MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 10:54
Cerita Mata Air Fatimah, Warga Menyebutnya Zamzam Kedua

Punya Nama Sendiri, Dipercaya Dapat Mengobati Penyakit

CUCI WAJAH: Salah seorang warga saat mencuci wajahnya di mata air Fatimah yang dipercaya dapat mengobati penyakit. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Warga Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Nunukan Timur, sepertinya sudah tidak asing lagi dengan temuan mata air bersih yang dipercaya bisa mengobati segala jenis penyakit. Bahkan, air tersebut sempat dijuluki sebagai air Zamzam kedua. Seperti apa mata air ini hingga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, berikut liputannya.

RIKO ADITYA WARDANA

MATA air tersebut kali pertama ditemukan oleh Tembok, pria tua berumur 77 tahun, warga Jalan Lumba-lumba II, Kelurahan Nunukan Timur Desember 2016 lalu. Tinggal berdua bersama sang istri yang bernama Sumpala (60). Dirinya akhirnya memanfaatkan mata air tersebut sebagai sumber kebutuhan sehari-harinya.

Ajaibnya, air tersebut bahkan dipercayai dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang melanda seseorang. Apalagi sudah terbukti pada diri Tembok sendiri. Tembok mengaku, dirinya memang punya penyakit tidak biasa. Ia tidak bisa berjalan jauh. Namun, setelah berhari-hari menggunakan air yang di namakannya air Fatimah, dirinya sekarang sudah bisa berjalan untuk pergi ke masjid.

“Saya sudah jarang sholat jumat di Masjid, tapi setelah saya sering mandi dan minum air ini, saya sudah bisa sholat jumat lagi di masjid, sungguh mukjizat yang luar biasa bagi saya,” kata Tembok saat ditemui media ini di kediamannya.

Mata air Fatimah yang berada tepat di sebelah rumahnya tersebut sengaja diberi julukan Fatimah. Sebab, sang istri pernah bermimpi bahwa mata air tersebut diduga ada yang menjaganya, yakni perempuan tinggi berambut panjang dan bernama Fatimah. Karena terus mengeluarkan air, dirinya pun berinisiatif sedemikian rupa agar air tersebut mengalir dengan baik dan dialirkan di salah satu ember serta dibuatkan kamar mandi kecil.

“Kita buat begini (kamar mandi, Red.) supaya airnya tidak berhamburan dan mengalir bagus. Karena untuk kami pakai juga mandi serta kebutuhan air minum di sini, jadi tidak susah sudah menampungnya,” ungkap pria tua yang sudah memiliki sembilan anak tersebut.

Atas keberadaan mata air Fatimah tersebut, diakui Tembok sudah banyak orang yang berdatangan hanya untuk sekadar mandi serta mengambil air bersih. Bahkan, beberapa orang sudah pernah membawanya hingga ke luar daerah Nunukan untuk digunakan sebagai pengobatan.

Alhasil, banyak yang mengaku sudah sembuh dari penyakit yang sebelumnya diderita pengonsumsi mata air Fatimah itu. Belum lagi sudah lebih dari satu orang pernah mengakui air tersebut juga bisa membawa keberuntungan untuk berdagang. Hanya dengan membasuh air tersebut ke wajah diikuti dengan niat yang dimintai, niscaya permintaan bisa terkabul.

Meski demikian, Tembok berpendapat semua itu atas kehendak Allah SWT, hanya saja melalui mata air ini sebagai perantara untuk memberikan solusi dalam berbagai urusan. “Semua kembali pada Allah, percaya tidak percaya saya hanya menganggapnya ini rezeki dari yang Maha Kuasa untuk kami,” tutur Tembok.

Warga yang berdatangan pun sudah tidak bisa dihitung. Tidak hanya dari daerahnya saja, warga dari Kelurahan Nunukan Tengah, Barat, serta dari Nunukan Selatan pernah mendatanginya hanya untuk sekadar mandi, mengonsumsi, bahkan membawanya pulang dengan menampungnya di botol hingga galon.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 10:44

Bulan Depan, Pelat KU Mulai Diberlakukan

NUNUKAN – Masyarakat di perbatasan yang memiliki kendaraan bermotor dapat mengganti pelatnya dengan…

Rabu, 26 April 2017 11:47

Bupati Digugat Pegawainya di PTUN

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura digugat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah…

Rabu, 26 April 2017 11:45

Diprotes Pesertanya dan Langganan Juru Kunci MTQ Tingkat Provinsi

Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi segera digelar di Kabupaten Nunukan. Sebagai tuan rumah,…

Selasa, 25 April 2017 12:02

Pedagang Alun-Alun Tolak Lokasi Usulan Pemkab

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan telah melakukan pertemuan untuk membicarakan saran Pemerintah…

Selasa, 25 April 2017 11:59

Kantor KPUD Mangkrak

NUNUKAN – Pembangunan gedung kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nunukan tampaknya masih…

Senin, 24 April 2017 20:56

Pemindahan Pedagang Tunggu Surat Imbauan

NUNUKAN – Pedagang di Alun-alun Nunukan sisa menunggu surat imbauan dari Pemerintah Kabupaten…

Senin, 24 April 2017 20:48

Tangani ODGJ, Dinsos Ngutang Rp 600 Juta ke RSUD Tarakan

NUNUKAN - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Nunukan sepertinya belum mampu ditangani sepenuhnya Dinas…

Senin, 24 April 2017 20:47

Gara-Gara Cuaca Ekstrem, Listrik Biarpet Lagi

NUNUKAN – Hujan deras dan angin kencang terjadi pada Sabtu (22/4) malam menyebabkan listrik padam…

Senin, 24 April 2017 20:43

Minim Anggaran, Dinsos Tak Pulangkan CTKI

NUNUKAN – Minimnya anggaran di Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan menghambat permintaan sejumlah korban…

Sabtu, 22 April 2017 09:45

Pemkab Tutup Mata, Korban Banjir Krayan Dicueki

NUNUKAN – Pasca banjir yang merendam empat kecamatan di Krayan selama dua hari, awal bulan ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .