MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:12
Patut Contoh Jakarta saat Pilwali
ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – DKI Jakarta kemungkinan besar akan dipimpin Pasangan Anies Baswedan dan Sadiago Uno di periode 2017-2022, setelah menang telak hasil quick countyang dilakukan beberapa tim survei Pilkada DKI 19 April lalu.

Meski diketahui banyaknya polemik mewarnai pilgub Jakarta, namun suasana aman dan kondusifnya kota tetap terjaga. Maka dari itu, Jakarta dinilai patut dicontoh oleh Tarakan saat pemilihan wali kota (Pilwali) 2018 nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa Jakarta tidak hanya patut ditiru pada proses pemilihan saja, tetapi juga proses perhitungan yang langsung dilakukan oleh lembaga-lembaga yang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi dengan menggunakan metodelogi yang benar. Sehingga hasil yang telah dihitung biasa tidak jauh berbeda dari hasil penghitungan resmi dari KPU.

“Sekiranya bisa jadi pelajaran dan juga memang unsur sara saat ini masih kental di Indonesia saat ini,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Saat ini seluruh elemen masyarakat harus menyadari, jika setiap orang dilahirkan memiliki hak yang sama. Meskipun suku dan agama yang berbeda-beda. Jika masyarakat memilih berdasarkan pertimbangan itu, maka harus dipertimbangkan lagi. Karena yang terpenting adalah tetap menghargai apapun yang menjadi pilihan masyarakat lain.

“Meski boleh memilih sesuai keinginan tetapu yang harus diingat adalah tidak saling mengganggu saja,” ujarnya.

Perkembangan Kota Tarakan saat ini terbilang unik, karena kehadiran setiap suku dan agama yang berbeda-beda. Sehingga potensi seorang figur yang ingin maju pilwali bisa saja berasal dari suku-suku atau agama-agama yang berbeda itu sangat besar.

Belajar dari Pilgub Jakarta, terjadinya sara itu merupakan hal yang sangat sensitif di masyarakat. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati tidak perlu masyarakat menungkapkan hal-hal yang hanya akan menimbulkan permasalahan.

 “Mudah-mudahan kedepan di Tarakan tidak ada lagi provokasi sara, tetapi saling menghargai antar masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap agar nantinya masayarakat dapat memilih paslon sesuai dengan keinginan yang dibekali, dengan pengetahuan yang cukup. Sedangkan yang harus dilakukan oleh paslon adalah sama-sama saling menjaga diri, tidak melakukan provokasi yang dapat menimbulkan sara. 

“Bukan untuk saling mengolok dan menghujat. Tetapi yang utama itu adalah visi dan misi para paslon,” katanya.

 “Saya menyimpulkan kalau di Jakarta, walaupun isu di media saranya kental. Tapi program juga sangat signifikan jika dilihat dan dinilai oleh masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, Teguh beraharap jika saat pilwali tidak ditemukan money politic yang diketahui biasanya bertujuan unutk mempengaruhi pemilih dalam menggunakan hak pemilihnya kepada salah satu paslon.

“Ya harapan saya itu tidak dilakukan. Kalau mau bersedekah, dari jauh-jauh harilah. Saya pikir masyarakat bisa melihat dan menilai orang-orang yang memang punya maksud tertentu,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:13

Terombang-ambing 5 Jam di Laut

TARAKAN – Keadaan laut tidak ada yang tahu, tenang tak berarti aman. Kamis (17/8) kemarin, tepat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:11

Panwaslu Terancam Kerja Tanpa Anggaran

TARAKAN - Pembahasan anggaran untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tarakan, hingga kemarin…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:09

Soal Anggaran Pilwali Tarakan, KPU Akan Lakukan Penghitungan Ulang

TARAKAN - Anggaran Pilwali Kota Tarakan yang sebelumnya diusulkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:08

Bercita-Cita Jadi Dokter Agar Bisa Sembuhkan Ibunda

Masa-masa remaja memang menjadi masa yang memorable, sehingga kebanyakan para remaja menghabiskan waktunya…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:04

Penyidik Temukan BB Baru

TARAKAN – Kepolisian terus mendalami kasus penemuan bayi di dalam freezer dengan tersangka SL…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:59

Butuh Pemerintah, Selesaikan Sengketa WKP

TARAKAN – Saat ini 80 persern wilayah kerja pertambangan (WKP) miliki Pertamina EP telah ditinggali…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:55

Bulan Depan, Pembersihan Laut Selumit Pantai

TARAKAN – Daerah pesisir yang berada di RT 1 Kelurahan Selumit Pantai, yang tergambarkan pada…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:53

Besok Dilombakan Panjat 50 Pohon Pinang Massal

TARAKAN – Kemeriahan HUT RI di Tarakan belum berakhir. Besok, akan digelar lomba panjat pinang…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:45

Akan Mintai Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN - Gelar perkara kedua atas insiden terbaliknya speedboat Rejeki Baru Kharisma yang dijadwalkan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:45

Akan Mintai Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN - Gelar perkara kedua atas insiden terbaliknya speedboat Rejeki Baru Kharisma yang dijadwalkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .