MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 21 April 2017 10:31
Konsumsi Daging Sapi Masih Minim
TAK TERBIASA: Masyarakat di KTT masih minim mengkonsumsi daging sapi. ANGGA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Tingkat mengonsumsi daging sapi di Kabupaten Tana Tidung (KTT) bisa dikatakan masih sangat minim, karena masyarakat rata rata lebih memilih menkomsumsi daging ayam atau ikan.

Udin, salah satu warga peternak sapi di KTT mengatakan hal tersebut. Dijelaskannya, tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging sapi masih kecil, sebab di Kabupaten Tana Tidung pedagang daging sapi yang memang betul-betul rutin sangat jarang, karena di sini masyarakat lebih memilih mengonsumsi daging ayam potong atau ikan. "Kalaupun daging biasanya daging payau (sejenis rusa). Makanya ternak sapi tidak terlalu ada permintaan," katanya.

Peternak sapi di KTT selama ini murni dikelola secara swadaya dengan bantuan atau subsidi pemerintah melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, berupa bibit ternak anak sapi. Sedangkan untuk kandang dan ketersedian pakan disediakan peternak. Dalam kurun waktu dua tahun setiap peternak sudah bisa menghasilkan anak sapi atau berat sapi awal subsidi bertambah tiga kali lipat.

"Rata-rata sapi yang dikembangkan sudah semakin banyak saja setiap tahunnya. Kalaupun ada permintaan terkait ternak sapi biasanya akan dilakukan masyarakat dalam keadaan hidup yang biasanya digunakan untuk acara pernikahan dan berbagai acara lainya. Sedangkan untuk permintaan daging sapinya sehari-hari masih minim," jelasnya.

"Jadi kalau untuk peternak lokal bisanya akan menyediakan sapinya saja daripada menjual dagingnya. Sebab permintaan masyarakat bisa dikatakan tidak ada dan lebih memilih memesan sapi untuk acara-acara pernikahan dan acara lainnya. Untuk itu kami fokus hanya menjual sapinya saja," ujarnya.

Untuk sapi sendiri dengan berat antara 120-150 kilogram (kg) dijual dengan harga beragam mulai Rp 12 juta sampai dengan Rp 15 juta perekornya. Sedangkan sapi yang biasanya didatangkan dari luar daerah seperti Tarakan dan daerah sekitar dijual dengan harga Rp 150 per kilogramnya. (*/agg/ash)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 10:58

Operasi Cipta Kondisi, Sita Puluhan Liter Ciu

TANA TIDUNG – Polisi menggiatkan razia penyakit masyarakat di wilayah Kecamatan Sesayap, KTT,…

Selasa, 03 April 2018 09:37

Sidak Sarden, Justru Ketemu Makanan Kedaluwarsa

TANA TIDUNG - Tim gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kesehatan,…

Rabu, 07 Maret 2018 10:50

Telur yang Diduga Palsu Akan Diuji di Tarakan

TANA TIDUNG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Tana Tidung langsung melakukan…

Rabu, 14 Februari 2018 12:44

Berburu Mesin Genset,Warga Rela Menyelam

TANA TIDUNG -  Insiden olengnya kapal motor KM Bintang Timur di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten…

Selasa, 23 Januari 2018 10:54

Diharapkan Jadi Acuan di 2018

TANA TIDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Tidung (KTT) melaksanakan rapat paripurna…

Selasa, 23 Januari 2018 10:52

Pengusaha Tambak Wajib Bayar Pajak!

TANA TIDUNG -  Upaya optimalisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) di sektor perikanan,…

Senin, 22 Januari 2018 12:33

Ajak ASN Tingkatkan Disiplin

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) H.Undunsyah, didampingi oleh wakilnya, Markus, memimpin…

Sabtu, 20 Januari 2018 10:48

Bersihkan Sisa Puing-Puing Pembongkaran PKL

TANA TIDUNG – Memberikan bukti nyata dan turun langsung ke lapangan terus dilakukan Pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 10:14

Tinjau Progres Turap Kedua

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Dr. H.Undunsyah, MH.MSI meninjau lokasi pembangunan…

Kamis, 18 Januari 2018 10:11

Wabup Tinjau Kesiapan Relokasi PKL

TANA TIDUNG - Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Markus, meninjau lokasi  pemindahan pedagang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .