MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 19 April 2017 10:08
Kapal Terbakar, Warga Pesisir Panik
PANIK: Tampak jarak kapal dengan Dermaga Inhutani yang begitu dekat. Relawan Balakar RT 10 Nunukan Tengah memantau situasi kapal yang terbakar. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kepanikan warga pesisir kembali terjadi pukul 05.24 Wita, Selasa (18/4). Gumpalan asap tebal dan hitam dari sebuah kapal yang terbakar membuat warga Sungai Bolong, Pasar Sentral Inhutani dan Jamaker berhamburan keluar rumah.

Dari kejauhan, api terlihat membakar bagian belakang Kapal Layar Motor (KLM) Bunga Indah. Api semakin membesar lantaran angin pagi itu cukup kencang. Selain itu, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Nunukan juga sulit menjangkau lokasi lantaran berada di atas laut. Sehingga, api semakin membesar.

Karena hanya berjangkar dan jaraknya sekira 500 meter dari permukiman warga di Dermaga Pasar Sentral Inhutani, relawan balakar Rukun Tetangga (RT) 10, Kelurahan Nunukan Utara akhirnya menyiapkan sejumlah alat pemadaman api. Termasuk mesin dan selang yang dimiliki. “Bahaya juga kalau jangkarnya lepas dan ke daratan. Bisa habis perumahan di sini (Pasar Sentaral Inhutani, Red). Karena muatan kapal itu mudah terbakar,” ungkap Uceng sembari menyiapkan peralatan pemadaman api bersama rekan-rekannya yang lain.

Hj. Rusni saksi yang mengaku melihat kali pertama api menjalar di kapal bermuatan kernel (minyak inti kelapa sawit) itu mengatakan, usai salat Subuh, dirinya awalnya hanya melihat asap hitam pekat. Lalu, kemudian terlihat api. Setelah itu, dirinya mulai berteriak dan membuat beberapa warga berhamburan keluar mencari sumber api tersebut. “Saya pikirnya kebarakan itu rumah ruko (rumah toko) di Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada). Makanya saya teriak, kebakaran. Ternyata di kapal,” akunya.

Hanya hitungan menit, ratusan warga berkerumun di jembatan dan beberapa lokasi di pinggir laut. Sebagian warga memilih mengabadikan momen kebakaran tersebut. Ada juga yang terlihat sengaja berfoto dengan latar kapal yang sedang terbakar. Hampir 1 jam, tak ada proses pemadaman terlihat. Dari kejauhan tak terlihat juga Anak Buah Kapal (ABK). Namun, beberapa speedboat  dan beberapa kapal serta perahu bermesin temple mendekat dan memantau kondisi kapal.

Beberapa menit kemudian, terlihat sebuah perahu panjang (longboat) dengan kecepatan tinggi menuju Dermaga Sungai Bolong. Di atas perahu itu, terdapat 9 orang termasuk juru mudinya. Beberapa di antara penumpang itu terlihat hanya membawa tas kecil dan bungkusan dari sarung. Tujuh di antara 9 orang tadi merupakan ABK dan seorang kapten kapal. Mereka dievakuasi dari kapal yang hampir menghanguskan tubuh mereka.

“Untuk sementara kami amankan di pos dulu. Sambil dimintai data dan keterangan penyebab kebakaran itu,” kata Bripka Arya Agus, anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong kepada media ini. (oya/eza)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Beberapa Oknum Dapat "Jatah" Duit dari Beras Selundupan

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .