MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 19 April 2017 10:07
Api Diduga dari Mesin Listrik

Kapal Bermuatan Kernel Hangus

DIEVAKUASI: Tampak 6 ABK dan seorang kapten (menggunakan kopiah putih) saat dievakuasi dari lokasi kebakaran dan diberikan arahan dari personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSOP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong, Selasa (18/4). SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kebakaran yang menghanguskan Kapal Layar Motor (KLM) Bunga diduga berawal dari korsleting mesin pembangkit listrik. Kapal asal Jakarta yang sedang berjangkar di dekat Dermaga Pasar Sentral Inhutani sulit dipadamkan lantaran lokasinya sulit dijangkau petugas pemadam kebakaran, Selasa (18/4).     

Kapten Mustarim (65) menjelaskan, saat kejadian dirinya baru selasai menunaikan ibadah Salat Subuh. Tiba-tiba asap tebal disertai hawa panas dari bagian bawa kamar tidurnya terasa. Penasaran, kapten kelahiran Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menuju ruangan mesin.  “Api awalnya dari kamar mesin. Mesin listrik yang terbakar. Karena dekat dengan bahan mudah terbakar makanya cepat membesar,” ungkap Mustarim yang ditemui Radar Nunukan saat berada di Dermaga Sungai Bolong usai dievakuasi.

Rencananya, kapal asal Jakarta ini akan kembali melanjutkan proses pengangkutan kernel (minyak inti kelapa sawit berwarna kuning berasal dari hasil olahan lanjut kernel atau inti kelapa sawit). Sebab, kemampuan angkutnya  mencapai 800 ton. Sementara yang saat ini baru sekira 350 ton kernel.

Sebenarnya, kata Mustarim, dirinya sudah meninggal ruangan yang terbakar. Namun karena tas berisi surat berharga dan ponselnya tertinggal, akhirnya memutuskan kembali ke ruangan istirahatnya. “Saya hampir terjebak. Karena tebalnya asap, saya tidak melihat lagi pintu keluar,” bebernya.

Sebelum dirinya ditinggal kapal lain yang kebetulan sedang bersandar di badan KLM Bunga Indah, ABK sempat berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan air yang ada. Namun, karena banyaknya bahan mudah terbakar membuat api semakin besar. “Kami padamkan di luar saja. Karena di ruang mesin api sudah membesar. Karena tidak sanggup, akhirnya kami tinggalkan kapal,” ungkapnya.

Dikatakan, atas kejadian itu, semua barang tidak dapat diselamatkan. Hanya yang melekat di badan saja yang ada. Termasuk isi kapal sebanyak 350 ton kernel. Rencananya, setelah menambah muatan, kapal akan berlayar ke Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). “Tak ada satupun pakaian dapat kami selamatkan. Semuanya di kamar dan pas di atas mesin yang terbakar. Untungnya saja, semua ABK selamat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo mengatakan, saat ini bangkai kapal dipindahkan ke Tanjung Batu, Kecamatan Nunukan Barat. Pemindahan itu dilakukan untuk menghindari terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Ditarik ke daratan agar memudahkan pemadaman. Sebab, kernel yang dimuat mengandung minyak yang mudah terbakar. Belum lagi lokasi kebakaran dekat dengan permukiman warga,” ungkap Agus saat dihubungi via ponselnya kemarin.

Dikatakan, KLM Bunga Indah ini merupakan kapal resmi yang telah melaporkan kedatangannya. Semua surat dan syarat-syarat berlayarnya lengkap. Pemiliknya,  PT Putra Setia Tengkawang, Jakarta. Sementara agen yang ada di Nunuka PT Rusianto Bersaudara. “Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. Nanti, akan kami dalami lagi. Untuk sementara ABK termasuk kapten kapal dimintai keterangan,” ungkapnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 10:44

Bulan Depan, Pelat KU Mulai Diberlakukan

NUNUKAN – Masyarakat di perbatasan yang memiliki kendaraan bermotor dapat mengganti pelatnya dengan…

Kamis, 27 April 2017 10:43

Pertama di Indonesia dan Bernama Jempol Serum

Kecamatan Nunukan kembali melakukan terobosan dalam melayani warganya. Berbekal prinsip memberikan pelayanan…

Rabu, 26 April 2017 11:47

Bupati Digugat Pegawainya di PTUN

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura digugat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah…

Rabu, 26 April 2017 11:45

Diprotes Pesertanya dan Langganan Juru Kunci MTQ Tingkat Provinsi

Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi segera digelar di Kabupaten Nunukan. Sebagai tuan rumah,…

Selasa, 25 April 2017 12:02

Pedagang Alun-Alun Tolak Lokasi Usulan Pemkab

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan telah melakukan pertemuan untuk membicarakan saran Pemerintah…

Selasa, 25 April 2017 11:59

Kantor KPUD Mangkrak

NUNUKAN – Pembangunan gedung kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nunukan tampaknya masih…

Senin, 24 April 2017 20:56

Pemindahan Pedagang Tunggu Surat Imbauan

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan sisa menunggu surat imbauan dari Pemerintah Kabupaten…

Senin, 24 April 2017 20:48

Tangani ODGJ, Dinsos Ngutang Rp 600 Juta ke RSUD Tarakan

NUNUKAN - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Nunukan sepertinya belum mampu ditangani sepenuhnya Dinas…

Senin, 24 April 2017 20:47

Gara-Gara Cuaca Ekstrem, Listrik Biarpet Lagi

NUNUKAN – Hujan deras dan angin kencang terjadi pada Sabtu (22/4) malam menyebabkan listrik padam…

Senin, 24 April 2017 20:43

Minim Anggaran, Dinsos Tak Pulangkan CTKI

NUNUKAN – Minimnya anggaran di Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan menghambat permintaan sejumlah korban…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .