MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 20 April 2017 11:40
Dua Postingan di PDKT Bikin Berang Tim Relawan Salam Dua Jari

Agar Ada Efek Jera, Laporkan ke Tim Cyber Polres Tarakan

DISOROT: Postingan akun di media sosial PDKT yang diprotes tim relawan Salam Dua Jari. BANK DATA RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, class="m-4404214188927592716p1">TARAKAN – Pemberitaan atau isu yang dilontarkan oleh salah satu akun media sosial facebook pada grup Forum Peduli Kota Tarakan (PDKT) membuat berang tim relawan Salam Dua Jari, komunitas pendukung Irianto Lambrie-Udin Hianggio di Pilkada Kaltara 2015 yang hingga saat ini masih eksis. Sebab, tanggapan yang dilontarkan akun tersebut tidak benar adanya (hoax).

Akun yang dimaksud atas nama Mega pratama, yang menuliskan di forum PDKT pada 17 April lalu berupa; “info tetangga ku kemaren bhw pak gubernur irianto lamrie itu AROGAN dan merasa paling pintar dari bawahannya. sadar diri pak gub anda itu org baru jd jgn suka kelahi sm pejabt di kaltara.”

Postingan akun ini kemudian memantik protes dari tim relawan Salam Dua Jari. Ketua tim relawan Salam Dua Jari, Hendy Arif atau yang akrab disapa Maxi Adonatus menyatakan, pihaknya sangat keberatan dengan adanya postingan-postingan yang bersifat adu domba dan memfitnah salah satu pejabat tinggi Kaltara, dalam hal ini Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie. Langkah yang akan dilakukannya yakni akan melaporkan pemilik akun atas nama Mega Pratama kepada pihak berwajib, yakni Polres Tarakan. “Jika tidak ada halangan, akan kami laporkan pada Kamis (hari ini, Red.). Ini atas inisiatif kami sendiri, tidak dari gubernur dan gubernur pun belum tahu. Postingan yang sifatnya negatif ini sudah semakin meresahkan dan bersifat hoax sejak pemberitaan Pilwali Tarakan,” ungkapnya kepada Radar Tarakan, Rabu (19/4).

Lebih lanjut, kata Maxi, akun Mega Pratama yang melontarkan postingan tersebut sudah sangat meresahkan. Ditegaskannya, postingan pada 17 April akun Mega Pratama memuat isu bahwa Gubernur Kaltara  bersifat arogan dan merasa paling pintar dari bawahannya, tidaklah benar. “Perlu digarisbawahi bahwa itu tidak benar. Kami akan melanjutkan perkara ini pada tim cyber Polda Kaltim,” jelas pria berkepala plontos ini.

Sebelumnya juga diketahui tim relawan Salam Dua Jari, bahwa akun Mega Pratama ini memposting tulisan yang menyudutkan gubernur, bahwa gubernur mendukung salah satu bakal calon (balon) yang akan mengikuti Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Tarakan 2018 mendatang.

Terkait pelaporan ke polisi, saat ini Maxi Adonatus bersama rekan-rekannya sedang mengumpulkan bukti-bukti, sebagai dasar laporan sebelum melaporkan ke Polres Tarakan. Maxi menegaskan, dirinya bukan anti kepada media sosial, namun lebih kepada ingin memberikan pembelajaran kepada setiap pengguna media sosial tentang bagaimana cara menggunakan hal tersebut yang berdampak positif kepada masyarakat. Salah satunya kepada pemilik akun Mega Pratama.

Selain kepada akun Mega Pratama, ada lagi akun yang bernama Mega Ayu Pratama yang juga akan dilaporkan kepada pihak berwajib. “Data tentang berita hoax dari kedua akun tersebut sudah kami kumpulkan dan akan kami jerat dalam Undang-undang Infomasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 27 ayat 3,” beber Maxi.

Di lain sisi, perwakilan Forum Masyarakat Kaltara Bersatu, Andi Solar mengatakan, selain akan melaporkan akun facebook yang bernama Mega Pratama dan Mega Ayu Pratama, pihaknya yang bekerja sama dengan relawan Salam Dua Jari, juga memberikan teguran keras kepada admin dari grup Forum PDKT. Andi Solar pun mengimbau kepada admin di grup sosial ini agar bersifat netral pada postingan yang disebar oleh beberapa memberdi akun facebook. “Saya lihat, ada ketidakseimbangan pada admin. Malahan, komentar yang ditanggapi admin juga bersifat provokasi dengan membenturkan antara pejabat-pejabat di Kaltara,” ujar Andi Solar.

Halaman:
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 10:58

Harus Ada Pengecualian untuk DOB Kaltara

JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang menunda pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tahun 2017…

Rabu, 20 September 2017 10:53

Hampir Tiap Hari Listrik Padam

TARAKAN – Kestabilan listrik di Tarakan nampaknya akan terus bergantung pada gas. Sebab, saat…

Rabu, 20 September 2017 10:50

Tak Terapkan HET, Pedagang Akan Disanksi

TARAKAN – Pengaturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di Indonesia terlah diberlakukan, tak…

Rabu, 20 September 2017 10:47

Bibir Membiru Diredakan Hanya dengan Air Hangat

Jika dilihat sekilas, Atika Zahra Ratifa tampak seperti bayi sehat pada umumnya. Namun, siapa sangka…

Rabu, 20 September 2017 10:41

Warga KTT Terhipnotis Penampilan The Angelz

TANA TIDUNG – Tak hanya penyanyi-penyanyi dangdut dan melayu saja yang meramaikan pesta rakyat…

Rabu, 20 September 2017 10:38

APBD-P Belum Dibahas, Masih Menunggu Provinsi

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) oleh Tim Anggaran Pemerintah…

Rabu, 20 September 2017 10:35

PJU Kurang, Anggaran Pengadaan Menipis

TARAKAN – Penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Paguntaka masih terbilang minim, termasuk di daerah…

Rabu, 20 September 2017 10:33

Tigor Menolak Jika Jadi Wakil

TARAKAN – Keputusan DPP Golkar yang merekomendasikan Badrun untuk diusung pada pilwali tahun depan,…

Rabu, 20 September 2017 10:31

Dua Mucikari Diringkus Tim Polda

TARAKAN – Maraknya karaoke dewasa yang tersebar di beberapa titik di Tarakan akhirnya menjadi…

Rabu, 20 September 2017 04:15

Api 'Mengamuk", Bakar Sejumlah Kios di Pasar Gusher

TARAKAN - Insiden nahas mewarnai pertengahan September. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga dihebohkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .