MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 11:07
Perempuan Itu Memiliki Kemampuan Memimpin
KARTINI : Perempuan Inspiratif di Kaltara. IST

PROKAL.CO, TARAKAN – Multi tasking biasanya perempuan diidentikan dengan kata itu. Karena, terbiasa menghandel seluruh pekerjaan dalam satu waktu. Karena itu juga banyak yang beranggapan, jika perempuan bisa diandalkan dalam memimpin satu organisasi perusahaan maupun pemerintahan.

Lantas apakah anggapan itu berbanding sama dari segi psikologis perempuan? Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Rudi Cahyono, mengatakan jika berbicara tentang kepiawaian maka memang perempuan lebih mampu dalam melakukan tugas berbeda dalam sekaligus di mana perbedaan itu memang menonjol antara laki-laki dan perempuan.

“Perempuan lebih jago dalam melakukan beerapa pekerjaan sekaligus. Jika hal itu dihubungkan dengan kepemimpinan, maka perempuan lebih bisa mengerjakan banyak tugas,” tuturnya.

Menurut Rudi, kelebihan daripada perempuan adalah dapat mengerjakan beberapa hal sekaligus. Namun di sisi lain, kelebihan tersebut juga dapat menjadi kelemahan jika perempuan terlalu perduli dengan banyak hal.

“Jika sudah begitu, maka dia tidak bisa fokus terhadap hal yang dikerjakannya,” ujar Rudi.

Sementara itu Psikolog Tarakan, Fanny Sumajouw menjelaskan, bahwa pada intinya perempuan telah ditakdirkan terlahir sebagai sosok yang selalu menggunakan perasaan dan nalurinya dalam bertindak.

“Mereka lebih peka dari sisi hati. Jadi setiap apapun yang dilakukan atau dikerjakan oleh seorang perempuan, baik itu pekerjaan ringan di rumah tangga sampai kepada pekerjaan berat yang memiliki tanggungjawab besar. Sebagai perempuan yang berkarir semua akan dikerjakan dengan penuh kehati-hatian dan pakai perasaan,” ungkap Fanny.

Ketika perempuan melakukan sesuatu akan banyak menimbulkan berbagai pertimbangan. “Apakah menguntungkan, merugikan, membahagiakan orang lain, hingga apakah dia bisa menyakiti hati banyak orang,” jelasnya.

Dijelaskannya pula, cara seorang perempuan bekerja itu lebih kepada nurani dan perasaannya, sehingga membuat ia lebih berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan. “Itu bisa saja mempengaruhi kinerjanya untuk mengarah kepada hal-hal yang lebih rapi, teliti, bahkan ingin sempurna. Artinya perempuan yang bekerja selalu ingin hasil kerjanya dikatakan bagus dan diacungi jempol,” tegas Fanny.

Meski begitu, lanjut Fanny, tetap terdapat pengecualian yang semuanya kembali kepada proses interaksi dan pengaruh masa lalu seorang perempuan. Jika seandainya ada seorang perempuan yang melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, maka perlu diteliti kembali apa faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebut.

“Karena nobody’s perfect, pada intinya semua perempuan terlahir dengan nurani dan kepekaan hati. Jadi setiap aktivitas atau pekerjaan yang ia lakukan akan dipengaruhi oleh perasaannya,” tuturnya.

Adapun yang dikerjakan seorang perempuan yang selalu dibahasakan dengan semua pekerjaan karena sentuhan perempuan. “Biasanya lebih rapi serta baik situasi dan kondisinya,” ujar Fanny.

Diakui Fanny, adapun kekurangan dari seorang perempuan yang bekerja, yakni karena selalu menggunakan hati.  Sehingga terkadang kerap kali baper alias terbawa perasaan. Karena semuanya diukur dengan hati. “Maka ketika tidak mampu melakukan pekerjaannya, maka cenderung makan hati, sakit hati, dan jadi malas hati, takut jika menghadapi pekerjaan yang sama untuk dilakukan, maka akan menimbulkan kegagalan lagi,” tutur Fanny.

Terkadang, lanjut Fanny, tidak sedikit yang menggunakan hati dan merasa tidak tega untuk memberikan sanksi atau hukuman jika ada rekan kerja atau orang yang dipimpinnnya melakukan kesalahan.

“Maka perempuan lebih banyak mentolelir kesalahan tersebut daripada menegakkan kebenaran. Sehingga perempuan seringkali memberikan maaf daripada menghakimi,” jelasnya.

Tak jarang pula kesalahan orang lain diabaikan demi menjaga perasaan atau hati orang tersebut, hal itulah yang merupakan salah satu sisi lemahnya seorang perempuan.

“Tidak lupa pula saya mengucapkan selamat hari Kartini untuk semua perempuan hebat di Indonesia,” pungkasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 15:26

Almarhumah Dikenal Penyayang Keluarga

TARAKAN - Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga Dedy Triwahyudi, SH.…

Senin, 19 November 2018 15:28

Utang Prioritas, TPP Dipangkas?

Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 masih bergulir…

Senin, 19 November 2018 15:27

Penghuni Rumah Lompat Lewat Jendela

TARAKAN– Hujan lebat yang mengguyur Tarakan menyebabkan dua rumah di…

Senin, 19 November 2018 15:21

Nilai Kerugian di Bawah Rp 500 Juta

TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Widyahwan membeberkan jika perhitungan…

Senin, 19 November 2018 15:06

Menanti Ajang Green and Clean

TARAKAN – Pernah masuk dalam kategori lingkungan green and clean,…

Senin, 19 November 2018 15:04

KPU Belum Beri Putusan Sanksi Pelanggaran APK

TARAKAN - Meski alat peraga kampanye (APK) telah berada di…

Senin, 19 November 2018 10:46

Pemilih di Lapas Belum Klir

TARAKAN – Potensi pemilih masih meninggalkan polemik. Khususnya pada pemilih…

Senin, 19 November 2018 10:44

Gugup Dinilai Juri dari Negara Asia Tenggara Lainnya

Gadis kelahiran Malinau 26 Oktober 2002 membanggakan. Tidak hanya membawa…

Senin, 19 November 2018 10:42

MEREKA KEPALA BATU..!! Ngotot Jajakan Jualan di Dermaga Pelabuhan

TARAKAN - Meski diimbau untuk tidak lagi menjual makanan di…

Senin, 19 November 2018 10:29

Tukarkan Uang Sebelum Tidak Laku

TARAKAN - Dalam pelaksaanan tugas mengatur dan menjaga kelancaran sistem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .