MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Minggu, 19 Maret 2017 10:57
Mulai Masuki Kemarau, Polres Antisipasi Karhutla
SIAP: Kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi pada 2016 lalu membuat Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar apel siaga bencana yang disiapkan menekan angka karhutla di Nunukan di lapangan Tri Brata Polres Nunukan, Jumat (17/3).

Kapolres Nunukan, AKBP Pasma Royce SIK mengatakan, melalui apel tanggap bencana sebagai upaya kesiap siagaan menghadapi bencana alam dan karhutla. Sebab, dari data yang dimilikinya, karhutla paling banyak terjadi 2016 lalu saat Maret.

“Tahun lalu itu ada 37 kasus kebakaran terjadi dan yang terpantau hot spot yang tersebar di sejumlah kecamatan,” ujar Pasma kepada Radar Nunukan, Jumat (17/3).

Untuk itu, agar kejadian karhutla di Nunukan tidak terjadi, partisipasi semua pihak tentunya dibutuhkan. Upaya membuka lahan dengan membakar tentunya tidak dibenarkan. Sehingga, hal tersebut harus ditinggalkan.

“Semoga tahun ini tidak terjadi. Karena, dampak yang ditimbulkan tentunya sangat membahayakan,” harapnya ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Hal itu dikuatkan dengan data yang diperlihatkan Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi. Dari 37 hot spot yang terpantau, kasus karhutla yang terjadi sebanyak 15 hot spot di Kecamatan Sebuku, Kecamatan Sei Menggaris lima hot spot, Kecamatan Nunukan tiga hot spot, Nunukan Selatan lima hot spot, Kecamatan Tulin Onsoi dan Sembakung dua hot spot dan Kecamatan Krayan dua hot spot.

“Titik hot spot terbaca di satelit BMKG, personel langsung terjun mencari titik lokasi dan memastikan hingga padam baru kemudian ditinggalkan,” tambahnya.

Dijelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) nomor 41/1999 pasal 78 ayat 3 tentang kehutanan, UU nomor 39/2014 pasal 108 tentang perkebunan dan UU nomor 32/2009 pasal 108 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dipidana penjara 15 tahun atau denda Rp 10 miliar.

Untuk itu, pihaknya pasti menindak dengan tegas jika ada oknum yang ditemukan dengan sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan. “Kejadian kemarin kondisi cuaca memang panas. Niatnya cuma membakar sampah, namun melebar,” pungkasnya.

Apel tanggap bencana Kabupten Nunukan 2017 ini diikuti sejumlah instansi. Di antaranya Kodim 0911 Nunukan, Lanal Nunukan, Satgas Pamtas 611/Awang Long, Brimob Nunukan, SAR Nunukan, Satpol PP, BPBD Nunukan dan Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan. (akz/eza)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 23:02

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…

Rabu, 18 Juli 2018 11:32

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Korupsi

NUNUKAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menetapkan satu orang tersangka atas dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .