MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 11:06
Batas Kawasan Keselamatan Penerbangan Harus Klir
DITINJAU: Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI didampingi Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan saat meninjau progres perpanjangan runway Bandara Kelas III Tanjung Harapan, Minggu (19/3). ISMAIL/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR– Peningkatan runway (landasan pacu) dan infrastruktur bandara Kelas III Tanjung Harapan yang hingga kini progresnya sedang berjalan, diharapkan harus benar-benar terencana dan memenuhi seluruh persyaratan.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Agus Santoso saat meninjau langsung bandara yang berada di Tanjung Selor, ibu kota Kaltara, di kunjungan kerjanya, kemarin (19/3).

Persyaratan yang dimaksud yaitu, menyangkut status lahan dan kondisi di sekitar bandara. Sebab, persyaratan mutlak ini sangat erat kaitannya dengan Kawasan Keselatamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

“Ini persyaratan harus dipenuhi, utamanya mengenai KKOP itu,” tegas pria yang belum lama ini menjabat Dirjen Perhubungan Udara.

Agus mengungkapkan, untuk Bandar Tanjung Harapan, saat ini sedang dalam proses perpanjang runway sepanjang 200 meter x 30 meter ke arah koordinat 21 atau ke arah Taman Buaya Jalan Agatis.

Nah, tentunya haru benar-benar mempertimbangkan kondisi ketinggian bukit baik sisi kiri maupun kanan serta kondisi yang ada di sekitar bandara. Tentunya perhitungan secara matang dilakukan guna menghindari pembangunan yang sia-sia.

“Jangan sampai diperpanjang sampai 1600 meter tapi yang maksimal digunakan justru hanya 1400 meter,” tegas Agus.

Sehingga status lahan yang dipastikan terkena dampak peningkatan runway itu harus mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bulungan selaku pemilik wilayah. Dukungan itu juga bertujuan agar terjalin sinkronisasi antara program pemerintah pusat dengan kebutuhan ril masyarakat di daerah.

“Apa lagi di sini (Kaltara, Red.) provinsi baru. Jadi beberapa sistem pengembangan tentu beda sebelum terbentuknya provinsi baru ini,” kata dia.

Terkait tinjauan yang dilakukan, Agus juga menilai ketinggian bangunan-bangunan yang ada di sekitar bandara sudah tidak sesuai dengan keberadaan bandara. “Seharusnya desain kota baru disesuaikan dengan bandara yang terlebih dahulu ada. Tapi untuk penerbangan kita bisa menyesuaikan saja,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan H. Sudjati saat disinggung mengenai status lahan, mengaku jika pihaknya sejak awal sudah siap membebaskan lahan yang nantinya terkeda dampak pembangunan. “Termasuk kalau hutan kota kena kami juga siap,” sebut mantan Sekkab Bulungan ini.

Pemkab Bulungan, kata Sudjati, akan menyosialisasikan mengenai dampak peningkatan tersebut kepada masyarakat yang ada di sekitar bandara. “Kita juga akan sosialisasikan dengan masyarakat,” pungkasnya. (isl/keg)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:39

Terlalu Banyak Pengecer, Harga Jual LPG 3 Kg Meroket

TANJUNG SELOR – Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Bulungan risau dengan kelangkaan gas LPG…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:37

Dishub Tawarkan Pemilik Travel Urus Izin Trayek

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan pemilik jasa angkutan travel terkait menyusutnya jumlah penumpang…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:35

Dinkes dan Dinsos Tak Bisa Diharap Bantu Biaya Rujukan

TANJUNG SELOR – Meski sebelumnya pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soemarno Sostroadmojo meminta…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:34

Miliki Senpi Ilegal, Dapat Dijerat Hukuman Mati

TANJUNG SELOR – Mengantisipasi penyalahgunaan Senjata Api (Senpi) rakitan Kepolisian Resort (Polres)…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:33

Drainase Wilayah Perkotaan Banyak Tersumbat

TANJUNG SELOR – Hingga kini masih ada beberapa drainase di wilayah perkotaan yang belum berfungsi…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:58

Tidak Sinkron, Berkas Dikembalikan

TANJUNG SELOR –Hingga pukul 19.45 Wita kemarin (16/10), baru 11 Partai Politik (Parpol) yang menyerahkan…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:56

Pelaksanaan SKB Rekrutmen CPNS Kaltara Ditiadakan ?

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) pada rekrutmen calon pegawai negeri…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:52

Butuh Biaya Rujukan Rp 40 Juta, Pengobatan Adam Tertunda

Menginjak usia enam tahun, biasanya anak-anak sudah mulai mengeyam pendidikan dini serta aktif bermain…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:50

2 Tahun Terbentuk, Reskoba Baru Temukan Ganja

TANJUNG SELOR –  Meski Satuan Reskoba Polres Bulungan terbentuk sejak 2015 namun sejauh ini…

Senin, 16 Oktober 2017 12:20

Rerata Peserta Gugur di TIU dan TWK

TANJUNG SELOR – Dari 2.900 peserta yang telah mengikuti SKD hingga 29 sesi atau hari kelima (15/10),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .