MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 18 Maret 2017 09:39
Biaya Hidup Hanya 500 Yuan, Kuliah Difasilitasi Kampus

Cerita Anak Perbatasan Kuliah di Tiongkok

KULIAH DI TIONGKOK: Wendy Desyanto mahasiswa asal Nunukan sedang menikmati suasana musim dingin di negeri Tirai Bambu. DOK PRIBADI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Kuliah di luar negeri tentu menjadi perbedaan bagi mahasiswa yang hanya biasa menikmati dunia pendidikan di dalam negeri, bahkan tidak semua dapat membayangkan ke luar negeri itu menuntut ilmu bagi anak di perbatasan. Namun, sejak dua tahun terakhir anak perbatasan di utara Kalimantan ini mulai menggapai mimpinya di negeri Tirai Bambu dengan bantuan program Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) Jawa Pos.

SABRI

WENDY Dersyanto, merupakan salah satu putri daerah Kabupaten Nunukan yang berangkat ke Tiongkok melalui program ITCC Jawa Pos. Banya cerita yang disampaikan Wendy kepada awak media ini saat mencoba menghubungi melalui pesan Whats App.

Wendy merupakan salah satu dari 160 mahasiswa yang kuliah di Tiongkok, tepatnya University Hubei. Ia mengambil jurusan kedokteran di salah satu universitas yang cukup ternama di Tiongkok tersebut.

Setahun menuntut ilmu, sejak musim gugur hingga musim dingin telah ia rasakan di Tiongkok. Saat musim dingin, suhu di kota ia menempuh pendidikan itu hingga di bawah 10 derajat celcius. Menggunakan pakaian pun harus tebal dan tidak boleh makan makanan yang pedas, karena dapat menyebabkan penyakit radang tenggorokan. Jelas sangat berbeda sekali dengan di Indonesia.

“Awal tiba di Tiongkok bertepatan dengan musim dingin, jadi hampir semua mahasiswa asal Indonesia batuk-batuk, karena tidak terbiasa dengan musim dingin,” kata Wendy Desyanto.

Kuliah di luar negeri terkadang menjadi ketakutan bagi orangtua mahasiswa, karena yang menjadi pertimbangan adalah biaya yang harus dikeluarkan. Karena kuliah di luar negeri dan di dalam negeri tentu ada perbedaan biaya yang harus dikeluarkan. Di Tiongkok, Wendy Desyanto membutuhkan biaya hidup sebesar 500 Yuan atau sebesar Rp 1 juta tiap bulan. Pengeluaran tentu kembali kepada mahasiswa masing-masing dan tergantung kebutuhan hidup.

Wendy sapaan akrabnya, menghabiskan dana Rp 1 Juta perbulan karena digunakan untuk makan sehari-hari, karena jarang masak sendiri. Sedangkan untuk masak sendiri bisa lebih irit lagi, karena hanya bisa mengeluarkan dana sebesar Rp 500 ribu.

Selama ia kuliah, seluruh fasilitas telah terpenuhi. Termasuk fasilitas tempat tinggal, air dan listrik yang tak perlu dibayar. Namun penggunaannya dibatasi. Air hanya 8 ton diberikan perkamar, listrik dikenakan biaya ketika melebihi batas pemakaian.

Hal yang memudahkan mahasiswa di Tiongkok yakni aplikasi wechat. Segala sesuatu yang dibutuhkan bisa menggunakan aplikasi tersebut, seperti ingin memesan tiket bioskop, kereta, bayar makanan dan banyak lagi hanya menggunakan satu aplikasi itu.

Selain itu, tenaga pengajar di Universitas Hubei tak semuanya berasal dari Tiongkok sendiri, bahkan ada dari negara lain. Seperti tenaga pengajar jurusan kedoktoren yang berasal dari Pakistan. Walaupun status sebagai dosen keakraban mahasiswa dan anak didik sangat terjalin. Di Tiongkok dosen diistilahkan sebagai teman.

Tenaga pengajar di perguruan tinggi lainnya, terkadang di dengar dosen tak masuk mengajar atau tidak hadir memberikan mata kuliah. Di Univesitas Hubei, dosen mendatangi asrama untuk kelas tambahan jika mahasiswa tersebut tidak mengikuti mata kuliah.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 10:21

Naik Ketinting Demi Salat Id di Islamic Center

NUNUKAN – Antusias masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat id di Islamic Center Hidayaturrahman…

Selasa, 27 Juni 2017 10:20

LIHAT NIH..!! Serunya Lebaran WNI di Tawau Malaysia

NUNUKAN – Walaupun berada di luar negeri, ternyata tidak membuat Warga Negara Indonesia (WNI)…

Minggu, 25 Juni 2017 23:44

Islamic Center, Masjid yang Paling Didominasi Pengunjung

NUNUKAN — Masyarakat Nunukan untuk melaksanakan salat Idul Fitri  di Islamic Center Hidayaturrahman,…

Minggu, 25 Juni 2017 23:31

Lebaran Pertama Diwarnai Listrik Biarpet

NUNUKAN – Momen berbagi kebahagiaan dan silaturahmi masyarakat Nunukan dan Sebatik dalam suasana…

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21

Ratusan Personel Gabungan Amankan Takbiran Keliling

NUNUKAN - Sebanyak 450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalan perayaan takbiran keliling…

Sabtu, 24 Juni 2017 14:32

Gara-Gara Main Korek Api, Bocah 2 Tahun Nyaris Bakar Rumah Mewah Ini

NUNUKAN – Kelalaian orang tua dalam pengawasan anak bisa berujung fatal. Seperti yang terjadi…

Jumat, 23 Juni 2017 10:34

H-3 Lonjakan Penumpang di PLBL Belum Terlihat

NUNUKAN – Penumpang yang melalui Pelabuhan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung Nunukan…

Jumat, 23 Juni 2017 10:33

Penumpang Kapal Diperiksa Aparat Gabungan

NUNUKAN – Untuk mengantisipasi adanya eksodus teroris dari Marawi, Filipina, tim aparat gabungan…

Kamis, 22 Juni 2017 12:48

Moratorium DOB Berlanjut hingga 2018

NUNUKAN – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih dilakukan pemerintah membuat sejumlah…

Kamis, 22 Juni 2017 12:47

Penambahan Rombel SMA Ditolak

NUNUKAN - Keputusan adanya penambahan rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta Didik Baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .