MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:06
Batas Kawasan Keselamatan Penerbangan Harus Klir
DITINJAU: Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI didampingi Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan saat meninjau progres perpanjangan runway Bandara Kelas III Tanjung Harapan, Minggu (19/3). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Peningkatan runway (landasan pacu) dan infrastruktur bandara Kelas III Tanjung Harapan yang hingga kini progresnya sedang berjalan, diharapkan harus benar-benar terencana dan memenuhi seluruh persyaratan.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Agus Santoso saat meninjau langsung bandara yang berada di Tanjung Selor, ibu kota Kaltara, di kunjungan kerjanya, kemarin (19/3).

Persyaratan yang dimaksud yaitu, menyangkut status lahan dan kondisi di sekitar bandara. Sebab, persyaratan mutlak ini sangat erat kaitannya dengan Kawasan Keselatamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

“Ini persyaratan harus dipenuhi, utamanya mengenai KKOP itu,” tegas pria yang belum lama ini menjabat Dirjen Perhubungan Udara.

Agus mengungkapkan, untuk Bandar Tanjung Harapan, saat ini sedang dalam proses perpanjang runway sepanjang 200 meter x 30 meter ke arah koordinat 21 atau ke arah Taman Buaya Jalan Agatis.

Nah, tentunya haru benar-benar mempertimbangkan kondisi ketinggian bukit baik sisi kiri maupun kanan serta kondisi yang ada di sekitar bandara. Tentunya perhitungan secara matang dilakukan guna menghindari pembangunan yang sia-sia.

“Jangan sampai diperpanjang sampai 1600 meter tapi yang maksimal digunakan justru hanya 1400 meter,” tegas Agus.

Sehingga status lahan yang dipastikan terkena dampak peningkatan runway itu harus mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bulungan selaku pemilik wilayah. Dukungan itu juga bertujuan agar terjalin sinkronisasi antara program pemerintah pusat dengan kebutuhan ril masyarakat di daerah.

“Apa lagi di sini (Kaltara, Red.) provinsi baru. Jadi beberapa sistem pengembangan tentu beda sebelum terbentuknya provinsi baru ini,” kata dia.

Terkait tinjauan yang dilakukan, Agus juga menilai ketinggian bangunan-bangunan yang ada di sekitar bandara sudah tidak sesuai dengan keberadaan bandara. “Seharusnya desain kota baru disesuaikan dengan bandara yang terlebih dahulu ada. Tapi untuk penerbangan kita bisa menyesuaikan saja,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan H. Sudjati saat disinggung mengenai status lahan, mengaku jika pihaknya sejak awal sudah siap membebaskan lahan yang nantinya terkeda dampak pembangunan. “Termasuk kalau hutan kota kena kami juga siap,” sebut mantan Sekkab Bulungan ini.

Pemkab Bulungan, kata Sudjati, akan menyosialisasikan mengenai dampak peningkatan tersebut kepada masyarakat yang ada di sekitar bandara. “Kita juga akan sosialisasikan dengan masyarakat,” pungkasnya. (isl/keg)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 14:46

Coba Kelabui Petugas, Sabu Disimpan di Bungkus Rokok

TANJUNG SELOR – Guna mengelabui pemeriksaan petugas kepolisian. Tersangka berinisial Fa (33) menyembunyikan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:33

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Singgung Pemkab

TANJUNG SELOR - Di sejumlah titik ruas jalan dalam Kota Tanjung Selor, utamanya yang menjadi kewenangan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:32

Ratusan Sekolah Rusak Berat

TANJUNG SELOR – Tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan mendapatkan bantuan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:30

Peminjaman Panti Sosial hingga Jabatan Bupati Berakhir

TANJUNG SELOR - Setelah melalui berbagai persiapan dan mekanisme serta prosedur, serah terima pinjam…

Jumat, 23 Februari 2018 10:29

DLH Akui Belum Terima Laporan

TANJUNG SELOR - Dugaan pencemaran di muara Bulungan yang mengakibatkan banyaknya ikan mati beberapa…

Jumat, 23 Februari 2018 10:28

Pensiun Badrun Tunggu Persetujuan Presiden

TANJUNG SELOR - Setelah ditetapkan KPU Tarakan sebagai kandidat Walikota dalam Pemilihan Kepala Daerah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:25

Oknum ASN Hadirkan Saksi Meringankan

TANJUNG SELOR – Sidang kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum kepala instansi vertikal di…

Kamis, 22 Februari 2018 10:16

Cegah Konflik, Raperda Zona Wilayah Pesisir Dikebut

TANJUNG SELOR – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau…

Kamis, 22 Februari 2018 10:14

Manfaatkan Sungai sebagai Sumber Daya Listrik

Sejak menjadi Provinsi Kaltara, wilayah utara Kalimantan ini terus berkembang. Kendati demikikan, infrastruktur…

Kamis, 22 Februari 2018 10:13

500 Kepala Keluarga Terbebas dari Ancaman Air Bersih

TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara akhirnya lepas dari ancaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .