MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Minggu, 19 Maret 2017 10:57
Mulai Masuki Kemarau, Polres Antisipasi Karhutla
SIAP: Kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Nunukan.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Tingginya angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi pada 2016 lalu membuat Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar apel siaga bencana yang disiapkan menekan angka karhutla di Nunukan di lapangan Tri Brata Polres Nunukan, Jumat (17/3).

Kapolres Nunukan, AKBP Pasma Royce SIK mengatakan, melalui apel tanggap bencana sebagai upaya kesiap siagaan menghadapi bencana alam dan karhutla. Sebab, dari data yang dimilikinya, karhutla paling banyak terjadi 2016 lalu saat Maret.

“Tahun lalu itu ada 37 kasus kebakaran terjadi dan yang terpantau hot spot yang tersebar di sejumlah kecamatan,” ujar Pasma kepada Radar Nunukan, Jumat (17/3).

Untuk itu, agar kejadian karhutla di Nunukan tidak terjadi, partisipasi semua pihak tentunya dibutuhkan. Upaya membuka lahan dengan membakar tentunya tidak dibenarkan. Sehingga, hal tersebut harus ditinggalkan.

“Semoga tahun ini tidak terjadi. Karena, dampak yang ditimbulkan tentunya sangat membahayakan,” harapnya ketika dikonfirmasi pewarta harian ini.

Hal itu dikuatkan dengan data yang diperlihatkan Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi. Dari 37 hot spot yang terpantau, kasus karhutla yang terjadi sebanyak 15 hot spot di Kecamatan Sebuku, Kecamatan Sei Menggaris lima hot spot, Kecamatan Nunukan tiga hot spot, Nunukan Selatan lima hot spot, Kecamatan Tulin Onsoi dan Sembakung dua hot spot dan Kecamatan Krayan dua hot spot.

“Titik hot spot terbaca di satelit BMKG, personel langsung terjun mencari titik lokasi dan memastikan hingga padam baru kemudian ditinggalkan,” tambahnya.

Dijelaskan, sesuai Undang-Undang (UU) nomor 41/1999 pasal 78 ayat 3 tentang kehutanan, UU nomor 39/2014 pasal 108 tentang perkebunan dan UU nomor 32/2009 pasal 108 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dipidana penjara 15 tahun atau denda Rp 10 miliar.

Untuk itu, pihaknya pasti menindak dengan tegas jika ada oknum yang ditemukan dengan sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan. “Kejadian kemarin kondisi cuaca memang panas. Niatnya cuma membakar sampah, namun melebar,” pungkasnya.

Apel tanggap bencana Kabupten Nunukan 2017 ini diikuti sejumlah instansi. Di antaranya Kodim 0911 Nunukan, Lanal Nunukan, Satgas Pamtas 611/Awang Long, Brimob Nunukan, SAR Nunukan, Satpol PP, BPBD Nunukan dan Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan. (akz/eza)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08

Pengembangan Runway Bandara Dihentikan

NUNUKAN – Pengembangan landasan pacu atau runway Bandar Udara (Bandara) Nunukan harus dihentikan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:06

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:05

Diduga Depresi, Deportan Terjun dari Lantai 3

NUNUKAN – Diduga depresi, Bukhori Alfan (22), seorang korban deportasi yang ditampung di Rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:00

Maknai Kemerdekaan dengan Cara Berbeda

Nunukan – Berbagai cara dilakukan untuk memperingati hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia…

Jumat, 18 Agustus 2017 18:24

Sang Merah Putih di Perbatasan

NUNUKAN – Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia digelar serentak di seluruh Indonesia.…

Jumat, 18 Agustus 2017 18:18

Terdakwa Sabu 7 Kg Jadi Saksi di Persidangannya

NUNUKAN – Sidang lanjutan perkara narkotika golongan satu jenis sabu seberat 7 kilogram (kg) berlanjut,…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:32

Alkes Minim, Pasien Pilih Berobat ke Malaysia

NUNUKAN – Minimnya fasilitas kesehatan di wilayah perbatasan membuat masyarakatnya harus berobat…

Selasa, 15 Agustus 2017 15:31

Belum Ada Tanda-Tanda MEA di Perbatasan

NUNUKAN – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) hingga saat ini belum berlaku untuk wilayah perbatasan,…

Senin, 14 Agustus 2017 11:25

PKL Eks Alun-Alun Keluhkan Sepi Pembeli

NUNUKAN – Pasca dipindahkan dari Alun-alun Nunukan ke halaman samping gedung UKM Centre Nunukan,…

Senin, 14 Agustus 2017 11:23

Jelang Hari Kemerdekaan, WNI Akan Banjiri KJRI

NUNUKAN - Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI), Kamis (17/8) mendatang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .