MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:24
Mereka Layak Penantang Petahana
BANK DATA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Peluang untuk maju pada pemilihan Wali Kota Tarakan, Juni 2018 mendatang memang terbuka luas untuk siapa saja.

Di tengah warga Tarakan, sejumlah nama memang sudah terdengar akan menyatakan maju dan mencalonkan diri sebagai calon wali kota, menantang petahana Sofian Raga yang kemungkinan besar juga akan maju kembali untuk periode kedua.

Namun siapakah figur yang kira-kira diinginkan masyarakat untuk maju sebagai calon wali kota?

Selama sepekan kemarin, Radar Tarakan membuka masukan dari masyarakat melalui pesan SMS, siapa yang layak masuk bursa calon Wali Kota Tarakan?

Hasilnya, ada 11 nama yang diusulkan warga secara acak, kami terima. Sebelas nama tersebut adalah dr Khairul, Drs Ibrahim M.Ap, Hj Umi Suhartini, H.Ince Rifai, Ir.Sofian Raga, Yahya HT, Ilham Dani, HK.Arief Hidayat, Joko Slamet, Tigor Nainggolan dan Dr. Hj. AgusSurya Dewi, M.Pd.

Dari 11 nama tersebut, tentu beberapa di antaranya sudah sering terdengar di telinga masyarakat, terutama para figur yang menyatakan diri sangat siap untuk menjadi calon wali kota, meskipun sampai hari ini, figur tersebut belum memiliki ‘perahu’ partai untuk maju pilwali.

“Bisa saja di PAN, tetapi bisa juga di partai lain,” ungkap Khairul kepada Radar Tarakan yang pekan lalu sudah melakukan komunikasi politik dengan PAN.

KHAIRUL DIISUKAN DENGAN ARIEF

Khairul sempat diisukan akan berpasangan dengan H.Khaeruddin Arief Hidayat, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PAN Tarakan. Menanggapi isu ini, Khairul mengatakan siap berpasangan dengan siapa saja, yang penting memiliki visi dan misi yang sama untuk memajukan Kota Tarakan.

Untuk saat ini, Khairul masih melakukan komunikasi dengan beberapa partai-partai politik. Namun Khairul belum terpikir untuk menjadi orang nomor dua di pilwali 2018. “Saya belum terpikirkan untuk menjadi calon wakil wali kota,” tegasnya.

K.H Arief Hidayat juga menyatakan diri sudah mantap untuk maju Pilwali 2018. Namun Arief juga tidak berminat jika maju sebagai wakil lagi. “Saya punya partai dan perahu. Artinya dari sekian yang disebut itu mungkin saya yang harus layak pertama karena saya partai pemenang, saya ketua partai, lalu tentu sebagai wakil wali kota. Jadi tentu sangat layak sekali,” kata Arief. 

Saat ini, selain menjadi wakil wali kota, Arief juga sibuk di beberapa organisasi. Arief juga masih aktif mengajar sebagai dosen di kampus, lalu menjalankan usaha dan kegiatan-kegiatan agama lainnya, serta kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat. “Saya ini adalah kader PAN yang besar dan sudah hidup dibesarkan partai, sehingga saya mempertegas bahwa saya akan maju melalui PAN dan partai akan mengutamakan kadernya,” ujar Arief.

Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Tarakan, Tigor Nainggolan juga masuk dalam bursa yang diusulkan warga. Menurut Tigor, jika masyarakat menganggap dirinya pantas untuk maju menjadi calon wali kota, tentu dirinya siap untuk bertarung. “Kemampuan seseorang, harus orang lain yang menilai (bisa atau tidak), itu intinya. Marilah masyarakat yang menilai. Siapa yang layak, siapa yang tidak,” tuturnya saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/3).

Dikatakan pria berkaca mata ini, jika memang ada masyarakat yang sudah mengusung dan siap dipimpin olehnya, maka dirinya harus siap karena itu merupakan amanah dan keinginan masyarakat. Namun sebagai petinggi partai, Tigor juga fokus untuk membesarkan Partai Golkar terutama pada Pilwali.

Tigor berharap besar, Golkar menjadi pemenang Pilwali 2018. “Harus menang, jangan asal maju saja tetapi tidak menang. Tetapi jika saya diprediksi tidak menang, ngapain harus maju. Makanya  kami akan lihat perkembangan dan melihat animo masyarakat, memilih siapa yang terbaik dan ini terbuka untuk Golkar,” tegas mantan Direktur Utama Perusda.

Di lain sisi, ketika ditanyakan visi misi dan program yang akan dia kerjakan jika terpilih menjadi Wali Kota, Tigor akan lebih mengutamakan sumber daya alam (SDA) demi meningkatkan taraf hidup masyarakat. Bicara soal Wakil Wali Kota yang akan mendampingi dia untuk maju menjadi Wali Kota, harus lebih mengutamakan masyarakat. “Semua tergantung masyarakat, bukan untuk memajukan diri sendiri, serta bukan meningkatkan taraf hidup sendiri. Terkadang masyarakat marah karena masyarakat tidak diingat. Karena tahapan belum dimulai, maka dari itu saya juga belum kampanye,” pungkasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:18

Pasokan Gas Kurang, Diatasi Diesel

TARAKAN – Tak dipungkiri krisis listrik masih menghantui beberapa wilayah di Kaltara. Penambahan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:17

Rumah Imam Masjid Terbakar

TANA TIDUNG – Sebuah rumah di Jalan Padat Karya, Tana Tidung, Ibu Kota KTT habis terbakar pada…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:16

Desember Akan Ada Taman Baru

TARAKAN – Di tengah kondisi perekonomian yang sulit, Pemkot Tarakan tetap dapat membangun ruang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:15

Sempat Tak Didukung, Kini Miliki Pengalaman Berakting

Tak pernah terpikirkan oleh gadis asal Bumi Paguntaka ini untuk bisa bermain film layar lebar, yang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:12

Tak Sesuai Prosedur, Diberikan ‘Surat Cinta’

TARAKAN - Pengawasan obat-obatan di Bumi Paguntaka semakin gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:09

Jalankan Tugas dengan Anggaran Terbatas

TARAKAN - Setelah melalui banyak pertimbangan dan pembahasan, akhirnya pelaksanaan penandatanganan NPHD…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:08

Nakhoda dan ABK Kabur Tinggalkan BB

TARAKAN – Satpolair Polda Kaltim kembali mengamankan Barang Bukti (BB) berupa dua unit mesin berkapasitas…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:07

Rehabilitasi Narkoba Harus ke Luar Kota

TARAKAN – Saat ini Kota Tarakan membutuhkan tempat untuk merehabilitasi pengguna narkotika dalam…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:04

Vaksin MR Sangat Dibutuhkan untuk Cegah Kecacatan

TARAKAN – Belum dikeluarkannya sertifikasi halal dari MUI, tak berarti vaksin measles rubella…

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:02

Tarakan Kekurangan 340 Guru

TARAKAN – Kebutuhan terhadap tenaga pengajar yang tinggi memang masih menjadi persoalan yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .