MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:12
Patut Contoh Jakarta saat Pilwali
ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – DKI Jakarta kemungkinan besar akan dipimpin Pasangan Anies Baswedan dan Sadiago Uno di periode 2017-2022, setelah menang telak hasil quick countyang dilakukan beberapa tim survei Pilkada DKI 19 April lalu.

Meski diketahui banyaknya polemik mewarnai pilgub Jakarta, namun suasana aman dan kondusifnya kota tetap terjaga. Maka dari itu, Jakarta dinilai patut dicontoh oleh Tarakan saat pemilihan wali kota (Pilwali) 2018 nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa Jakarta tidak hanya patut ditiru pada proses pemilihan saja, tetapi juga proses perhitungan yang langsung dilakukan oleh lembaga-lembaga yang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi dengan menggunakan metodelogi yang benar. Sehingga hasil yang telah dihitung biasa tidak jauh berbeda dari hasil penghitungan resmi dari KPU.

“Sekiranya bisa jadi pelajaran dan juga memang unsur sara saat ini masih kental di Indonesia saat ini,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Saat ini seluruh elemen masyarakat harus menyadari, jika setiap orang dilahirkan memiliki hak yang sama. Meskipun suku dan agama yang berbeda-beda. Jika masyarakat memilih berdasarkan pertimbangan itu, maka harus dipertimbangkan lagi. Karena yang terpenting adalah tetap menghargai apapun yang menjadi pilihan masyarakat lain.

“Meski boleh memilih sesuai keinginan tetapu yang harus diingat adalah tidak saling mengganggu saja,” ujarnya.

Perkembangan Kota Tarakan saat ini terbilang unik, karena kehadiran setiap suku dan agama yang berbeda-beda. Sehingga potensi seorang figur yang ingin maju pilwali bisa saja berasal dari suku-suku atau agama-agama yang berbeda itu sangat besar.

Belajar dari Pilgub Jakarta, terjadinya sara itu merupakan hal yang sangat sensitif di masyarakat. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati tidak perlu masyarakat menungkapkan hal-hal yang hanya akan menimbulkan permasalahan.

 “Mudah-mudahan kedepan di Tarakan tidak ada lagi provokasi sara, tetapi saling menghargai antar masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap agar nantinya masayarakat dapat memilih paslon sesuai dengan keinginan yang dibekali, dengan pengetahuan yang cukup. Sedangkan yang harus dilakukan oleh paslon adalah sama-sama saling menjaga diri, tidak melakukan provokasi yang dapat menimbulkan sara. 

“Bukan untuk saling mengolok dan menghujat. Tetapi yang utama itu adalah visi dan misi para paslon,” katanya.

 “Saya menyimpulkan kalau di Jakarta, walaupun isu di media saranya kental. Tapi program juga sangat signifikan jika dilihat dan dinilai oleh masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, Teguh beraharap jika saat pilwali tidak ditemukan money politic yang diketahui biasanya bertujuan unutk mempengaruhi pemilih dalam menggunakan hak pemilihnya kepada salah satu paslon.

“Ya harapan saya itu tidak dilakukan. Kalau mau bersedekah, dari jauh-jauh harilah. Saya pikir masyarakat bisa melihat dan menilai orang-orang yang memang punya maksud tertentu,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:35

PARAH NIH...!! Jalan Semenisasi Miring, Warga Sering Jatuh

TARAKAN – Warga yang melintas di jalan semenisasi di RT 26 RW 4 Kelurahan Selumit Pantai Tarakan,…

Selasa, 27 Juni 2017 10:34

Saat Lebaran, Beban Puncak Gas Malah Loyo

TARAKAN – Tak hanya listrik saja yang keteteran melayani kebutuhan warga Tarakan saat beban puncak.…

Selasa, 27 Juni 2017 10:32

LEBARAN BEBAS HELM..!! Kebiasan Buruk yang Harus Diubah

TARAKAN – Saat perayan hari raya keagamaan sering dianggap masyarakat adalah hari yang bebas saat…

Selasa, 27 Juni 2017 10:31

Wali Kota Open House Rutin, Sajikan Makanan Tradisional

Nuansa lebaran  selalu diidentikkan dengan tamu agar suasana Idul Fitri terasa lebih semarak.  Tak…

Selasa, 27 Juni 2017 10:29

Enam Bayi Ini Lahir di Hari yang Fitri

TARAKAN – Petugas Bidan Kebidanan Terpadu, Ruang Bougenvile di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Selasa, 27 Juni 2017 10:28

Arus Balik, Tak Ada Tambahan Armada, Pelni Sediakan 3.326 Seat

TARAKAN – Arus balik H+1 kemarin belum terlihat peningkatannya. Meski begitu PT Pelni Tarakan,…

Selasa, 27 Juni 2017 10:25

Beli Pakaian Second Hand, Tekan Budget saat Lebaran

TARAKAN – Biasayanya hari raya Idul Fitri  identik dengan menggunakan baju baru untuk dipakai…

Selasa, 27 Juni 2017 10:24

Lebaran, Jaga Pola Makan!

TARAKAN –  Setelah bulan puasa berakhir, setiap orang tetap harus menjaga pola makan yang…

Selasa, 27 Juni 2017 10:23

BUAT PEMERINTAH..!! Ujung Kota Butuh Perhatian

TARAKAN – Berada di ujung kota, RT 14 Kelurahan Kampung Enam kali ini  ikut bersuara mengeluhkan…

Minggu, 25 Juni 2017 23:47

Karyawan Non Muslim Rela Menggantikan Jadwal Rekannya yang Muslim

Jika kebanyakan para pekerja diistirahatkan pada hari raya Idul Fitri, maka lain halnya dengan petugas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .