MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 18 April 2017 10:39
8 Kasus Kekerasan Anak Warnai Januari-April

Pelaku Kekerasan Harus Dihukum Berat

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN –  Kekerasan anak kerap kali terjadi seolah tak ada habisnya. Tercatat 8 kasus  kekerasan anak yang terjadi Januari hingga April 2017.

Menanggapi kasus ini,  Psikolog, Konselor dan Terapis, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Fanny Sumajouw berharap pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum lebih berat. Karena selain melukai korban secara fisik juga melukai secara psikis.

“Jadi selalu menjadi masalah terbesar, terutama adalah psikis anak sebagai korban,” ungkap Fanny kepada Radar Tarakan.

Ia melanjutkan, banyak faktor  yang mendasari kekerasan terhadap anak sekalipun orang tua kandung kerap menjadi pelaku kekerasan. Di antaranya kesalahan pola asuh dari orang tua, proses kebebasan pada anak, stressor (sumber stress) yang ditimbulkan oleh orang-orang sekitar, baik dari keluarga inti, keluarga kedua, bahkan tempat anak dititipkan. Dulu agama dan norma-norma bisa menjadi faktor utama  pencetus kekerasan pada anak, jika agama dan norma dalam keluarga kuat, maka anak akan terhindar dari kekerasan, dan sebaliknya.

“Lingkungan dan teknologi saat ini memiliki peranan yang cukup besar sehingga mudah sekali mempengaruhi perilaku kejahatan dan tindak kekerasan pada anak,” tutur Fanny Sumajouw.

 Waktu pemulihannya lanjut Fanny, tergantung dari masing-masing korban, karena tergantung dari defence mekanisme (mekanisme pertahanan diri) anak. Jika mental anak cukup tangguh maka proses pemulihannya akan cepat, dan biasanya dilakukan kontrol dan observasi oleh psikolog atau terapis dalam kurun waktu tiga, enam, sembilan bulan bahkan hingga setahun.

“Bentuk penanganannya adalah dengan melakukan psikoterapi atau terapi psikologis,” tambahnya.

Dikatakannya juga, jika tidak segera ditangani akan sangat berdampak dimasa yang akan datang pada anak yang sebagai korban, inilah yang dinamakan proyeksi. Kalau seandainya anak-anak sebagai korban kekerasan tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin suatu saat merekalah yang akan menjadi pelaku berikutnya.

“Dulu masa kanak-kanak mereka inferior (direndahkan, Red), setelah dewasa menjadi superior (berkehendak sesuai keinginannya, Red),” ucap Fanny Sumajouw.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 22:10

WASPADA..!!! Pelaku Gendam di Tarakan Mulai Kelayapan

TARAKAN - Maraknya aksi kejahatan tidak mengenal waktu dan siapa korbannya.  Kali ini, Saleh yang…

Jumat, 22 September 2017 21:15

Penandatanganan NPHD Akhirnya Dilaksanakan

TARAKAN- Proses penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH), akhirnya resmi dilaksanakan pada…

Jumat, 22 September 2017 12:10

Kapal Pesiar Lady Candy “Enggan” Bersandar di Pelabuhan

TARAKAN – Kapal pesiar Lady  Candy berbendera Cayman Island, akhirnya tiba  perairan…

Jumat, 22 September 2017 12:08

Ratusan Anak Dicebur ke Laut

TARAKAN –Ratusananak dilempar ke laut saat jam masih menunjukan pukul 06.00 Wita kemarin (21/9)…

Jumat, 22 September 2017 12:06

Tahu Lewat Browsing Internet, Ingin Membangun Kaltara di Bidang Kesehatan

Memiliki pendidikan yang tinggi hingga ke luar negeri merupakan impian sebagian anak di Indonesia. Termasuk…

Jumat, 22 September 2017 12:02

Seleksi Sekkot Tarakan Menuju Masa Akhir

SELEKSI Sekertaris Kota (Sekkot) Tarakan sudah mencapai tahap assessment dan penulisan essay yang telah…

Jumat, 22 September 2017 11:58

Dua Tahun Vakum, PWI Tarakan Terbentuk Lagi

PENGURUSAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Tarakan yang vakum sejak 2015 lalu coba dihidupkan…

Jumat, 22 September 2017 11:56

Berkah CPNS, Tiket Tujuan Tanjung Selor Ludes

TARAKAN – Membludaknya peserta calon Pegawai Negeri Sipil yang ingin mengantarkan berkasnya ke…

Jumat, 22 September 2017 11:51

Rektor UBT: Alumni Tak Perlu Bayar Legalisir Ijazah

Rektor UBT Prof Dr. Adri Patton pun menegaskan bahwa selama kepemimpinannya di kampus ini, ia tidak…

Jumat, 22 September 2017 11:50

Lima Tahun Poskamling Vakum

TARAKAN – Ketua RT 14, Kelurahan Karang Rejo, Hamidah mengatakan, ada imbauan dari Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .