MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 19 April 2017 10:08
Kapal Terbakar, Warga Pesisir Panik
PANIK: Tampak jarak kapal dengan Dermaga Inhutani yang begitu dekat. Relawan Balakar RT 10 Nunukan Tengah memantau situasi kapal yang terbakar. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kepanikan warga pesisir kembali terjadi pukul 05.24 Wita, Selasa (18/4). Gumpalan asap tebal dan hitam dari sebuah kapal yang terbakar membuat warga Sungai Bolong, Pasar Sentral Inhutani dan Jamaker berhamburan keluar rumah.

Dari kejauhan, api terlihat membakar bagian belakang Kapal Layar Motor (KLM) Bunga Indah. Api semakin membesar lantaran angin pagi itu cukup kencang. Selain itu, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Nunukan juga sulit menjangkau lokasi lantaran berada di atas laut. Sehingga, api semakin membesar.

Karena hanya berjangkar dan jaraknya sekira 500 meter dari permukiman warga di Dermaga Pasar Sentral Inhutani, relawan balakar Rukun Tetangga (RT) 10, Kelurahan Nunukan Utara akhirnya menyiapkan sejumlah alat pemadaman api. Termasuk mesin dan selang yang dimiliki. “Bahaya juga kalau jangkarnya lepas dan ke daratan. Bisa habis perumahan di sini (Pasar Sentaral Inhutani, Red). Karena muatan kapal itu mudah terbakar,” ungkap Uceng sembari menyiapkan peralatan pemadaman api bersama rekan-rekannya yang lain.

Hj. Rusni saksi yang mengaku melihat kali pertama api menjalar di kapal bermuatan kernel (minyak inti kelapa sawit) itu mengatakan, usai salat Subuh, dirinya awalnya hanya melihat asap hitam pekat. Lalu, kemudian terlihat api. Setelah itu, dirinya mulai berteriak dan membuat beberapa warga berhamburan keluar mencari sumber api tersebut. “Saya pikirnya kebarakan itu rumah ruko (rumah toko) di Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada). Makanya saya teriak, kebakaran. Ternyata di kapal,” akunya.

Hanya hitungan menit, ratusan warga berkerumun di jembatan dan beberapa lokasi di pinggir laut. Sebagian warga memilih mengabadikan momen kebakaran tersebut. Ada juga yang terlihat sengaja berfoto dengan latar kapal yang sedang terbakar. Hampir 1 jam, tak ada proses pemadaman terlihat. Dari kejauhan tak terlihat juga Anak Buah Kapal (ABK). Namun, beberapa speedboat  dan beberapa kapal serta perahu bermesin temple mendekat dan memantau kondisi kapal.

Beberapa menit kemudian, terlihat sebuah perahu panjang (longboat) dengan kecepatan tinggi menuju Dermaga Sungai Bolong. Di atas perahu itu, terdapat 9 orang termasuk juru mudinya. Beberapa di antara penumpang itu terlihat hanya membawa tas kecil dan bungkusan dari sarung. Tujuh di antara 9 orang tadi merupakan ABK dan seorang kapten kapal. Mereka dievakuasi dari kapal yang hampir menghanguskan tubuh mereka.

“Untuk sementara kami amankan di pos dulu. Sambil dimintai data dan keterangan penyebab kebakaran itu,” kata Bripka Arya Agus, anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong kepada media ini. (oya/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08

Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:06

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:05

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:00

Maknai Kemerdekaan dengan Cara Berbeda

Nunukan – Berbagai cara dilakukan untuk memperingati hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia…

Jumat, 18 Agustus 2017 18:24

Sang Merah Putih di Perbatasan

NUNUKAN – Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia digelar serentak di seluruh Indonesia.…

Jumat, 18 Agustus 2017 18:18

Terdakwa Sabu 7 Kg Jadi Saksi di Persidangannya

NUNUKAN – Sidang lanjutan perkara narkotika golongan satu jenis sabu seberat 7 kilogram (kg) berlanjut,…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:32

Alkes Minim, Pasien Pilih Berobat ke Malaysia

NUNUKAN – Minimnya fasilitas kesehatan di wilayah perbatasan membuat masyarakatnya harus berobat…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:31

Belum Ada Tanda-Tanda MEA di Perbatasan

NUNUKAN – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) hingga saat ini belum berlaku untuk wilayah perbatasan,…

Senin, 14 Agustus 2017 11:25

PKL Eks Alun-Alun Keluhkan Sepi Pembeli

NUNUKAN – Pasca dipindahkan dari Alun-alun Nunukan ke halaman samping gedung UKM Centre Nunukan,…

Senin, 14 Agustus 2017 11:23

Jelang Hari Kemerdekaan, WNI Akan Banjiri KJRI

NUNUKAN - Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI), Kamis (17/8) mendatang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .