MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:09
Meski Hujan, Penerjun Payung Warnai Langit Tarakan

Latsitarda Nusantara sebagai Ajang Promosi untuk Kaltara

KIRAB: Salah seorang taruna menunjukkan atraksi mengigit drum dalam rangkaian pembukaan Latsitarda Nusantara 2017 dan diikuti 39 penerjun payung di Stadion Datu Adil, Tarakan, kemarin (20/4). ASHARI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Hujan yang membasahi Bumi Paguntaka, tak menyurutkan semangat para peserta maupun tamu undangan dan masayarakat Tarakan, menghadiri acara pembukaan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XXXVII 2017, kemarin (20/4) di Stadion Datu Adil Tarakan .

Meski molor dari jadwal acara yang dijadwalkan, upacara pembukaan itu berhasil memukau terutama bagi para pelajar yang di antaranya terinsipirasi, menjadi seorang perwira.

TNI AD (KSAD) Jendral TNI Mulyono yang membuka acara pembukaan Latsitarda Nusantara XXXVII mengatakan, pada kebijakan Presiden Joko Widodo, akan berkomitmen untuk membangun dari pinggiran dan daerah terpencil. Hal itulah yang mendasari mengapa Kalimantan Utara (Kaltara) dipilih untuk dilaksanakannya Latsitarda Nusantara kali ini.

“Kaltara kan wilayah Indonesia juga, dan merupakan provinsi baru sehingga sangat diperlukan unutk mendorong pembangunannya,” ujarnya.

Nantinya, taruna-taruni dan praja yang ditempatkan di Kaltara akan ditugaskan untuk melakukan karya bakti, penyuluhan, pembinaan, sasaran fisik non fisik bagaimana kampanye tentang masuk taruna dalam rangka memberdayakan pemuda di perbatasan.

“Ini juga salah satu upaya untuk menarik perhatian pemuda pemudi di perbatasan, komitmen kami bagaimana bisa bersinergi dengan semua masyarakat, memberikan pengalaman kepada taruna yang akan nantinya juga akan memimpin satuan juga,” ujarnya.

Tak hanya itu, tugas ini merupakan salah satu integrasi antara taruna, IPDN dan Mahasiswa yang nantinya saat lulus dari akademi meereka masing-masing dapat membangun dan belajar hidup bermasyarakat.

“Manfaatnya tidak hanya untuk mereka saja, tetapi juga akan dirasakan manfaatnya oleh masayrakat Kaltara. Dengan harapan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk bersinergi,”
tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie yang juga turut hadir mengatakan, Kaltara dipilih karena provinsi termuda sehingga sangat diperlukan dukungan berbagai pihak. Untuk memajukan Kaltara sehingga bisa dikenal banyak orang.

“Pertimbangan yang dibuat oleh pimpinan TNI, dan juga karena sebagai provinsi termuda di Indonesia,” kata Irianto.

Kaltara yang memiliki keistimewaan di wilayah perbatasan sangat membutuhkan kebijakan nasional, jika secara de facto agar bisa mengejar ketertinggalan dan bisa ikut berlari cepat mengejar provinsi yang lain.

“Presiden juga berpikiran yang sama, beliau berharap Kaltara bisa dibantu dan meminta kepada seluruh menteri di jajarannya untuk membantu Kaltara,” ujarnya.

Dengan adanya Latsitarda, Irianto berharap akan menjadi suatu wahana promosi dan wujud dukungan bagi Kaltara. Karena nantinya alumni akademi yang akan disebar luaskan di Kaltara akan ditugaskan diseluruh penjuru wilayah Indonesia.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini, meskipun banyak keterbatasan tetapi kami sudah melakukannya dengan maksimal,” ungkap Irianto.

Kemeriahan upacara pembukaan Latsitarda Nusantara XXXVII 2017 diwarnai hiburan yakni tarian kolosal dengan warna-warni kostum para penari yang apik, berjumlah 500 penari dari pelajar dan satuan TNI juga Kepolisian. Tarian yang menceritakan indahnya kebersamaan dan keberagamaan penduduk di Kaltara, melalui arahan koreografer Usman Ssn.

Tak hanya sampai di situ, hujan rintik tak mengalahkan semangat para penonton yang hadir untuk melihat langsung penerjun payung kebanggan TNI dan Kepolisian Indonesia yang berjumlah 39 penerjun. Salah seorang di antaranya yang berasal dari Kepolisian melalui satuan Brimob, penerjun perempuan satu-satunya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:35

PARAH NIH...!! Jalan Semenisasi Miring, Warga Sering Jatuh

TARAKAN – Warga yang melintas di jalan semenisasi di RT 26 RW 4 Kelurahan Selumit Pantai Tarakan,…

Selasa, 27 Juni 2017 10:34

Saat Lebaran, Beban Puncak Gas Malah Loyo

TARAKAN – Tak hanya listrik saja yang keteteran melayani kebutuhan warga Tarakan saat beban puncak.…

Selasa, 27 Juni 2017 10:32

LEBARAN BEBAS HELM..!! Kebiasan Buruk yang Harus Diubah

TARAKAN – Saat perayan hari raya keagamaan sering dianggap masyarakat adalah hari yang bebas saat…

Selasa, 27 Juni 2017 10:31

Wali Kota Open House Rutin, Sajikan Makanan Tradisional

Nuansa lebaran  selalu diidentikkan dengan tamu agar suasana Idul Fitri terasa lebih semarak.  Tak…

Selasa, 27 Juni 2017 10:29

Enam Bayi Ini Lahir di Hari yang Fitri

TARAKAN – Petugas Bidan Kebidanan Terpadu, Ruang Bougenvile di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Selasa, 27 Juni 2017 10:28

Arus Balik, Tak Ada Tambahan Armada, Pelni Sediakan 3.326 Seat

TARAKAN – Arus balik H+1 kemarin belum terlihat peningkatannya. Meski begitu PT Pelni Tarakan,…

Selasa, 27 Juni 2017 10:25

Beli Pakaian Second Hand, Tekan Budget saat Lebaran

TARAKAN – Biasayanya hari raya Idul Fitri  identik dengan menggunakan baju baru untuk dipakai…

Selasa, 27 Juni 2017 10:24

Lebaran, Jaga Pola Makan!

TARAKAN –  Setelah bulan puasa berakhir, setiap orang tetap harus menjaga pola makan yang…

Selasa, 27 Juni 2017 10:23

BUAT PEMERINTAH..!! Ujung Kota Butuh Perhatian

TARAKAN – Berada di ujung kota, RT 14 Kelurahan Kampung Enam kali ini  ikut bersuara mengeluhkan…

Minggu, 25 Juni 2017 23:47

Karyawan Non Muslim Rela Menggantikan Jadwal Rekannya yang Muslim

Jika kebanyakan para pekerja diistirahatkan pada hari raya Idul Fitri, maka lain halnya dengan petugas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .