MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:21
Jika Tidak Lebih Baik, Tarakan Bisa Tertinggal
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Memilih pemimpin Kota Tarakan harus benar-benar berkompeten dan memahami benar persoalan yang sedang dialami warganya.

Direktur Riset Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Area Kaltim-Kaltara, Dr.Irwan Gani mengatakan, seorang figur calon pemimpin Tarakan harus berpihak ke daerahnya, paham dengan situasi dan kondisi daerahnya, dan kemudian tahu peta permasalahan yang ada di daerahnya.

“Dan menurut saya, yang paling penting dari pemimpin itu juga harus tahu bagaimana caranya melakukan percepatan-percepatan pembangunan yang ada di derahnya,” kata Irwan kepada Radar Tarakan, kemarin.

Sebab walaupun Tarakan bukan ibu kota provinsi di Kaltara, namun Tarakan merupakan pintu masuk Provinsi Kaltara yang memang sudah maju dan berkembang lebih pesat dari kabupaten lainnya di Kaltara.

“Tentunya starting poin yang dimiliki oleh seorang pemimpin selanjutnya di Tarakan tidak berawal dari angka nol. Tetapi memang sudah berada di nilai yang baik,” jelas Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman ini.

Seorang wali kota, tentu harus lebih memadai dan bisa memberikan terobosan-terobosan penting dari wali kota sebelumnya. “Tarakan itu jika ditarik angka dari poin satu sampai sepuluh, dia mendapat nilai tujuh. Maka tugas pemimpin Kota Tarakan nantinya adalah meningkatkan nilai tujuh itu tadi menjadi delapan atau bahkan sembilan,” ungkapnya.

Tarakan memang sedikit lebih sulit dibanding kabupaten lainnya di Kaltara, karena nilainya memang sudah cukup tinggi. “Dan tentunya sudah dapat bersaing dengan kota-kota terdepan yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim). Oleh karena itu, pemimpin yang dibutuhkan oleh Tarakan adalah pemimpin yang mempunyai progres yang luar biasa untuk kemajuan Tarakan kedepannya,” tutur Irwan.

Maka dari itu, lanjut Irwan, pemimpin Tarakan yang nantinya terpilih harus bekerja dua kali lebih keras dari yang lain.

“Itu dikarenakan posisi Kota Tarakan memiliki nilai yang memang tinggi. Selain itu, Tarakan menjadi kota yang terdepan di Kaltara, dan Tarakan nantinya akan bersaing dengan kota-kota di provinsi lainnya,” kata Irwan.

Menurut Irwan, Kota Tarakan memiliki keunggulan dari kabupaten lainnya di Kaltara. “Tarakan itu hampir mirip dengan Balikpapan, yakni sebagai pintu masuk provinsi. Kemudian dia juga unggul di sektor jasa, sehingga lebih menjual dibandingkan daerah yang lainnya,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Irwan, yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana cara melebarkan perkembangan Tarakan. “Jadi Tarakan nanti tidak hanya sebagai pintu masuk Kaltara, tetapi harus bisa bersaing dengan kota yang ada di provinsi lainnya, misalnya Balikpapan,” tuturnya.

Tetapi jika tidak ada gebrakan atau inovasi yang sangat menonjol dari pemimpin Tarakan kelak, maka bisa saja Tarakan akan kalah bersaing dengan kabupaten/kota lainnya. “Artinya harus lebih baik daripada yang sebelumnya,” katanya.

Untuk diketahui, tim JPIP sudah beberapa kali melakukan survey untuk Otonomi Award di Kaltara, termasuk Tarakan. Ada tiga metode yang digunakan yakni data eksisting, survey publik, dan penilaian dari peneliti.

Untuk data sekunder, ada sekitar 120 item data yang diambil. Mulai dari jumlah penduduk sampai dengan pertumbuhan ekonomi, kondisi sosial budaya dan lainnya.

Kemudian yang kedua, tim peneliti melakukan survei publik untuk memberikan penilaian dari masyarakat kepada pemerintahnya.

“Kemudian yang ketiga adalah, penilaian langsung dari para peneliti yang menilai program di daerah tersebut,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 15:20

Bandar Narkoba Tak Berkutik

TARAKAN – Peredaran narkoba di Bumi Paguntaka tidak ada henti-hentinya. Terbukti dalam 4 bulan…

Selasa, 25 April 2017 14:51

Pastikan Tak Usung Figur di Luar Penjaringan

TARAKAN – Kemarin hari pertama penjaringan yang dibuka oleh Demokrat masih terlihat sepi. Belum…

Selasa, 25 April 2017 14:49

Rawan Kecurangan Jika Bawa HP

TARAKAN – Meski waktu pemilihan kepala daerah (pilkada) Tarakan masih 429 hari lagi, tetapi Komisi…

Selasa, 25 April 2017 13:49

Proyek Belum Selesai, Warga Harus Bersabar

TARAKAN – Proyek penanganan banjir di beberapa wilayah memang telah dilakukan. Bahkan, sebagian…

Selasa, 25 April 2017 13:40

Pertama di Kaltara, Radar Tarakan Diverifikasi SPS Kaltim 

TARAKAN - Tim Serikat Perusahaan Surat Kabar (SPS) Kaltim, Selasa (25/4/2017) menyambangi beberapa perusahaan…

Selasa, 25 April 2017 13:27

Tekan Kelahiran, Cukup Dua Anak

TARAKAN – Anggapan banyak anak banyak rezeki sampai saat ini masih saja berlaku di masyarakat…

Selasa, 25 April 2017 13:22

Efektif Gunakan Materai Teraan

TARAKAN – Penggunaan materai tempel tidak lagi menjadi hal wajib dalam pelunasan wajib pajak.…

Selasa, 25 April 2017 13:17

Diduga Pengedar, Janda Anak Enam Ditangkap

TARAKAN – Seorang ibu dari enam anak berinisial NL (40) yang menyandang status janda, terpaksa…

Selasa, 25 April 2017 13:11

Partai Politik vs Calon Kepala Daerah

MENCERMATI dan melihat perkembangan perpolitikan di Kota Tarakan menjelang pemilihan kepala daerah akhir-akhir…

Senin, 24 April 2017 21:13

dr Khairul “Loncat-Loncat” Partai

TARAKAN – Walau telah dinyatakan lolos verifikasi sebagai bakal calon (balon) kepala daerah di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .