaraannya, yang biayanya dikenakan berdasarkan penerimaan negara bukan pajak (PNPB).

Lalu penggantian surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) termasuk penggantian material buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) juga berubah, sehingga tiga material tersebut akan dibuat dalam satu paket.

“Kami membuat standar operasional prosedur (SOP) agar tidak memberatkan masyarakat. Dan diharapkan perubahan pelat nomor kendaraan ini, berjalan dengan baik secara bertahap,” jelasnya.

Proses perubahan pelat nomor kendaraan ini akan melalui beberapa proses dan tahapan. Draft perubahan pelat nomor telah diajukan ke Polda Kaltim dan beberapa minggu lalu sudah mendapatkan persetujuan dari Polri.

“Surat Keputusannya dari Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Kaorlantas Polri),” ujarnya.

Dari surat keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bernomor : Kep/439/IV/2017 tertanggal 21 April 2017, poin 2 disebutkan kode wilayah KU berlaku untuk wilayah registrasi kendaraan bermotor di Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung.

Dengan persetujuan itu, secara de facto kelima provinsi di Kalimantan akan memiliki identitas pelat nomor kendaraan masing-masing. 

Untuk diketahui Kalimantan Barat menggunakan pelat nomor KB, Kalimantan Timur memggunakan pelat nomor KT, Kalimantan Tengah menggunakan pelat nomor KH, Kalimantan Selatan menggunakan pelat nomor DA, dan Kalimantan Utara menggunakan KU.

“Kita resmi sebagai provinsi tentunya punya kebanggaan sendiri dengan pelat KU-nya. Tidak lagi mengikuti Provinsi Kaltim,” tutur Busriansyah.

Dalam proses administrasinya akan melalui Samsat masing-masing daerah, yakni UPTD Tarakan, UPTD Tanjung Selor, UPTD Nunukan, UPTD Malinau, dan UPTD KTT. Semua UPTD telah siap untuk melaksanakan tahapan perubahan pelat nomor kendaraan ini.

“Semua data dan proses perubahannya telah terkoneksi serta terpusat di Tanjung Selor,” ujarnya.

Dengan penggantian pelat nomor kendaraan ini maka wilayah hukum tentang keberadaan kendaraan bermotor di wilayah Kaltara sudah jelas.

“Diharapkan nantinya akan meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor dan juga biaya balik nama kendaraan,” jelasnya.

Ketika ditanyakan mengenai kesiapan personel pada pelaksanaannya nanti, Busriansyah mengatakan saat ini tim yang ia bentuk telah siap. Tak hanya itu, pelat nomor kendaraan untuk wilayah Provinsi Kaltara juga telah dinyatakan cukup untuk dilakukan penggantian.

“Sosialisasi terkait hal ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Januari dengan Dinas Perhubungan se-Kaltara. Pada saat pencanangan nanti akan dipasang spanduk-spanduk,” tuturnya.

Untuk meningkatkan Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) perlu terus didorong. Apalagi dalam satu tahun terakhir ini, banyak daerah di Indonesia mengalami defisit anggaran, sehingga pelaksanaan pembangungan baik infrastruktur dan jalan, fasilitas umum, serta pembangunan di berbagai bidang belum bisa berjalan dengan optimal. 

Busriansyah mengungkapkan, sampai akhir triwulan I yaitu pada Maret 2017, jumlah besaran PAD yang berhasil dicapai oleh BPPRD Kaltara mencapai Rp 63 miliar.

“Untuk triwulan pertama dari seluruh Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) di Provinsi Kaltara pencapaiannya hampir 25 persen,” tuturnya.

Ia sangat berharap pada triwulan II, PAD Provinsi Kaltara dapat mencapai 50 persen dari total PAD yang direncanakan pada tahun 2017 sebesar Rp 293 miliar. Sehingga, pada beban yang harus dicapai pada 2 triwulan berikutnya tidak begitu besar.

“Saya yakin dan optimis seluruh rangkaian pendapatan yang ditetapkan kepada kami akan tercapai,” ungkapnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:56

Dua Oknum Parpol Diduga Janjikan Uang

TARAKAN- Di masa kampanye yang masih berjalan, Badan Pengawas Pemilu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .