MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 19 April 2017 10:07
Api Diduga dari Mesin Listrik

Kapal Bermuatan Kernel Hangus

DIEVAKUASI: Tampak 6 ABK dan seorang kapten (menggunakan kopiah putih) saat dievakuasi dari lokasi kebakaran dan diberikan arahan dari personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSOP) yang sedang bertugas di pos Dermaga Sungai Bolong, Selasa (18/4). SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kebakaran yang menghanguskan Kapal Layar Motor (KLM) Bunga diduga berawal dari korsleting mesin pembangkit listrik. Kapal asal Jakarta yang sedang berjangkar di dekat Dermaga Pasar Sentral Inhutani sulit dipadamkan lantaran lokasinya sulit dijangkau petugas pemadam kebakaran, Selasa (18/4).     

Kapten Mustarim (65) menjelaskan, saat kejadian dirinya baru selasai menunaikan ibadah Salat Subuh. Tiba-tiba asap tebal disertai hawa panas dari bagian bawa kamar tidurnya terasa. Penasaran, kapten kelahiran Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menuju ruangan mesin.  “Api awalnya dari kamar mesin. Mesin listrik yang terbakar. Karena dekat dengan bahan mudah terbakar makanya cepat membesar,” ungkap Mustarim yang ditemui Radar Nunukan saat berada di Dermaga Sungai Bolong usai dievakuasi.

Rencananya, kapal asal Jakarta ini akan kembali melanjutkan proses pengangkutan kernel (minyak inti kelapa sawit berwarna kuning berasal dari hasil olahan lanjut kernel atau inti kelapa sawit). Sebab, kemampuan angkutnya  mencapai 800 ton. Sementara yang saat ini baru sekira 350 ton kernel.

Sebenarnya, kata Mustarim, dirinya sudah meninggal ruangan yang terbakar. Namun karena tas berisi surat berharga dan ponselnya tertinggal, akhirnya memutuskan kembali ke ruangan istirahatnya. “Saya hampir terjebak. Karena tebalnya asap, saya tidak melihat lagi pintu keluar,” bebernya.

Sebelum dirinya ditinggal kapal lain yang kebetulan sedang bersandar di badan KLM Bunga Indah, ABK sempat berusaha memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan air yang ada. Namun, karena banyaknya bahan mudah terbakar membuat api semakin besar. “Kami padamkan di luar saja. Karena di ruang mesin api sudah membesar. Karena tidak sanggup, akhirnya kami tinggalkan kapal,” ungkapnya.

Dikatakan, atas kejadian itu, semua barang tidak dapat diselamatkan. Hanya yang melekat di badan saja yang ada. Termasuk isi kapal sebanyak 350 ton kernel. Rencananya, setelah menambah muatan, kapal akan berlayar ke Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). “Tak ada satupun pakaian dapat kami selamatkan. Semuanya di kamar dan pas di atas mesin yang terbakar. Untungnya saja, semua ABK selamat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan Agus Subagyo mengatakan, saat ini bangkai kapal dipindahkan ke Tanjung Batu, Kecamatan Nunukan Barat. Pemindahan itu dilakukan untuk menghindari terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Ditarik ke daratan agar memudahkan pemadaman. Sebab, kernel yang dimuat mengandung minyak yang mudah terbakar. Belum lagi lokasi kebakaran dekat dengan permukiman warga,” ungkap Agus saat dihubungi via ponselnya kemarin.

Dikatakan, KLM Bunga Indah ini merupakan kapal resmi yang telah melaporkan kedatangannya. Semua surat dan syarat-syarat berlayarnya lengkap. Pemiliknya,  PT Putra Setia Tengkawang, Jakarta. Sementara agen yang ada di Nunuka PT Rusianto Bersaudara. “Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian. Nanti, akan kami dalami lagi. Untuk sementara ABK termasuk kapten kapal dimintai keterangan,” ungkapnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:21

Naik Ketinting Demi Salat Id di Islamic Center

NUNUKAN – Antusias masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat id di Islamic Center Hidayaturrahman…

Selasa, 27 Juni 2017 10:20

LIHAT NIH..!! Serunya Lebaran WNI di Tawau Malaysia

NUNUKAN – Walaupun berada di luar negeri, ternyata tidak membuat Warga Negara Indonesia (WNI)…

Minggu, 25 Juni 2017 23:44

Islamic Center, Masjid yang Paling Didominasi Pengunjung

NUNUKAN — Masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat Idul Fitri  di Islamic Center Hidayaturrahman,…

Minggu, 25 Juni 2017 23:31

Lebaran Pertama Diwarnai Listrik Biarpet

NUNUKAN – Momen berbagi kebahagiaan dan silaturahmi masyarakat Nunukan dan Sebatik dalam suasana…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21

Ratusan Personel Gabungan Amankan Takbiran Keliling

NUNUKAN - Sebanyak 450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalan perayaan takbiran keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 14:32

Gara-Gara Main Korek Api, Bocah 2 Tahun Nyaris Bakar Rumah Mewah Ini

NUNUKAN – Kelalaian orang tua dalam pengawasan anak bisa berujung fatal. Seperti yang terjadi…

Jumat, 23 Juni 2017 10:34

H-3 Lonjakan Penumpang di PLBL Belum Terlihat

NUNUKAN – Penumpang yang melalui Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:33

Penumpang Kapal Diperiksa Aparat Gabungan

NUNUKAN – Untuk mengantisipasi adanya eksodus teroris dari Marawi, Filipina, tim aparat gabungan…

Kamis, 22 Juni 2017 12:48

Moratorium DOB Berlanjut hingga 2018

NUNUKAN – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih dilakukan pemerintah membuat sejumlah…

Kamis, 22 Juni 2017 12:47

Penambahan Rombel SMA Ditolak

NUNUKAN - Keputusan adanya penambahan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .