MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:21
Jika Tidak Lebih Baik, Tarakan Bisa Tertinggal
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Memilih pemimpin Kota Tarakan harus benar-benar berkompeten dan memahami benar persoalan yang sedang dialami warganya.

Direktur Riset Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Area Kaltim-Kaltara, Dr.Irwan Gani mengatakan, seorang figur calon pemimpin Tarakan harus berpihak ke daerahnya, paham dengan situasi dan kondisi daerahnya, dan kemudian tahu peta permasalahan yang ada di daerahnya.

“Dan menurut saya, yang paling penting dari pemimpin itu juga harus tahu bagaimana caranya melakukan percepatan-percepatan pembangunan yang ada di derahnya,” kata Irwan kepada Radar Tarakan, kemarin.

Sebab walaupun Tarakan bukan ibu kota provinsi di Kaltara, namun Tarakan merupakan pintu masuk Provinsi Kaltara yang memang sudah maju dan berkembang lebih pesat dari kabupaten lainnya di Kaltara.

“Tentunya starting poin yang dimiliki oleh seorang pemimpin selanjutnya di Tarakan tidak berawal dari angka nol. Tetapi memang sudah berada di nilai yang baik,” jelas Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman ini.

Seorang wali kota, tentu harus lebih memadai dan bisa memberikan terobosan-terobosan penting dari wali kota sebelumnya. “Tarakan itu jika ditarik angka dari poin satu sampai sepuluh, dia mendapat nilai tujuh. Maka tugas pemimpin Kota Tarakan nantinya adalah meningkatkan nilai tujuh itu tadi menjadi delapan atau bahkan sembilan,” ungkapnya.

Tarakan memang sedikit lebih sulit dibanding kabupaten lainnya di Kaltara, karena nilainya memang sudah cukup tinggi. “Dan tentunya sudah dapat bersaing dengan kota-kota terdepan yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim). Oleh karena itu, pemimpin yang dibutuhkan oleh Tarakan adalah pemimpin yang mempunyai progres yang luar biasa untuk kemajuan Tarakan kedepannya,” tutur Irwan.

Maka dari itu, lanjut Irwan, pemimpin Tarakan yang nantinya terpilih harus bekerja dua kali lebih keras dari yang lain.

“Itu dikarenakan posisi Kota Tarakan memiliki nilai yang memang tinggi. Selain itu, Tarakan menjadi kota yang terdepan di Kaltara, dan Tarakan nantinya akan bersaing dengan kota-kota di provinsi lainnya,” kata Irwan.

Menurut Irwan, Kota Tarakan memiliki keunggulan dari kabupaten lainnya di Kaltara. “Tarakan itu hampir mirip dengan Balikpapan, yakni sebagai pintu masuk provinsi. Kemudian dia juga unggul di sektor jasa, sehingga lebih menjual dibandingkan daerah yang lainnya,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Irwan, yang perlu dilakukan saat ini adalah bagaimana cara melebarkan perkembangan Tarakan. “Jadi Tarakan nanti tidak hanya sebagai pintu masuk Kaltara, tetapi harus bisa bersaing dengan kota yang ada di provinsi lainnya, misalnya Balikpapan,” tuturnya.

Tetapi jika tidak ada gebrakan atau inovasi yang sangat menonjol dari pemimpin Tarakan kelak, maka bisa saja Tarakan akan kalah bersaing dengan kabupaten/kota lainnya. “Artinya harus lebih baik daripada yang sebelumnya,” katanya.

Untuk diketahui, tim JPIP sudah beberapa kali melakukan survey untuk Otonomi Award di Kaltara, termasuk Tarakan. Ada tiga metode yang digunakan yakni data eksisting, survey publik, dan penilaian dari peneliti.

Untuk data sekunder, ada sekitar 120 item data yang diambil. Mulai dari jumlah penduduk sampai dengan pertumbuhan ekonomi, kondisi sosial budaya dan lainnya.

Kemudian yang kedua, tim peneliti melakukan survei publik untuk memberikan penilaian dari masyarakat kepada pemerintahnya.

“Kemudian yang ketiga adalah, penilaian langsung dari para peneliti yang menilai program di daerah tersebut,” ujarnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 Agustus 2017 10:38

Ceritakan Masa Sulit dari Berkebun Hingga Jualan Stik Es Lilin

Tak banyak yang mengenal sosok Onggy Hianata di Tarakan. Film layar lebar yang berjudul Terbang: Menembus…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:58

Terbang: Menembus Langit

TARAKAN –  Kemarin, sebagian Jalan Markoni ditutup dan dipadati masyarakat. Bukan karena…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:56

Lulus SD Sudah Jadi Calon Ibu

TARAKAN – Pernikahan dini di Bumi Paguntaka dalam delapan bulan terakhir ternyata kurang lebih…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:54

Hamil Usia Dini Risiko Komplikasi

TARAKAN – Hamil di usia yang sangat muda menjadi masalah utama dalam dunia medis. Sebab, sang…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:53

PAN Pilih Sofian dan Sabar

TARAKAN – Partai pemenang pemilu pada 2014 lalu di Tarakan, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN)…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:51

DAK untuk Perbatasan Dialokasikan Rp 62,44 T

ANGGOTA DPR RI, Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah pusat dan daerah pacu pembangunan daerah perbatasan.…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:41

Calhaj asal Tarakan Batuk Pilek

TARAKAN - 149 jamaah calon haji (JCH) asal Kota Tarakan kemarin (21/8) telah usai melaksanakan ibadah…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:38

Korek Informasi Melalui HP SL

TARAKAN – Penyidik Reskrim Polres Tarakan terus kerja keras membongkar motif di balik kasus bayi…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:34

Golkar Belum Tetapkan Figur di Pilkada Tarakan

Tarakan – Meski pertama kali melaksanakan penjaringan bakal calon di Kota Tarakan, Partai Golongan…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:33

Yunus Tampik Isu Maju, Siap Jika Dijadikan Wakil

TARAKAN – Seringnya Dr. H. Muhammad Yunus Abbas S.IP, M.Si mengupdate kegiatannya di media sosial…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .