MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 10:36
Deportan Padati Nunukan, Dipulangkan dengan Biaya Sendiri

Kali Ketiga WNI Biayai Sendiri Deportasinya

DIPULANGKAN: Ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka dipadati para deportan yang diusir dari Sabah, Malaysia, Kamis (20/4). Pemulangan kali ini dibiayai sendiri para deportan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi besar-besaran 470 Warga Negara Indonesia (WNI), Kamis (20/4) petang. Para deportan dipulangkan setelah menyelesaikan hukumannya di Malaysia. Selain itu, pemulangan WNI ke tanah air ini menjadi paling besar 2017 ini.

WNI yang dipulangkan didominasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Sabah, Malaysia tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi seperti paspor. Dirincikan, BMI dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau, Sabah Malaysia berjumlah 140 orang, terdiri dari 105 laki-laki dewasa, 31 perempuan dewasa, tiga orang anak laki-laki dan satu orang anak perempuan.

Sedangkan, BMI yang berasal dari PTS Papar, Manggatal Kota Kinabalu dan Sibuga Sandakan, Sabah Malaysia berjumlah sebanyak 330 orang. Ada 222 laki-laki dewasa, 95 perempuan dewasa, 8 anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan.

Staf Teknis Imigrasi Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Ujo Sutoyo mengatakan, para WNI yang dideportasi akibat pelanggaran peraturan imigrasi 1963 tentang peyalahgunaan visa kunjungan sosial. Serta tidak memiliki dokumen yang sah.

“Ini deportasi yang dibiayai dari WNI sendiri, pertama pada Februari lalu kedua Maret dan April ini yang ketiga kalinya,” kata Ujo Sutoyo kepada pewarta harian ini kemarin.

Para WNI hanya dibebankan sebesar Ringgit Malaysia (RM) 90 untuk dewasa dan anak RM 45. Biaya tersebut sesuai kesepakatan KRI Tawau, Imigrasi Malaysia dan Majelis Keselamatan Negara (MKN) Tawau. Pemerintah Malaysia membebankan biaya kepada deportan, karena melalui pelabuhan baru.

Untuk biaya gratis untuk deportasi masih dilakukan lelang baru di Malaysia. “Informasi dari Pemerintah Malaysia, Juni baru akan ada pemulangan gratis, semua akan dibiayai Pemerintah Malaysia,” tambahnya.

Sementara, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Edi Sudjarwo mengatakan, banyaknya jumlah WNI yang dipulangkan tentu memadati ruangan yang ada di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa). “Kalau 470 orang rusunawa masih mampu. Kecuali jumlahnya di atas itu, kami harus mencari solusi tempat lain,” kata Edi Sudjarwo.

Lanjut dia, BP3TKI Nunukan akan melakukan pembinaan kurang lebih tiga hari di Rusunawa selama proses penampungan. Pihaknya juga memastikan tidak memiliki kendala. “Kami (BP3TKI Nunukan, Red.) berusaha melakukan yang terbaik dari segi pelayanan karena sudah menjadi tanggungjawab untuk menampung para deportan ini,” singkatnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:21

Naik Ketinting Demi Salat Id di Islamic Center

NUNUKAN – Antusias masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat id di Islamic Center Hidayaturrahman…

Selasa, 27 Juni 2017 10:20

LIHAT NIH..!! Serunya Lebaran WNI di Tawau Malaysia

NUNUKAN – Walaupun berada di luar negeri, ternyata tidak membuat Warga Negara Indonesia (WNI)…

Minggu, 25 Juni 2017 23:44

Islamic Center, Masjid yang Paling Didominasi Pengunjung

NUNUKAN — Masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat Idul Fitri  di Islamic Center Hidayaturrahman,…

Minggu, 25 Juni 2017 23:31

Lebaran Pertama Diwarnai Listrik Biarpet

NUNUKAN – Momen berbagi kebahagiaan dan silaturahmi masyarakat Nunukan dan Sebatik dalam suasana…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21

Ratusan Personel Gabungan Amankan Takbiran Keliling

NUNUKAN - Sebanyak 450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalan perayaan takbiran keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 14:32

Gara-Gara Main Korek Api, Bocah 2 Tahun Nyaris Bakar Rumah Mewah Ini

NUNUKAN – Kelalaian orang tua dalam pengawasan anak bisa berujung fatal. Seperti yang terjadi…

Jumat, 23 Juni 2017 10:34

H-3 Lonjakan Penumpang di PLBL Belum Terlihat

NUNUKAN – Penumpang yang melalui Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:33

Penumpang Kapal Diperiksa Aparat Gabungan

NUNUKAN – Untuk mengantisipasi adanya eksodus teroris dari Marawi, Filipina, tim aparat gabungan…

Kamis, 22 Juni 2017 12:48

Moratorium DOB Berlanjut hingga 2018

NUNUKAN – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih dilakukan pemerintah membuat sejumlah…

Kamis, 22 Juni 2017 12:47

Penambahan Rombel SMA Ditolak

NUNUKAN - Keputusan adanya penambahan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .