MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 19 Maret 2017 10:57
Mulai Masuki Kemarau, Polres Antisipasi Karhutla
SIAP: Kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi pada 2016 lalu membuat Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar apel siaga bencana yang disiapkan menekan angka karhutla di Nunukan di lapangan Tri Brata Polres Nunukan, Jumat (17/3).

Kapolres Nunukan, AKBP Pasma Royce SIK mengatakan, melalui apel tanggap bencana sebagai upaya kesiap siagaan menghadapi bencana alam dan karhutla. Sebab, dari data yang dimilikinya, karhutla paling banyak terjadi 2016 lalu saat Maret.

“Tahun lalu itu ada 37 kasus kebakaran terjadi dan yang terpantau hot spot yang tersebar di sejumlah kecamatan,” ujar Pasma kepada Radar Nunukan, Jumat (17/3).

Untuk itu, agar kejadian karhutla di Nunukan tidak terjadi, partisipasi semua pihak tentunya dibutuhkan. Upaya membuka lahan dengan membakar tentunya tidak dibenarkan. Sehingga, hal tersebut harus ditinggalkan.

“Semoga tahun ini tidak terjadi. Karena, dampak yang ditimbulkan tentunya sangat membahayakan,” harapnya ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Hal itu dikuatkan dengan data yang diperlihatkan Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi. Dari 37 hot spot yang terpantau, kasus karhutla yang terjadi sebanyak 15 hot spot di Kecamatan Sebuku, Kecamatan Sei Menggaris lima hot spot, Kecamatan Nunukan tiga hot spot, Nunukan Selatan lima hot spot, Kecamatan Tulin Onsoi dan Sembakung dua hot spot dan Kecamatan Krayan dua hot spot.

“Titik hot spot terbaca di satelit BMKG, personel langsung terjun mencari titik lokasi dan memastikan hingga padam baru kemudian ditinggalkan,” tambahnya.

Dijelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) nomor 41/1999 pasal 78 ayat 3 tentang kehutanan, UU nomor 39/2014 pasal 108 tentang perkebunan dan UU nomor 32/2009 pasal 108 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dipidana penjara 15 tahun atau denda Rp 10 miliar.

Untuk itu, pihaknya pasti menindak dengan tegas jika ada oknum yang ditemukan dengan sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan. “Kejadian kemarin kondisi cuaca memang panas. Niatnya cuma membakar sampah, namun melebar,” pungkasnya.

Apel tanggap bencana Kabupten Nunukan 2017 ini diikuti sejumlah instansi. Di antaranya Kodim 0911 Nunukan, Lanal Nunukan, Satgas Pamtas 611/Awang Long, Brimob Nunukan, SAR Nunukan, Satpol PP, BPBD Nunukan dan Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan. (akz/eza)

 


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…

Senin, 24 September 2018 13:43

Penjemput Jemaah Haji Padati PLBL Liem Hie Djung

NUNUKAN – Tak berbeda jauh dengan tahun lalu, jemaah haji yang baru tiba di Pelabuhan Lintas Batas…

Senin, 24 September 2018 13:39

Gangguan Jaringan Internet Hal yang Wajar

NUNUKAN – Gangguan jaringan internet yang sering bermasalah, dianggap hal yang wajar terjadi di…

Senin, 24 September 2018 13:37

Data Pemilih yang Masih Bermasalah Segera Diselesaikan

Dengan berubahnya Data Pemilih Tetap (DPT) pasca dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Senin, 24 September 2018 13:27

Dipergoki Orang Tua, RL Langsung Dibui

AKSI bejat RL (inisial), pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur harus berakhir di jeruji besi.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Aksi Jambret Terekam CCTV

NUNUKAN – Aksi penjambretan terjadi di depan Rumah Makan (RM) Arema, Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan…

Senin, 24 September 2018 12:16

Surga Tersembunyi, Air Terjun Urbol Alung

AKHIR pekan telah tiba! Sudah saatnya nih Anda bersantai ria bersama kerabat atau teman dekat. Nah,…

Senin, 24 September 2018 10:42

KUA-PPAS APBD-P Segera Ditetapkan

NUNUKAN – Penentapan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafom anggaran sementara (PPAS)…

Senin, 24 September 2018 10:40

Nasib Korban Penculikan Belum Diketahui

NUNUKAN – Dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban peculikan di perairan Pulau Gaya…

Senin, 24 September 2018 09:57

Lokasi Pemasangan APK Disepakati

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan penempatan alat peraga kampanye (APK) untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .