MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:12
Patut Contoh Jakarta saat Pilwali
ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – DKI Jakarta kemungkinan besar akan dipimpin Pasangan Anies Baswedan dan Sadiago Uno di periode 2017-2022, setelah menang telak hasil quick countyang dilakukan beberapa tim survei Pilkada DKI 19 April lalu.

Meski diketahui banyaknya polemik mewarnai pilgub Jakarta, namun suasana aman dan kondusifnya kota tetap terjaga. Maka dari itu, Jakarta dinilai patut dicontoh oleh Tarakan saat pemilihan wali kota (Pilwali) 2018 nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa Jakarta tidak hanya patut ditiru pada proses pemilihan saja, tetapi juga proses perhitungan yang langsung dilakukan oleh lembaga-lembaga yang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi dengan menggunakan metodelogi yang benar. Sehingga hasil yang telah dihitung biasa tidak jauh berbeda dari hasil penghitungan resmi dari KPU.

“Sekiranya bisa jadi pelajaran dan juga memang unsur sara saat ini masih kental di Indonesia saat ini,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Saat ini seluruh elemen masyarakat harus menyadari, jika setiap orang dilahirkan memiliki hak yang sama. Meskipun suku dan agama yang berbeda-beda. Jika masyarakat memilih berdasarkan pertimbangan itu, maka harus dipertimbangkan lagi. Karena yang terpenting adalah tetap menghargai apapun yang menjadi pilihan masyarakat lain.

“Meski boleh memilih sesuai keinginan tetapu yang harus diingat adalah tidak saling mengganggu saja,” ujarnya.

Perkembangan Kota Tarakan saat ini terbilang unik, karena kehadiran setiap suku dan agama yang berbeda-beda. Sehingga potensi seorang figur yang ingin maju pilwali bisa saja berasal dari suku-suku atau agama-agama yang berbeda itu sangat besar.

Belajar dari Pilgub Jakarta, terjadinya sara itu merupakan hal yang sangat sensitif di masyarakat. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati tidak perlu masyarakat menungkapkan hal-hal yang hanya akan menimbulkan permasalahan.

 “Mudah-mudahan kedepan di Tarakan tidak ada lagi provokasi sara, tetapi saling menghargai antar masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap agar nantinya masayarakat dapat memilih paslon sesuai dengan keinginan yang dibekali, dengan pengetahuan yang cukup. Sedangkan yang harus dilakukan oleh paslon adalah sama-sama saling menjaga diri, tidak melakukan provokasi yang dapat menimbulkan sara. 

“Bukan untuk saling mengolok dan menghujat. Tetapi yang utama itu adalah visi dan misi para paslon,” katanya.

 “Saya menyimpulkan kalau di Jakarta, walaupun isu di media saranya kental. Tapi program juga sangat signifikan jika dilihat dan dinilai oleh masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, Teguh beraharap jika saat pilwali tidak ditemukan money politic yang diketahui biasanya bertujuan unutk mempengaruhi pemilih dalam menggunakan hak pemilihnya kepada salah satu paslon.

“Ya harapan saya itu tidak dilakukan. Kalau mau bersedekah, dari jauh-jauh harilah. Saya pikir masyarakat bisa melihat dan menilai orang-orang yang memang punya maksud tertentu,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 12:31

Tolak FPI, FKUB Sarankan Diskusi Bersama

TARAKAN –  Organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) di Bumi Paguntaka memang…

Selasa, 24 April 2018 12:21

Bawa Visi Kesolidan bagi Mahasiswa Tanah Air

Mahasiswa Indonesia Tiongkok Culture Centre (ITCC) asal Sebatik Barat, Nunukan kembali menunjukkan kualitas…

Selasa, 24 April 2018 12:20

Limpahan Kasus, Menunggu Kesiapan

TARAKAN – Meskipun saat ini Polda Kaltara sudah terbentuk, namun terkait pelimpahan kasus yang…

Selasa, 24 April 2018 12:15

Sempat Terlambat, Salah Jadwal Ujian

TARAKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP masih akan berlangsung pekan ini.…

Selasa, 24 April 2018 12:07

Lusa, BNPT Dilaunching

TARAKAN– Jika tak ada aral melintang, 26 April mendatang, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai…

Selasa, 24 April 2018 12:01

Butuh Tambal Sulam, Lubang ‘Hantui’ Pengendara

TARAKAN – Sejumlah lubang masih tampak di beberapa titik jalan di Tarakan. Seperti yang terlihat…

Selasa, 24 April 2018 11:53

Peringati Hari Bumi, Tanam 2000 Bibit Mangrove

TARAKAN - Peringatan Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April lalu, menjadi momentum masyarakat dunia…

Selasa, 24 April 2018 11:52

Air Meluap, Drainase Diprioritaskan

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Selumit Pantai, Saidun mengatakan drainase menjadi permasalahan…

Selasa, 24 April 2018 11:45

KPU Kembali Tolak Tiga Berkas

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menolak…

Senin, 23 April 2018 15:33

2.900 Ton Beras Vietnam Dipasok via Sebatik

NUNUKAN – Di tengah suasana peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kalimantan Utara (Kaltara), Kapal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .