MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 21 Maret 2017 09:52
Masuk Taman Berlabuh, Sediakan Rp 5.000
Hj Mariyam - Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah. FOTO: BANKDATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Rencana penarikan retribusi masuk ke Taman Berlabuh tengah disiapkan melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang masih digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Hj Mariyam mengatakan, pihak pemerintah bersama anggota DPRD telah melakukan dengar pendapat (public hearing) bersama tokoh masyarakat pada Februari lalu.

“Demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), makanya nanti Taman Berlabuh akan dikenakan tarif masuk untuk dewasa dan anak-anak,” terang Mariyam.

Ada kemungkinan tarif tersebut akan diterapkan penarikan retribusi sekitar April mendatang.

Selain untuk PAD, alasan lainnya diterapkannya penarikan retribusi dikarenakan biaya operasional Taman Berlabuh yang cukup tinggi sehingga membuat Pemkot Tarakan mengeluarkan biaya tambahan. “Listrik, perawatan air mancur, pembuatan toilet, serta pengelola yang ikut bekerja di dalam Taman Berlabuh selama ini biayanya dibebankan ke Pemkot Tarakan,” katanya.

Mariyam berharap, masyarakat yang ingin menikmati sarana dan prasarana di Taman Berlabuh setidaknya mengorbankan uangnya demi meningkatkan PAD. Selain itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga kebersihan, ketertiban yang ada di dalam Taman Berlabuh. Bukan hanya itu saja, pedagang dan tempat parkir yang berjualan di sekitar Taman Berlabuh akan ditertibkan.

“Jika memungkinkan, lahan parkir akan ditempatkan di sebelah Taman Berlabuh,” harap Maryam.

Wakil Ketua DPRD Tarakan, Abu Ramsyah mengatakan, raperda tentang retribusi jasa usaha saat ini sedang disiapkan oleh DPRD, untuk segera disahkan menjadi Perda pada pekan depan. “Dalam waktu tidak lama lagi, pengunjung Taman Berlabuh bakal ditarik retribusi masuk. Penarikan ini tinggal menunggu Raperda disahkan,” katanya kepada Radar Tarakan.

Dikatakan Abu, dalam draft raperda tentang Retribusi Jasa Usaha, pengunjung di Taman berlabuh akan dipatok tarif sebesar Rp 5 ribu untuk orang dewasa dan Rp 3 ribu untuk anak-anak. “Dengan adanya penarikan retribusi kami minta pemerintah meningkatkan fasilitas dan pelayanan sehingga pengunjung datang ke Taman Berlabuh nyaman. Terutama kebersihannya,” jelas Abu.

Anggota Komisi II DPRD Tarakan, Ruddin menyampaikan, sebelum disahkan Perda Retribusi Jasa Usaha, dia juga sudah bersosialisasi (public hearing) dengan pihak terkait diantaranya Dinas Pendapatan Pajak Retribusi Daerah (DPPRD), Satpol PP serta beberapa pengusaha. “Termasuk, salah satunya ada retribusi Taman berlabuh, selanjutnya Pemkot Tarakan yang akan turun ke lapangan,” tegasnya.(*/sep/ddq)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:56

Tunggu Hasil, Sanksi Menanti

TARAKAN – Persoalan dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, yang…

Selasa, 20 Februari 2018 10:49

Berani Laporkan Penjualan di Atas HET!

TARAKAN – Meski sebagian wilayah Bumi Paguntaka sudah dipasangi jaringan gas (jargas), namun keberadaan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:47

Tergerak dari Keluh Kesah Ibu-Ibu di Selawatan

Manajemen dan kru Radar Tarakan yang dipimpin Direktur Utama Anny Susilowati pun akhirnya berkesempatan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:44

Tampung Bom dengan Bungker Darurat

TARAKAN – Seiring bergantinya tahun, penemuan bom Perang Dunia ke II semakin banyak ditemukan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:43

UNBK Digelar Semi Online

TARAKAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:42

Simpan Sabu di Kantong Pop Ice, AS Dibekuk

TARAKAN – Aksi AS, pelaku diduga pengedar sabu-sabu akhirnya digagalkan Satreskoba Polres Tarakan.…

Selasa, 20 Februari 2018 10:41

Mulai Menipis, Butuh Semenisasi Ulang

TARAKAN - Kebutuhan akan perbaikan kondisi jalan yang rusak saat ini tengah dirasakan masyarakat RT…

Selasa, 20 Februari 2018 09:30

Sepuluh Warga Ini 'Diangkut' ke Hotel, Kok Bisa?

TARAKAN - Sejumlah warga asal Sorong Papua 'diangkut' petugas Polsek Tarakan Timur, Senin (19/2) ke…

Senin, 19 Februari 2018 10:46

Dua Kadis Pamer Simbol Empat

TARAKAN - Di tengah masa kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan 2018, beredar foto…

Senin, 19 Februari 2018 10:44
Misi Sulit Setiap Sakit

Di Daerah Ini, Usahakan Jangan Sakit, Ini Alasannya....

Visi Kementerian Kesehatan yang mengharapkan masyarakat Indonesia sehat mandiri dan berkeadilan faktanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .