MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:06
Batas Kawasan Keselamatan Penerbangan Harus Klir
DITINJAU: Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI didampingi Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan saat meninjau progres perpanjangan runway Bandara Kelas III Tanjung Harapan, Minggu (19/3). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Peningkatan runway (landasan pacu) dan infrastruktur bandara Kelas III Tanjung Harapan yang hingga kini progresnya sedang berjalan, diharapkan harus benar-benar terencana dan memenuhi seluruh persyaratan.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Agus Santoso saat meninjau langsung bandara yang berada di Tanjung Selor, ibu kota Kaltara, di kunjungan kerjanya, kemarin (19/3).

Persyaratan yang dimaksud yaitu, menyangkut status lahan dan kondisi di sekitar bandara. Sebab, persyaratan mutlak ini sangat erat kaitannya dengan Kawasan Keselatamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

“Ini persyaratan harus dipenuhi, utamanya mengenai KKOP itu,” tegas pria yang belum lama ini menjabat Dirjen Perhubungan Udara.

Agus mengungkapkan, untuk Bandar Tanjung Harapan, saat ini sedang dalam proses perpanjang runway sepanjang 200 meter x 30 meter ke arah koordinat 21 atau ke arah Taman Buaya Jalan Agatis.

Nah, tentunya haru benar-benar mempertimbangkan kondisi ketinggian bukit baik sisi kiri maupun kanan serta kondisi yang ada di sekitar bandara. Tentunya perhitungan secara matang dilakukan guna menghindari pembangunan yang sia-sia.

“Jangan sampai diperpanjang sampai 1600 meter tapi yang maksimal digunakan justru hanya 1400 meter,” tegas Agus.

Sehingga status lahan yang dipastikan terkena dampak peningkatan runway itu harus mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bulungan selaku pemilik wilayah. Dukungan itu juga bertujuan agar terjalin sinkronisasi antara program pemerintah pusat dengan kebutuhan ril masyarakat di daerah.

“Apa lagi di sini (Kaltara, Red.) provinsi baru. Jadi beberapa sistem pengembangan tentu beda sebelum terbentuknya provinsi baru ini,” kata dia.

Terkait tinjauan yang dilakukan, Agus juga menilai ketinggian bangunan-bangunan yang ada di sekitar bandara sudah tidak sesuai dengan keberadaan bandara. “Seharusnya desain kota baru disesuaikan dengan bandara yang terlebih dahulu ada. Tapi untuk penerbangan kita bisa menyesuaikan saja,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan H. Sudjati saat disinggung mengenai status lahan, mengaku jika pihaknya sejak awal sudah siap membebaskan lahan yang nantinya terkeda dampak pembangunan. “Termasuk kalau hutan kota kena kami juga siap,” sebut mantan Sekkab Bulungan ini.

Pemkab Bulungan, kata Sudjati, akan menyosialisasikan mengenai dampak peningkatan tersebut kepada masyarakat yang ada di sekitar bandara. “Kita juga akan sosialisasikan dengan masyarakat,” pungkasnya. (isl/keg)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 10:35

Honorer MAN Terancam Dirumahkan

TANJUNG SELOR-Dari 12 guru honorer atau guru tidak tetap yang mengajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN)…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:32

Bappeda Sebut Perencanaan Drainase Tidak Benar

TANJUNG SELOR-Perencanaan drainase yang tidak benar khususnya di Tanjung Selor kota, menjadi biang air…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:29

Pemilik Rombengan Bakal Jadi DPO Polres Bulungan

TANJUNG SELOR – Pemilik barang bekas asal Malaysia yang diamankan jajaran Satreskrim Polres Bulungan…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:25

1.566 Usulan Kecamatan Dibawa ke Kabupaten

TANJUNG SELOR – Ada 1.556 usulan dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan yang akan dibawa ke Musyawarah…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:19

Lagi, Pemkab Akan Lelang 50 Kendaraan

TAJUNG SELOR-Setelah melakukan lelang aset Pemkab Bulungan sebanyak 28 unit kendaraan belum lama ini,…

Jumat, 24 Maret 2017 10:00

Pembunuh KaluTerancam Penjara Seumur Hidup

TANJUNG SELOR-Polres Bulungan memastikan Kas (33), pelaku pembunuh Kalu (55) di Pulau Tundung (Kuala…

Jumat, 24 Maret 2017 09:58

Membandel, PKL Akan Dikenakan Tipiring

TANJUNG SELOR-Satpol PP Bulungan akan memberikan sanksi tegas tindak pidana ringan (tipiring) kepada…

Jumat, 24 Maret 2017 09:56

Rombongan DPRD Berau Pulang Kosong

TANJUNG SELOR –Rombongan DPRD Kabupaten Berau yang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kalimantan…

Jumat, 24 Maret 2017 09:55

Masyarakat Tuntut Kayu yang Disita Dikembalikan

TANJUNG SELOR-Masyarakat Desa Pejalin, Kecamatan Tanjung Palas meminta kepada PT. Kayan Indah Industri…

Jumat, 24 Maret 2017 09:53

Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas

MUSYAWARAH Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bulungan tahun 2018 akan difokuskan pada masalah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .