MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 19 April 2017 10:08
Kapal Terbakar, Warga Pesisir Panik
PANIK: Tampak jarak kapal dengan Dermaga Inhutani yang begitu dekat. Relawan Balakar RT 10 Nunukan Tengah memantau situasi kapal yang terbakar. SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kepanikan warga pesisir kembali terjadi pukul 05.24 Wita, Selasa (18/4). Gumpalan asap tebal dan hitam dari sebuah kapal yang terbakar membuat warga Sungai Bolong, Pasar Sentral Inhutani dan Jamaker berhamburan keluar rumah.

Dari kejauhan, api terlihat membakar bagian belakang Kapal Layar Motor (KLM) Bunga Indah. Api semakin membesar lantaran angin pagi itu cukup kencang. Selain itu, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Nunukan juga sulit menjangkau lokasi lantaran berada di atas laut. Sehingga, api semakin membesar.

Karena hanya berjangkar dan jaraknya sekira 500 meter dari permukiman warga di Dermaga Pasar Sentral Inhutani, relawan balakar Rukun Tetangga (RT) 10, Kelurahan Nunukan Utara akhirnya menyiapkan sejumlah alat pemadaman api. Termasuk mesin dan selang yang dimiliki. “Bahaya juga kalau jangkarnya lepas dan ke daratan. Bisa habis perumahan di sini (Pasar Sentaral Inhutani, Red). Karena muatan kapal itu mudah terbakar,” ungkap Uceng sembari menyiapkan peralatan pemadaman api bersama rekan-rekannya yang lain.

Hj. Rusni saksi yang mengaku melihat kali pertama api menjalar di kapal bermuatan kernel (minyak inti kelapa sawit) itu mengatakan, usai salat Subuh, dirinya awalnya hanya melihat asap hitam pekat. Lalu, kemudian terlihat api. Setelah itu, dirinya mulai berteriak dan membuat beberapa warga berhamburan keluar mencari sumber api tersebut. “Saya pikirnya kebarakan itu rumah ruko (rumah toko) di Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada). Makanya saya teriak, kebakaran. Ternyata di kapal,” akunya.

Hanya hitungan menit, ratusan warga berkerumun di jembatan dan beberapa lokasi di pinggir laut. Sebagian warga memilih mengabadikan momen kebakaran tersebut. Ada juga yang terlihat sengaja berfoto dengan latar kapal yang sedang terbakar. Hampir 1 jam, tak ada proses pemadaman terlihat. Dari kejauhan tak terlihat juga Anak Buah Kapal (ABK). Namun, beberapa speedboat  dan beberapa kapal serta perahu bermesin temple mendekat dan memantau kondisi kapal.

Beberapa menit kemudian, terlihat sebuah perahu panjang (longboat) dengan kecepatan tinggi menuju Dermaga Sungai Bolong. Di atas perahu itu, terdapat 9 orang termasuk juru mudinya. Beberapa di antara penumpang itu terlihat hanya membawa tas kecil dan bungkusan dari sarung. Tujuh di antara 9 orang tadi merupakan ABK dan seorang kapten kapal. Mereka dievakuasi dari kapal yang hampir menghanguskan tubuh mereka.

“Untuk sementara kami amankan di pos dulu. Sambil dimintai data dan keterangan penyebab kebakaran itu,” kata Bripka Arya Agus, anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong kepada media ini. (oya/eza)


BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:21

Naik Ketinting Demi Salat Id di Islamic Center

NUNUKAN – Antusias masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat id di Islamic Center Hidayaturrahman…

Selasa, 27 Juni 2017 10:20

LIHAT NIH..!! Serunya Lebaran WNI di Tawau Malaysia

NUNUKAN – Walaupun berada di luar negeri, ternyata tidak membuat Warga Negara Indonesia (WNI)…

Minggu, 25 Juni 2017 23:44

Islamic Center, Masjid yang Paling Didominasi Pengunjung

NUNUKAN — Masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat Idul Fitri  di Islamic Center Hidayaturrahman,…

Minggu, 25 Juni 2017 23:31

Lebaran Pertama Diwarnai Listrik Biarpet

NUNUKAN – Momen berbagi kebahagiaan dan silaturahmi masyarakat Nunukan dan Sebatik dalam suasana…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21

Ratusan Personel Gabungan Amankan Takbiran Keliling

NUNUKAN - Sebanyak 450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalan perayaan takbiran keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 14:32

Gara-Gara Main Korek Api, Bocah 2 Tahun Nyaris Bakar Rumah Mewah Ini

NUNUKAN – Kelalaian orang tua dalam pengawasan anak bisa berujung fatal. Seperti yang terjadi…

Jumat, 23 Juni 2017 10:34

H-3 Lonjakan Penumpang di PLBL Belum Terlihat

NUNUKAN – Penumpang yang melalui Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:33

Penumpang Kapal Diperiksa Aparat Gabungan

NUNUKAN – Untuk mengantisipasi adanya eksodus teroris dari Marawi, Filipina, tim aparat gabungan…

Kamis, 22 Juni 2017 12:48

Moratorium DOB Berlanjut hingga 2018

NUNUKAN – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih dilakukan pemerintah membuat sejumlah…

Kamis, 22 Juni 2017 12:47

Penambahan Rombel SMA Ditolak

NUNUKAN - Keputusan adanya penambahan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .