MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 10:36
Deportan Padati Nunukan, Dipulangkan dengan Biaya Sendiri

Kali Ketiga WNI Biayai Sendiri Deportasinya

DIPULANGKAN: Ruang tunggu Pelabuhan Tunon Taka dipadati para deportan yang diusir dari Sabah, Malaysia, Kamis (20/4). Pemulangan kali ini dibiayai sendiri para deportan. ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi besar-besaran 470 Warga Negara Indonesia (WNI), Kamis (20/4) petang. Para deportan dipulangkan setelah menyelesaikan hukumannya di Malaysia. Selain itu, pemulangan WNI ke tanah air ini menjadi paling besar 2017 ini.

WNI yang dipulangkan didominasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Sabah, Malaysia tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi seperti paspor. Dirincikan, BMI dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau, Sabah Malaysia berjumlah 140 orang, terdiri dari 105 laki-laki dewasa, 31 perempuan dewasa, tiga orang anak laki-laki dan satu orang anak perempuan.

Sedangkan, BMI yang berasal dari PTS Papar, Manggatal Kota Kinabalu dan Sibuga Sandakan, Sabah Malaysia berjumlah sebanyak 330 orang. Ada 222 laki-laki dewasa, 95 perempuan dewasa, 8 anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan.

Staf Teknis Imigrasi Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Ujo Sutoyo mengatakan, para WNI yang dideportasi akibat pelanggaran peraturan imigrasi 1963 tentang peyalahgunaan visa kunjungan sosial. Serta tidak memiliki dokumen yang sah.

“Ini deportasi yang dibiayai dari WNI sendiri, pertama pada Februari lalu kedua Maret dan April ini yang ketiga kalinya,” kata Ujo Sutoyo kepada pewarta harian ini kemarin.

Para WNI hanya dibebankan sebesar Ringgit Malaysia (RM) 90 untuk dewasa dan anak RM 45. Biaya tersebut sesuai kesepakatan KRI Tawau, Imigrasi Malaysia dan Majelis Keselamatan Negara (MKN) Tawau. Pemerintah Malaysia membebankan biaya kepada deportan, karena melalui pelabuhan baru.

Untuk biaya gratis untuk deportasi masih dilakukan lelang baru di Malaysia. “Informasi dari Pemerintah Malaysia, Juni baru akan ada pemulangan gratis, semua akan dibiayai Pemerintah Malaysia,” tambahnya.

Sementara, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Edi Sudjarwo mengatakan, banyaknya jumlah WNI yang dipulangkan tentu memadati ruangan yang ada di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa). “Kalau 470 orang rusunawa masih mampu. Kecuali jumlahnya di atas itu, kami harus mencari solusi tempat lain,” kata Edi Sudjarwo.

Lanjut dia, BP3TKI Nunukan akan melakukan pembinaan kurang lebih tiga hari di Rusunawa selama proses penampungan. Pihaknya juga memastikan tidak memiliki kendala. “Kami (BP3TKI Nunukan, Red.) berusaha melakukan yang terbaik dari segi pelayanan karena sudah menjadi tanggungjawab untuk menampung para deportan ini,” singkatnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:18

Pintu Resmi Libur, Jalur Tikus Diincar

NUNUKAN -  Aktivitas jalur penyeberangan resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, Jumat (16/2)  libur,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54

Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:53

Lihat Pemuda Candu Lem, Laporkan!

BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengimbau masyarakat melaporkan jika melihat atau…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:31

Jalan Lingkar Diguyur Rp 22 M, Tapi Jangan Asal

NUNUKAN – Jalan Lingkar di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat yang mengalami longsor pada…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:30

Agar Tak Dipermainkan Pemilik Modal

NUNUKAN – Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik yang belum selesai dibangun pada 2017 lalu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:29

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:28

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Kamis, 15 Februari 2018 11:57

Express Air Belum Jelas

USAI melakukan proving flight atau percobaan penerbangan di Kaltara awal Februari lalu. Maskapai Xpress…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .