MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 20 Maret 2017 10:54
Cerita Mata Air Fatimah, Warga Menyebutnya Zamzam Kedua

Punya Nama Sendiri, Dipercaya Dapat Mengobati Penyakit

CUCI WAJAH: Salah seorang warga saat mencuci wajahnya di mata air Fatimah yang dipercaya dapat mengobati penyakit. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Warga Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Nunukan Timur, sepertinya sudah tidak asing lagi dengan temuan mata air bersih yang dipercaya bisa mengobati segala jenis penyakit. Bahkan, air tersebut sempat dijuluki sebagai air Zamzam kedua. Seperti apa mata air ini hingga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit, berikut liputannya.

RIKO ADITYA WARDANA

MATA air tersebut kali pertama ditemukan oleh Tembok, pria tua berumur 77 tahun, warga Jalan Lumba-lumba II, Kelurahan Nunukan Timur Desember 2016 lalu. Tinggal berdua bersama sang istri yang bernama Sumpala (60). Dirinya akhirnya memanfaatkan mata air tersebut sebagai sumber kebutuhan sehari-harinya.

Ajaibnya, air tersebut bahkan dipercayai dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang melanda seseorang. Apalagi sudah terbukti pada diri Tembok sendiri. Tembok mengaku, dirinya memang punya penyakit tidak biasa. Ia tidak bisa berjalan jauh. Namun, setelah berhari-hari menggunakan air yang di namakannya air Fatimah, dirinya sekarang sudah bisa berjalan untuk pergi ke masjid.

“Saya sudah jarang sholat jumat di Masjid, tapi setelah saya sering mandi dan minum air ini, saya sudah bisa sholat jumat lagi di masjid, sungguh mukjizat yang luar biasa bagi saya,” kata Tembok saat ditemui media ini di kediamannya.

Mata air Fatimah yang berada tepat di sebelah rumahnya tersebut sengaja diberi julukan Fatimah. Sebab, sang istri pernah bermimpi bahwa mata air tersebut diduga ada yang menjaganya, yakni perempuan tinggi berambut panjang dan bernama Fatimah. Karena terus mengeluarkan air, dirinya pun berinisiatif sedemikian rupa agar air tersebut mengalir dengan baik dan dialirkan di salah satu ember serta dibuatkan kamar mandi kecil.

“Kita buat begini (kamar mandi, Red.) supaya airnya tidak berhamburan dan mengalir bagus. Karena untuk kami pakai juga mandi serta kebutuhan air minum di sini, jadi tidak susah sudah menampungnya,” ungkap pria tua yang sudah memiliki sembilan anak tersebut.

Atas keberadaan mata air Fatimah tersebut, diakui Tembok sudah banyak orang yang berdatangan hanya untuk sekadar mandi serta mengambil air bersih. Bahkan, beberapa orang sudah pernah membawanya hingga ke luar daerah Nunukan untuk digunakan sebagai pengobatan.

Alhasil, banyak yang mengaku sudah sembuh dari penyakit yang sebelumnya diderita pengonsumsi mata air Fatimah itu. Belum lagi sudah lebih dari satu orang pernah mengakui air tersebut juga bisa membawa keberuntungan untuk berdagang. Hanya dengan membasuh air tersebut ke wajah diikuti dengan niat yang dimintai, niscaya permintaan bisa terkabul.

Meski demikian, Tembok berpendapat semua itu atas kehendak Allah SWT, hanya saja melalui mata air ini sebagai perantara untuk memberikan solusi dalam berbagai urusan. “Semua kembali pada Allah, percaya tidak percaya saya hanya menganggapnya ini rezeki dari yang Maha Kuasa untuk kami,” tutur Tembok.

Warga yang berdatangan pun sudah tidak bisa dihitung. Tidak hanya dari daerahnya saja, warga dari Kelurahan Nunukan Tengah, Barat, serta dari Nunukan Selatan pernah mendatanginya hanya untuk sekadar mandi, mengonsumsi, bahkan membawanya pulang dengan menampungnya di botol hingga galon.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 10:15

Kejari Usut Dana Jaspel Rp 4,2 Miliar

NUNUKAN – Terlambatnya pembayaran jasa pelayanan (jaspel) 2016 lalu di Rumah Sakit Umum Daerah…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:07

Penghubung Sabu 7 Kg Dihukum Mati?

NUNUKAN – Diupah hingga ratusan juga rupiah, pria paro baya berinisial F rela memilih bekerja…

Jumat, 24 Maret 2017 09:49

GILA..!! Sabu 7 Kg Tujuan Pinrang Dibawa Warga Tarakan

NUNUKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan menggagalkan peredaran narkotika…

Jumat, 24 Maret 2017 09:48

Kuota LPG 3 Kg Akhirnya Bertambah

NUNUKAN – Tambahan kuota Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di 2017 akhirnya diperoleh…

Kamis, 23 Maret 2017 10:16

Harga Tiket Mahal, Pemulangan WNI Sulit

NUNUKAN – Akibat perubahan harga tiket pemulangan yang diberlakukan manajemen Pelabuhan Tawau…

Kamis, 23 Maret 2017 10:12

Perbatasan Jadi Kunjungan Pertama Pangdam

NUNUKAN – Panglima Kodam Mulawarman IV, Mayjen TNI AD Sonhajdi, S.IP, MM melakukan kunjungan pertamanya…

Rabu, 22 Maret 2017 10:33

Izin Sakit, Bernadus Malah Gantung Diri

NUNUKAN – Seorang pegawai lepas salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Nunukan mengakhiri…

Rabu, 22 Maret 2017 10:32

Minat Pelajar Krayan ke Tiongkok Tinggi

NUNUKAN – Puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Krayan berminat untuk melanjutkan…

Selasa, 21 Maret 2017 09:45

Mesin PLN di Krayan Belum Beroperasi

NUNUKAN - Tiga mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)…

Selasa, 21 Maret 2017 09:44

DPRD Minta Pemkab Jangan Diam

NUNUKAN – Pemadaman listrik yang terjadi berkali-kali dalam beberapa pekan terakhir membuat Ketua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .