MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 17 April 2017 10:52
ALHAMDULILLAH..!! Ada Duit Rp 8,2 M untuk Guru Ngaji se-Kaltara

Samsudin: Bulungan Kebagian 680 Guru Ngaji

RAKERDA : Pengurus DPD BKPRMI Bulungan membahas program kerja,salah satunya terkait pemberian insentif guru ngaji. BKPRMI UNTUK RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR-Kabar gembira bagi guru ngaji di Taman Kanak-Kanak Alquran dan Taman Pendidikan Alquran (TKA/TPA) di Kalimantan Utara. Sebab tahun ini Pemprov Kaltara melalui pengurus DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kaltara menganggarkan dana insentif guru TKA/TPA sebesar Rp 8,2 miliar untuk guru ngaji di Kaltara.

Ketua DPW BKPRMI Provinsi Kaltara Abdul Halil Ibrahim mengatakan, dana hibah yang diterima DPW BKPRMI Kaltara tahun ini sekira Rp 8,3 miliar dari Pemprov Kaltara. Dari jumlah tersebut Rp8,2 miliar untuk insentif guru ngaji dan Rp 100 juta untuk kegiatan monitoring dan tim verifikasi.

“Jadi dana itu nanti akan diberikan kepada 2.293 guru ngaji di Kaltara,” sebut Halil kepada Radar Kaltara kemarin (16/4).

Dari 2.293 guru ngaji itu, sebut dia, masing-masing kabupaten/kota diberi kuota. Bulungan 680 guru ngaji, Tarakan 776 guru ngaji, Nunukan 607 guru ngaji, Malinau 170 guru ngaji dan Kabupaten Tana Tidung (KTT) 60 guru ngaji.

Rencananya per guru ngaji akan diberi insetif Rp300 ribu per bulan. Namun diupayakan pencairannya tidak dilakukan per bulan atau per triwulan, tapi langsung satu tahun.

Agar penyalurannya tepat sasaran, DPW BKPRMI Kaltara belum lama ini sudah mengundang ketua DPD BKPRMI Kabupaten/Kota untuk membahasa soal kreteria penerima, pola pencairan dan lainnya.

 “Akhir bulan ini kami berharap semua data guru-guru ngaji yang akan menerima insentif sudah masuk ke kami,” katanya. 

Sebab, Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie berharap di bulan puasa nanti insentif sudah bisa ditransfer langsung ke rekening guru ngaji yang masuk kriteria penerima.

Halil menambahkan, sejauh ini guru ngaji di TKA/TPA di kabupaten/kota tidak mendapatkan insentif dari pemerintah. Kecuali Tarakan, yang tahun ini sedang dalam proses persiapan. “Tapi tidak masalah, provinsi tetap memberikan bantuan insentif itu, kan beda bantuannya, jadi tak masalah dobel-dobel,” ujarnya.

Sementara Ketua DPD BKPRMI Bulungan H.Samsuddin menyikapi progam tersebut dengan membahasnya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2017 yang digelar di lantai II Sekretariat Bersama Ormas Islam di Kompleks Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor kemarin (16/4).

Salah satu yang dibahas dalam rakerda yang dihadiri seluruh pengurus DPD BKPRMI Bulungan itu soal pendataan kembali guru ngaji TKA/TPA yang masih aktif.Di Bulungan sendiri insentif pernah diberikan kepada guru ngaji yang mengajar di TKA/TPA. Tapi sejak tahun 2016 hingga 2017 anggaran untuk insentif ditiadakan karena minimnya anggaran dana hibah yang diterima dari Pemkab Bulungan.

Dampak ditiadakannya insentif tersebut sangat terasa sekali. Jumlah guru ngaji terus berkurang, bahkan data terakhir jumlah guru yang masih aktif hanya sekira 777 orang.”Nah, guru-guru ini yang nanti akan didata kembali,untuk menentukan mana yang layak menerima insentif dan tidak,”ujarnya.

“Karena Bulungan hanya diberi kuota 680 orang,” sambungnya. 

Meski tidak semua guru ngaji, pria yang juga Kepala MAN Tanjung Selor ini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kaltara dan jajarannya, mengingat dua tahun terakhir tidak ada lagi insentif guru ngaji di Bulungan.

Insya Allah akhir April ini sudah didapatkan data yang valid sehingga yang menerima nanti tidak salah sasaran,” ujarnya.

Samsuddin menambahkan, rakerda juga membahas persiapan santri dan santriwati Bulungan mengikuti Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Samsuddin, rakerda ini digelar untuk mengevaluasi setiap program kegiatan dan kinerja pengurus berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing yang sudah berjalan di tahun 2016.

Sebab,kata dia, sebagai pimpinan organisasi sosial kemasyarakatan dan pemuda yang turut membangun sumber daya manusia (SDM) di bidang keagaman, pendidikan dan dakwah ini, ingin program dapat dilaksanakan dengan efektif, efisien biayanya, tepat sasara dan hasilnya sangat bermanfaat.

“Saya tidak mau kita membuat program besar biayanya, tapi pelaksanaan kegiatannya kurang efektif,” katanya.

Karena itu, dia berharap pengurus yang ditugaskan sebagai pelaksana kegiatan program selalu berprinsip seperti itu. Selain itu, juga diharapkan agar kegiatan yang akan diprogramkan atau yang dilaksanakan, bukan hanya sekadar dilaksanakan tapi diharapkan hasilnya terus ditindaklanjuti sehingga lebih optimal dan bermanfaat.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 22:03

BREAKING NEWS!!! Gedung SMAN 2 Tanjung Selor Terbakar

TANJUNG SELOR - Dua ruangan SMA Negeri 2 Tanjung Selor yang bertempat di Selimau, Kelurahan Tanjung…

Selasa, 23 Januari 2018 12:22

Dugaan Gratifikasi, Kadis ESDM: Itu Hoaks

TANJUNG SELOR - Demonstrasi yang dilakukan di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Rabu…

Selasa, 23 Januari 2018 12:19

Batal Pindah, SMAN 2 Akan Dibangunkan RKB

TANJUNG SELOR – Persoalan lahan SMAN 2 Tanjung Selor di Selimau, Bulungan yang masih bersengketa…

Selasa, 23 Januari 2018 12:18

Rusak Parah, Jalan Seperti Kolam Lumpur

TANJUNG SELOR – Meski tak jauh dari pusat Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung…

Selasa, 23 Januari 2018 12:16

Cuaca Buruk, Bulungan Masih Berpotensi Banjir

TANJUNG SELOR – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bulungan memprakirakan beberapa…

Selasa, 23 Januari 2018 12:15

Kelanjutan Taman Tergantung Kesiapan Lahan

TANJUNG SELOR - Realisasi proyek pembangunan Taman Sabanar Lama, Tanjung Selor, Bulungan sudah mencapai…

Selasa, 23 Januari 2018 12:13

TMT Pengangkatan CPNS Pemprov Terbit 1 Februari

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, terhitung mulai tanggal (TMT) pengangkatan 422 peserta Calon…

Senin, 22 Januari 2018 14:24

Faktor Penting Itu Rp 20 Miliar

TARAKAN – Tahun ini hanya Bumi Paguntaka saja yang melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Senin, 22 Januari 2018 13:35

Jembatan Terpanjang di Indonesia Butuh Triliunan Rupiah

TANJUNG SELOR – Proses pembangunan Jembatan Bulungan-Tarakan (Bulan) yang merupakan salah satu…

Senin, 22 Januari 2018 13:29

Mampu Berikan Multiplier Effect

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara berkomitmen mewujudkan percepatan realisasi pembangunan Jembatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .