MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 18 April 2017 10:05
PNS Tidak Perlu Dipaksa Bekerja
AJAK BEKERJA SESUAI ATURAN: Bupati dipodium saat memberikan arahan kepada ribuan pegawai ASN Malinau di sela kegiatan penyerahan bendera opini SKPD dan penilaian Individu ASN. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Setiap pegawai Aparatur Sipl Negara (ASN) harus bekerja dengan baik sesuai dengan peraturan yang mampu bekerja dengan baik di lingkungan dan jajaran pemerintahan untuk kesejahteraan rakyat. Karenanya, seluruh pegawai ASN tidak perlu untuk dipaksa bekerja karena negara bertanggung jawab atas diri setiap pegawai.

“Bukan hanya kita aja. Tetapi negara bertanggung jawab menggaji kita, melindungan kita bekerja, ada aturan. Oleh sebab itu, tidak perlu dipaksa bekerja,”  kata Bupati Dr Yansen TP MSi.

Menurut Bupati Yansen TP, dalam penilaian opini kinerja individu pegawai ini bukan hanya sekadar dilakukan penilaian. Dalam setiap SKPD itu ada orang pegawai yang dinilai dan diajukan kepada bupati  untuk menentukan satu yang terbaik. Namun dengan melihat apa yang dikerjakan oleh pribadinya dan apa yang dicapai oleh pribadi dalam lingkup pekerjaanya.

Oleh karena itu, Bupati sangat mengharapkan kepada seluruh pegawai ASN Malinau agar di tahun 2017 yang sedang berjalan ini harus ada perkembangan yang lebih baik.  Jangan lagi menurun, tetapi harus naik, baik dari segi opini penilaian maupun capaian kinerjanya. Karena ada juga SKPD atau OPD yang dalam 5 tahun berturut-turut mendapat bendera opini warna coklat.  Dalam penilaian berikutnya, harus berusaha mendapatkan bendera warna biru melalui  peningkatan kinerja dan capaian hasil kerjanya. Sekarang bukan menantang dan tidak perlu ditantang. Tetapi Bupati mengajak untuk merenungkan, negara sudah bertanggungjawab kepada seluruh pegawai ASN, memberikan kenyamanan bekerja, diberi penghidupan yang cukup, pensiun juga diberi. “Lalu kenapa kita tidak bertanggungjawab seperti negara bekerja kepada kita?. Ini tantangan untuk kita renungkan,” tegas Yansen TP.

Bupati menambahkan, tidak susah menjadi pegawai karena semua sudah ada aturannya.  Ada panca prasetya Kopri yang harus dipedomani untuk memandu para pegawai mengingat, merenungkan diri sebagai  pegawai ASN untuk setiap hari agar menjadi pegawai negeri yang baik dan benar. Karena itu, Bupati mengajak seluruh PNS untuk benar-benar mengabdi dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab.  Motto “saya ada untuk semua” artinya sekecil apapun yang dilakukan di kantor semua itu sangat berarti untuk kekuatan yang lebih besar. Kekuatan besar itu juga tidak akan pernah ada tanpa adanya kekuatan-kekuatan kecil itu. “Oleh sebab itu, saya sampaikan kepada para pemimpin agar jangan remehkan hal-hal kecil dalam instansi saudara. Karena hal-hal kecil yang bisa membuat kita ‘terjatuh dan terpeleset’” ujar Yansen TP.

Kembali Bupati Yansen TP mengharapkan agar benar-benar menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara. Semua harus bertekad, harus menjadi yang terbaik. “Sebenarnya, Malinau  ini tidak kalah dari dengan daerah-daerah lain. Namun yang membedakan hanya karakter daerahnya. Yang menentukan dari penilaian adalah diri kita sendiri. Seberat apapun situasi yang ada disekitar kita, jika kita bertekad maka  diri kita bisa mengubah kedaan itu,” tutur Ketua Umum Partai Demokrat Orovinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini.

Sebab, imbuh Yansen TP, jika seorang ingin mengubah suatu keadaan maka yang pertama harus diubah itu adalah diri pribadi terutama  bagi pegawai ASN agar melakukan perubahan diri dengan bertanggung jawab sebagai ASN. Keanekaragaman, spesifiikasi keahlian dan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki harus disatukan untuk membangun negara di Kabupaten Malinau. “Itulah artinya,  bersama kita pasti bisa. Karena apa yang telah di Kabupaten Malinau ini bukan karena saya, tapi karena ini adalah kerja bersama dalam satu komunitas yaitu pemerintahan makan akan jadi kekuatan besar. Tapi kalau saya hanya mengunggulkan diri saya, maka tidak akan ada gunanya,” tukasnya.(ida/fly)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 11:20

Peserta Upacara Membludak

MALINAU-Upacara peringatan detik detik-proklamasi 17 Agustus 1945 ditandai dengan bunyi sirine dan dentuman…

Jumat, 18 Agustus 2017 11:17

Hujan Tak Memadamkan Obor Semangat

MALINAU – Dengan semangat Kemerdekaan, ratusan peserta upacara taptu atau pawai obor yang dilaksanakan…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:54

Bupati Kukuhkan Paskibra

MALINAU – Selasa malam (15/8), bertempat di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau. Bupati Malinau…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:52

Bupati Saksikan Pidato Kenegaraan Presiden RI

MALINAU – Setiap tahun, Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama pejabat daerah, TNI, Polri…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:44

RT Bersih Membentuk Perilaku dan Kepribadian Masyarakat

MALINAU-Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi menegaskan, semua masyarakat telah menyimak dan merenungkan…

Rabu, 16 Agustus 2017 12:35

Filosofi Nilai Kepramukaan Digali dari Budaya

MALINAU-Penutupan Bulan Bakti (Bulbak) RT Bersih yang dipusatkan di Lapangan Bola Desa Kuala Lapang,…

Rabu, 16 Agustus 2017 12:34

Pemenang RT Bersih Diumumkan

MALINAU – Setelah dilakukan penilaian dalam kegiatan Bulan Bakti (Bulbak) RT Bersih selama 30…

Rabu, 16 Agustus 2017 12:31

Semangat RT Bersih Harus Tetap Jaga

MALINAU – Acara puncak sekaligus penutupan Bulan Bakti (Bulbak) RT Bersih yang dirangkaikan dengan…

Selasa, 15 Agustus 2017 14:36

Sambut HUT RI, Desa-desa Gelar Keramaian Rakyat

MALINAU – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI) memang sudah sangat…

Selasa, 15 Agustus 2017 13:46

Penerapan Jam Belajar Malam Mulai Berjalan

MALINAU-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Malinau Esly parir SE MSi menyebutkan, sedikitnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .