MANAGED BY:
KAMIS
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 10:54
Cerita Mata Air Fatimah, Warga Menyebutnya Zamzam Kedua

Punya Nama Sendiri, Dipercaya Dapat Mengobati Penyakit

CUCI WAJAH: Salah seorang warga saat mencuci wajahnya di mata air Fatimah yang dipercaya dapat mengobati penyakit. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Warga Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Nunukan Timur, sepertinya sudah tidak asing lagi dengan temuan mata air bersih yang dipercaya bisa mengobati segala jenis penyakit. Bahkan, air tersebut sempat dijuluki sebagai air Zamzam kedua. Seperti apa mata air ini hingga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, berikut liputannya.

RIKO ADITYA WARDANA

MATA air tersebut kali pertama ditemukan oleh Tembok, pria tua berumur 77 tahun, warga Jalan Lumba-lumba II, Kelurahan Nunukan Timur Desember 2016 lalu. Tinggal berdua bersama sang istri yang bernama Sumpala (60). Dirinya akhirnya memanfaatkan mata air tersebut sebagai sumber kebutuhan sehari-harinya.

Ajaibnya, air tersebut bahkan dipercayai dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang melanda seseorang. Apalagi sudah terbukti pada diri Tembok sendiri. Tembok mengaku, dirinya memang punya penyakit tidak biasa. Ia tidak bisa berjalan jauh. Namun, setelah berhari-hari menggunakan air yang di namakannya air Fatimah, dirinya sekarang sudah bisa berjalan untuk pergi ke masjid.

“Saya sudah jarang sholat jumat di Masjid, tapi setelah saya sering mandi dan minum air ini, saya sudah bisa sholat jumat lagi di masjid, sungguh mukjizat yang luar biasa bagi saya,” kata Tembok saat ditemui media ini di kediamannya.

Mata air Fatimah yang berada tepat di sebelah rumahnya tersebut sengaja diberi julukan Fatimah. Sebab, sang istri pernah bermimpi bahwa mata air tersebut diduga ada yang menjaganya, yakni perempuan tinggi berambut panjang dan bernama Fatimah. Karena terus mengeluarkan air, dirinya pun berinisiatif sedemikian rupa agar air tersebut mengalir dengan baik dan dialirkan di salah satu ember serta dibuatkan kamar mandi kecil.

“Kita buat begini (kamar mandi, Red.) supaya airnya tidak berhamburan dan mengalir bagus. Karena untuk kami pakai juga mandi serta kebutuhan air minum di sini, jadi tidak susah sudah menampungnya,” ungkap pria tua yang sudah memiliki sembilan anak tersebut.

Atas keberadaan mata air Fatimah tersebut, diakui Tembok sudah banyak orang yang berdatangan hanya untuk sekadar mandi serta mengambil air bersih. Bahkan, beberapa orang sudah pernah membawanya hingga ke luar daerah Nunukan untuk digunakan sebagai pengobatan.

Alhasil, banyak yang mengaku sudah sembuh dari penyakit yang sebelumnya diderita pengonsumsi mata air Fatimah itu. Belum lagi sudah lebih dari satu orang pernah mengakui air tersebut juga bisa membawa keberuntungan untuk berdagang. Hanya dengan membasuh air tersebut ke wajah diikuti dengan niat yang dimintai, niscaya permintaan bisa terkabul.

Meski demikian, Tembok berpendapat semua itu atas kehendak Allah SWT, hanya saja melalui mata air ini sebagai perantara untuk memberikan solusi dalam berbagai urusan. “Semua kembali pada Allah, percaya tidak percaya saya hanya menganggapnya ini rezeki dari yang Maha Kuasa untuk kami,” tutur Tembok.

Warga yang berdatangan pun sudah tidak bisa dihitung. Tidak hanya dari daerahnya saja, warga dari Kelurahan Nunukan Tengah, Barat, serta dari Nunukan Selatan pernah mendatanginya hanya untuk sekadar mandi, mengonsumsi, bahkan membawanya pulang dengan menampungnya di botol hingga galon.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 13:31

Tim Tujuh Akhirnya Direspons Pemkab

NUNUKAN – Setelah terbentuk dan lama menunggu reaksi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, tim…

Selasa, 19 September 2017 13:29

Lulus SD, Sempat Kabur dari Rumah karena Akan Dinikahkan

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos kali ini memberangkatkan 60 pelajar dari Kalimantan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:24

Masalah Klasik, Siap-Siap Listrik Padam Bergilir

NUNUKAN – Dalam beberapa pekan terkahir, masyarakat Nunukan dibuat tidak nyaman dengan pelayanan…

Senin, 18 September 2017 10:21

Pemerintah Diminta Atasi Persoalan Beras dan Garam Krayan

NUNUKAN – Ketua Umum Persekutuan Dayat Lundayeh (PDL) Yansen TP mengharapkan Pemerintah Kabupaten…

Senin, 18 September 2017 10:19

Dari Perbatasan, Kuliah ke Luar Negeri Dianggap Keajaiban

Melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri, tak semua pelajar dapat merasakannya. Namun, tak disangka…

Senin, 18 September 2017 09:55

Warga Minta Aparat Lebih Aktif

NUNUKAN – Peredaran obat berbahaya kini semakin memprihatinkan. Peristiwa yang terjadi di Kota…

Senin, 18 September 2017 09:54

Sopir Angkot Cabuli Anak Di Bawah Umur

NUNUKAN –  Anak di bawah umur kembali menjadi korban pemerkosaan. Kali ini menimpa Bunga…

Sabtu, 16 September 2017 10:18

Hasil Pertanian Dilirik Investor Timur Tengah

NUNUKAN – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan melakukan pendataan terhadap lahan tidur…

Sabtu, 16 September 2017 10:15

Antisipasi Krisis Air Bersih, Tiga IPA Dioperasikan

NUNUKAN – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah daerah di Indonesia. Untuk mengantisipasi persoalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .