MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:12
Patut Contoh Jakarta saat Pilwali
ILUSTRASI/INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – DKI Jakarta kemungkinan besar akan dipimpin Pasangan Anies Baswedan dan Sadiago Uno di periode 2017-2022, setelah menang telak hasil quick countyang dilakukan beberapa tim survei Pilkada DKI 19 April lalu.

Meski diketahui banyaknya polemik mewarnai pilgub Jakarta, namun suasana aman dan kondusifnya kota tetap terjaga. Maka dari itu, Jakarta dinilai patut dicontoh oleh Tarakan saat pemilihan wali kota (Pilwali) 2018 nanti.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo mengatakan bahwa Jakarta tidak hanya patut ditiru pada proses pemilihan saja, tetapi juga proses perhitungan yang langsung dilakukan oleh lembaga-lembaga yang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi dengan menggunakan metodelogi yang benar. Sehingga hasil yang telah dihitung biasa tidak jauh berbeda dari hasil penghitungan resmi dari KPU.

“Sekiranya bisa jadi pelajaran dan juga memang unsur sara saat ini masih kental di Indonesia saat ini,” ungkapnya kepada Radar Tarakan.

Saat ini seluruh elemen masyarakat harus menyadari, jika setiap orang dilahirkan memiliki hak yang sama. Meskipun suku dan agama yang berbeda-beda. Jika masyarakat memilih berdasarkan pertimbangan itu, maka harus dipertimbangkan lagi. Karena yang terpenting adalah tetap menghargai apapun yang menjadi pilihan masyarakat lain.

“Meski boleh memilih sesuai keinginan tetapu yang harus diingat adalah tidak saling mengganggu saja,” ujarnya.

Perkembangan Kota Tarakan saat ini terbilang unik, karena kehadiran setiap suku dan agama yang berbeda-beda. Sehingga potensi seorang figur yang ingin maju pilwali bisa saja berasal dari suku-suku atau agama-agama yang berbeda itu sangat besar.

Belajar dari Pilgub Jakarta, terjadinya sara itu merupakan hal yang sangat sensitif di masyarakat. Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati tidak perlu masyarakat menungkapkan hal-hal yang hanya akan menimbulkan permasalahan.

 “Mudah-mudahan kedepan di Tarakan tidak ada lagi provokasi sara, tetapi saling menghargai antar masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap agar nantinya masayarakat dapat memilih paslon sesuai dengan keinginan yang dibekali, dengan pengetahuan yang cukup. Sedangkan yang harus dilakukan oleh paslon adalah sama-sama saling menjaga diri, tidak melakukan provokasi yang dapat menimbulkan sara. 

“Bukan untuk saling mengolok dan menghujat. Tetapi yang utama itu adalah visi dan misi para paslon,” katanya.

 “Saya menyimpulkan kalau di Jakarta, walaupun isu di media saranya kental. Tapi program juga sangat signifikan jika dilihat dan dinilai oleh masyarakat,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, Teguh beraharap jika saat pilwali tidak ditemukan money politic yang diketahui biasanya bertujuan unutk mempengaruhi pemilih dalam menggunakan hak pemilihnya kepada salah satu paslon.

“Ya harapan saya itu tidak dilakukan. Kalau mau bersedekah, dari jauh-jauh harilah. Saya pikir masyarakat bisa melihat dan menilai orang-orang yang memang punya maksud tertentu,” ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 14:21

Booking Online Makin Parah di Aplikasi Online

TARAKAN – Era digital tak hanya bisa memberikan dampak positif, tetapi juga dampak negatif bagi…

Senin, 23 Oktober 2017 14:19

Pelaku Bisa Saja Berstatus Pelajar

TARAKAN – Penggunaan media sosial saat ini marak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu, yang…

Senin, 23 Oktober 2017 14:17

Terinspirasi Taklukan Lintasan dari Ayah dan Paman

Menjadi seorang pembalap memang tidak mudah. Segala kemungkinan bisa saja terjadi di arena balapan.…

Senin, 23 Oktober 2017 14:15

Terik, Suhu Tarakan Capai 33 Derajat Celcius

TARAKAN – Akhir-akhir ini cuaca di Bumi Paguntaka sangat terik berbeda biasanya. Berdasarkan pantauan…

Senin, 23 Oktober 2017 14:14

PBB Tarakan Penuhi Syarat Berkas Verifikasi

TARAKAN – Partai Bulan Bintang (PBB) masuk dalam daftar parpol yang dinyatakan tidak memenuhi…

Senin, 23 Oktober 2017 14:13

Lingkungan Jalan Mulawarman Segera Ditata

TARAKAN – Penataan lingkungan sekitaran koridor Jalan Mulawarman sepanjang 1,8 kilometer (km),…

Senin, 23 Oktober 2017 14:09

Sudah Diprogram, Belum Dikerja

TARAKAN – Hingga tahun ini, rencana pembangunan trotoar di Jalan Kusuma Bangsa belum juga dilakukan,…

Senin, 23 Oktober 2017 14:07

Sekolah 3 Lantai, Jalan ke Sekolah Lewat Gang

TARAKAN - Ketua Rt 66 Kelurahan Karang Anyar, Saimun mengatakan jalan masuk menuju SDN 041 Tarakan yang…

Senin, 23 Oktober 2017 14:06

Progres Jalan Ring Road Bertahap

TARAKAN- Pembangunan fisik ring road atau jalan tembus untuk Juata Laut ke Binalatung saat ini masih…

Senin, 23 Oktober 2017 14:04

10 Ribu Rumah Belum Teraliri Gas Alam

TARAKAN- Keinginan pemerintah Kota untuk menjadikan Tarakan untuk dapat teraliri jaringan gas (Jargas)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .